Diskominfo Cilegon Sinkronkan Program Kerja Digitalisasi Layanan

Kamis, 23 April 2026 | 13:16:27 WIB
Forum Perangkat Daerah 2026 Cilegon

JAKARTA – Diskominfo Cilegon sinkronkan program kerja digitalisasi guna memastikan integrasi layanan publik berbasis teknologi berjalan lebih optimal dan efisien di 2026.

Pemerintah Kota Cilegon melalui jajaran teknis komunikasi dan informatika mulai memetakan arah kebijakan teknologi informasi untuk periode mendatang. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap inovasi yang diluncurkan tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari satu ekosistem besar yang saling terhubung antar instansi.

Penyelarasan rencana kerja ini dipandang krusial agar tidak terjadi pemborosan anggaran akibat pengembangan sistem yang serupa di berbagai dinas yang berbeda. Fokus utama pengerjaan akan diarahkan pada penguatan infrastruktur jaringan serta peningkatan kualitas keamanan data pribadi masyarakat yang tersimpan dalam sistem pemerintahan.

"Diskominfo Cilegon sinkronkan program kerja digitalisasi agar seluruh layanan pemerintah daerah dapat diakses dengan mudah oleh warga dalam satu pintu," Ujar Kepala Diskominfo Kota Cilegon Agus Zulkarnain pada Kamis, 23 April 2026.

Transformasi digital yang tengah digarap juga mencakup pengembangan kapasitas sumber daya manusia di internal birokrasi agar lebih adaptif terhadap perubahan teknologi. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat tanpa harus terhambat oleh kendala administrasi manual yang memakan waktu lama.

Selain fokus pada pelayanan internal, forum ini juga membahas mengenai perluasan akses internet publik guna mendukung digitalisasi di sektor pendidikan dan pelaku usaha kecil. Ketersediaan konektivitas yang stabil hingga ke pelosok wilayah diharapkan mampu memicu pertumbuhan ekonomi digital masyarakat secara lebih inklusif dan merata.

"Kami ingin memastikan setiap program yang disusun benar-benar menjawab tantangan kebutuhan masyarakat Cilegon di masa depan," Ujar Agus Zulkarnain.

Evaluasi terhadap efektivitas aplikasi yang sudah berjalan terus dilakukan guna memilah platform mana yang perlu dipertahankan atau diintegrasikan lebih lanjut. Dengan adanya koordinasi yang matang, target untuk mewujudkan kota cerdas yang benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan penduduk dapat segera terealisasi.

Harmonisasi gerak antar perangkat daerah menjadi modal utama dalam membangun citra pemerintah yang modern dan responsif terhadap tuntutan zaman. Digitalisasi bukan sekadar tren teknologi, melainkan sebuah kebutuhan mendesak untuk menciptakan sistem pemerintahan yang bersih, efektif, serta transparan bagi seluruh rakyat.

"Sinergi ini adalah kunci agar rencana pembangunan di bidang komunikasi dan informatika dapat berjalan tepat sasaran dan berkesinambungan," Ujar Agus Zulkarnain.

Terkini