Pembangunan Daerah Langkat Diselaraskan dengan RKPD Sumut 2027

Jumat, 24 April 2026 | 17:55:05 WIB
Bupati Langkat H. Syah Afandin

JAKARTA – Bupati Langkat Syah Afandin menekankan pentingnya sinkronisasi pembangunan daerah antara pusat dan provinsi guna memastikan program kerja tepat sasaran bagi warga.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan mampu menjawab persoalan mendasar yang dihadapi penduduk di tingkat kabupaten.

Syah Afandin melihat koordinasi lintas otoritas sebagai kunci utama agar visi kemajuan wilayah tidak terhambat oleh ego sektoral institusi.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengawal setiap usulan prioritas agar selaras dengan kebutuhan ekonomi riil yang berkembang di tengah masyarakat.

“Musrenbang RKPD merupakan forum strategis untuk menyelaraskan prioritas pembangunan lintas sektor dan wilayah, sehingga program yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran,” ujar Syah Afandin, sebagaimana dilansir dari medanposonline.com, Kamis (23/4/2026).

Bobby Nasution berpendapat bahwa perencanaan yang matang adalah fondasi agar kebijakan publik tetap memiliki kesinambungan dan tidak kehilangan arah di tengah jalan.

Akselerasi pertumbuhan harus dipacu melalui penguatan investasi pada sektor industri yang berbasis pada keunggulan potensi sumber daya alam di setiap daerah.

“Penguatan jalur logistik menjadi prioritas, termasuk pembangunan fasilitas pergudangan dan cold storage sebagai pusat distribusi,” ujar Bobby Nasution, sebagaimana dilansir dari medanposonline.com, Kamis (23/4/2026).

Tito Karnavian berpendapat bahwa setiap pertemuan strategis semestinya melahirkan rumusan konkret yang bisa dieksekusi secara nyata demi kemaslahatan publik.

“Jangan anggap Musrenbang sebagai kegiatan rutinitas atau sekadar kumpul-kumpul. Ini harus menjadi forum yang benar-benar menghasilkan perencanaan pembangunan terbaik,” ujar Tito Karnavian, sebagaimana dilansir dari medanposonline.com, Kamis (23/4/2026).

Indeks pembangunan manusia yang kompetitif harus diikuti dengan distribusi fasilitas kesehatan dan pendidikan yang menyentuh kawasan pelosok.

Pemkab Langkat menyatakan kesiapannya untuk melakukan integrasi data agar setiap bantuan jaminan sosial dapat tersalurkan dengan presisi kepada yang berhak.

Optimalisasi infrastruktur penunjang produksi diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda di berbagai wilayah Sumatera Utara.

Sinergi yang terbangun dalam forum ini diproyeksikan bakal menjadi motor penggerak bagi pemulihan ekonomi pascabencana secara menyeluruh.

Melalui kemitraan yang solid, masa depan pembangunan wilayah diyakini akan lebih inklusif dan memberikan dampak proteksi ekonomi bagi rakyat kecil.

Terkini