JAKARTA – Bupati Nanda Indira dorong kesadaran pajak untuk perkuat pembangunan daerah melalui optimalisasi pendapatan asli daerah guna membiayai infrastruktur publik.
Laju pertumbuhan di wilayah Pesawaran kini sangat bergantung pada bagaimana pemerintah daerah mampu mengelola potensi pendapatan internal secara mandiri dan transparan. Dalam sebuah momentum penguatan kebijakan fiskal, ditekankan bahwa kontribusi dari setiap lapisan masyarakat melalui kewajiban pajak merupakan fondasi utama bagi kemajuan infrastruktur.
Kesadaran kolektif untuk berkontribusi secara nyata dipandang sebagai modal sosial yang akan mempercepat realisasi berbagai agenda kerja pemerintah di tingkat akar rumput. Tanpa adanya dukungan finansial yang stabil dari sektor domestik, upaya untuk menghadirkan perubahan fisik di berbagai pelosok kabupaten tentu akan menemui banyak tantangan teknis.
"Pajak daerah memiliki peran yang sangat strategis dalam menopang pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pesawaran yang kita cintai ini," Ujar Bupati Pesawaran Nanda Indira pada Kamis, 23 April 2026.
Transformasi sistem yang kini beralih ke ranah digital diharapkan mampu menghilangkan jarak antara wajib pajak dengan akses layanan yang memadai. Melalui kemudahan transaksi, tidak ada lagi alasan bagi para pelaku usaha maupun masyarakat umum untuk menunda kewajiban yang berdampak langsung pada kualitas fasilitas umum.
Penekanan pada transparansi penggunaan dana menjadi janji pemerintah guna meyakinkan warga bahwa setiap rupiah yang disetorkan akan kembali dalam wujud jalan yang mulus maupun fasilitas kesehatan yang lebih baik. Budaya taat pajak ini terus dipupuk agar menjadi gaya hidup baru yang mendasari semangat gotong royong dalam membangun daerah secara kolektif.
"Kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu akan sangat membantu pemerintah dalam mewujudkan berbagai program pembangunan," Ujar Nanda Indira.
Pemerintah kabupaten juga berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat agar tidak terjadi kebocoran pada setiap titik potensi pendapatan yang telah dipetakan. Sinergi lintas sektoral di internal birokrasi terus dipertajam demi memastikan bahwa target perolehan pajak tahun ini dapat memberikan ruang gerak lebih bagi pembangunan berkelanjutan.
Dengan pondasi anggaran yang kokoh, kemandirian daerah bukan lagi menjadi angan-angan, melainkan sebuah realitas yang tengah diperjuangkan bersama. Partisipasi masyarakat saat ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan hidup yang lebih layak dan membanggakan bagi generasi mendatang di Tanah Pesawaran.
"Mari kita bersama-sama membangun daerah dengan meningkatkan kesadaran dalam membayar pajak demi kemajuan kita bersama," Ujar Nanda Indira.