Kementerian PU Kejar Penyelesaian SR Tahap II untuk Siswa Baru 2026

Jumat, 24 April 2026 | 14:36:44 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo

JAKARTA – Kementerian PU mengerahkan seluruh sumber daya agar pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II rampung pada Juni guna menyambut penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026.

Langkah akselerasi ini diambil agar infrastruktur pendidikan yang krusial tersebut bisa langsung dimanfaatkan secara fungsional tepat saat kalender akademik dimulai.

"Pada prinsipnya, kami berkomitmen agar Sekolah Rakyat Tahap II dapat siap digunakan untuk mendukung proses penerimaan siswa baru sesuai rencana operasional yang telah disusun. Karena itu, seluruh upaya saat ini difokuskan agar pelaksanaan berjalan optimal dan dapat memberikan manfaat tepat waktu bagi masyarakat," ujar Diana kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Pihak kementerian secara berkala mengevaluasi setiap detail pengerjaan mulai dari kekuatan fondasi hingga kesiapan fasilitas asrama bagi para calon murid.

Dukungan penuh dari berbagai unit teknis dikerahkan untuk memastikan tidak ada celah keterlambatan dalam penyediaan sarana vital ini.

"Setiap progres di lapangan dipantau secara 24 jam, baik dari sisi konstruksi bangunan, penyediaan utilitas dasar, maupun kelengkapan sarana pendukung lainnya. Langkah-langkah percepatan juga terus dilakukan dengan tetap menjaga mutu pekerjaan, keselamatan konstruksi, dan fungsi bangunan," katanya, sebagaimana dilansir dari antara.com, Jumat (24/4/2026).

Skema pengerjaan nonstop menjadi solusi praktis dalam mengejar tenggat waktu tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja di area proyek.

Para pengawas diinstruksikan untuk bertindak responsif terhadap segala hambatan teknis yang berpotensi menghambat ritme pembangunan di lapangan.

"Selain itu, pemantauan terhadap progres pembangunan dilakukan secara intensif, terutama pada titik-titik pekerjaan yang masih berada di bawah target, sehingga kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara cepat melalui langkah-langkah korektif yang terukur," kata Diana, sebagaimana dilansir dari antara.com, Jumat (24/4/2026).

Menteri PU Dody Hanggodo berpendapat bahwa konsolidasi harian menjadi kunci utama untuk menyamakan persepsi antarpelaksana proyek di 97 lokasi berbeda.

Efisiensi waktu juga dicapai melalui penerapan teknologi konstruksi pracetak yang mampu mempercepat pengerjaan arsitektur bangunan secara signifikan.

Pemerintah meyakini bahwa kehadiran institusi pendidikan ini akan menjadi motor penggerak transformasi sosial bagi keluarga prasejahtera di Indonesia.

Melalui integrasi pendidikan formal dan vokasional, Sekolah Rakyat diharapkan melahirkan lulusan yang siap terjun ke dunia kerja dengan keterampilan mumpuni.

Pencapaian target pada pertengahan tahun ini akan menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam membangun fondasi manusia yang kompetitif.

Seluruh fasilitas penunjang seperti air bersih dan listrik dipastikan telah terpasang sempurna sebelum gedung diserahterimakan kepada pihak pengelola.

Terkini