Menko AHY Ajak Belanda Tingkatkan Kerja Sama Sektor Pengelolaan Air

Jumat, 24 April 2026 | 14:36:44 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono bersama Marc Gerritsen ditemui usai membuka peringatan Hari Raja Belanda di Kedutaan Besar Belanda, Jakarta.

JAKARTA – Menko AHY ajak Belanda tingkatkan kerja sama di sektor pengelolaan air untuk mendorong inovasi dan pertukaran pengetahuan bagi para insinyur muda Indonesia.

Undangan untuk mempererat hubungan bilateral ini disampaikan dalam momentum perayaan Hari Raja Belanda yang berlangsung di Jakarta.

Pemerintah memandang keahlian Belanda dalam membangun sistem drainase dan proteksi pantai sebagai referensi utama bagi proyek strategis nasional.

Agus Harimurti Yudhoyono menekankan bahwa transfer teknologi sangat dibutuhkan untuk memperkuat ketahanan infrastruktur di masa depan.

"Indonesia menyambut investasi, inovasi, dan pertukaran pengetahuan dengan Belanda dalam sektor air yang cerdas dan kerja sama penelitian yang menghubungkan generasi insinyur masa depan kami dengan Belanda," kata AHY, sebagaimana dilansir dari antara.com, Jumat (24/4/2026).

Menko IPK menjelaskan bahwa kolaborasi selama ini telah memberikan solusi konkret bagi wilayah yang terdampak krisis lingkungan.

Upaya pemulihan lahan di Kalimantan Tengah hingga pembersihan limbah plastik di laut menjadi bukti nyata keberhasilan kemitraan tersebut.

"Hal tersebut memberi solusi terbaik di Semarang dalam menghadapi penurunan tanah, banjir, dan kelangkaan air," ucap Menko IPK, sebagaimana dikutip dari antara.com, Jumat (24/4/2026).

Langkah penyelamatan ekosistem mangrove di sepanjang pesisir utara Jawa juga menjadi fokus yang terus dikembangkan oleh kedua negara.

"Kita telah menjalani seperempat abad saling berbagi keahlian, menjalankan proyek bersama, dan membangun kepercayaan di sungai-sungai, pesisir, dan komunitas di Indonesia," tutur Menko IPK, sebagaimana dilansir dari antara.com, Jumat (24/4/2026).

Melalui peringatan perempat abad kerja sama ini, Indonesia berharap kepercayaan bilateral dapat merambah ke sektor pembangunan lainnya.

Duta Besar Marc Gerritsen merespons positif ajakan tersebut dengan mengumumkan adanya kucuran hibah baru untuk proteksi pantai.

Proyek percontohan di Cirebon dan Demak akan segera dieksekusi sebagai bagian dari kesepakatan yang baru saja ditandatangani.

Selain itu, sektor industri kreatif juga mendapat perhatian lewat pendampingan ahli air untuk perajin batik di wilayah Pekalongan.

Program tersebut bertujuan untuk mentransformasi proses produksi agar lebih ramah lingkungan dan tidak mencemari daerah aliran sungai.

Sinergi ini diproyeksikan terus tumbuh guna menciptakan sistem pengelolaan sumber daya air yang lebih modern dan terintegrasi di seluruh Indonesia.

Terkini