Sekda Cilegon Kawal Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2025-2045

Jumat, 24 April 2026 | 20:43:25 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Maman Mauludin

CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon merancang Rencana Pembangunan Jangka Panjang untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur selaras dengan kebutuhan warga lokal.

Penyusunan dokumen ini menjadi krusial karena akan menentukan ke mana arah kemajuan kota pelabuhan ini akan dibawa dalam kurun waktu 2 dekade mendatang.

Bappedalitbang memfasilitasi forum diskusi di kawasan perhotelan setempat guna menyerap masukan dari berbagai elemen masyarakat agar program kerja tidak meleset dari harapan publik.

"Dengan diadakannya Pra Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD Kota Cilegon, kami memiliki dasar pijakan yang kokoh untuk mencapai visi misi Kota Cilegon dalam kurun waktu 2025 hingga 2045. Rencana ini akan menjadi panduan bagi seluruh Kepala Dinas dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Cilegon untuk menyusun visi misi yang komprehensif, mencakup isu-isu strategis yang perlu diutamakan dalam perencanaan pembangunan daerah," ungkap Maman, sebagaimana dilangsir dari diskominfo.cilegon.go.id, Kamis (3/8/2023).

Maman Mauludin berpendapat bahwa setiap butir kebijakan dalam rancangan tersebut harus mampu menjawab persoalan mendasar yang selama ini dirasakan langsung oleh penduduk di tingkat bawah.

Dokumen strategis ini diposisikan sebagai instrumen navigasi utama bagi seluruh instansi daerah untuk bergerak dalam satu visi yang terintegrasi dan berkesinambungan.

"Pra Konsultasi Publik ini juga menjadi kesempatan berharga untuk diskusi dan konsultasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan sumbangsih berharga dalam perumusan RPJPD yang komprehensif dan berdaya saing," lanjut Maman, sebagaimana dilangsir dari diskominfo.cilegon.go.id, Kamis (3/8/2023).

Keterbukaan informasi dan dialog publik diharapkan mampu melahirkan solusi atas hambatan pembangunan yang selama ini menghalangi potensi maksimal kota.

Pemerintah daerah berkomitmen menempatkan faktor kesejahteraan rakyat sebagai inti dari setiap proyeksi kemajuan fisik maupun penguatan sumber daya manusia.

Semangat kebersamaan antara birokrasi dan warga menjadi fondasi utama dalam menghadapi dinamika global yang menuntut setiap daerah memiliki daya saing tinggi.

Terkini