JAKARTA - Pajeon merupakan pancake daun bawang khas Korea yang populer di seluruh dunia.
Nama “Pajeon” berasal dari kata “pa” yang berarti daun bawang dan “jeon” yang merujuk pada makanan digoreng dengan sedikit minyak. Hidangan ini sering muncul dalam drama Korea dan media sosial sehingga semakin dikenal sebagai camilan atau lauk pendamping yang lezat.
Kelezatan pajeon terletak pada kombinasi daun bawang segar dan adonan yang gurih. Rasanya yang renyah di luar dan lembut di dalam membuat hidangan ini mudah disukai banyak orang. Bagi pemula maupun penggemar kuliner Korea, pajeon menjadi pilihan mudah untuk dicoba di rumah.
Pajeon juga fleksibel dalam variasi bahan tambahan. Bisa dibuat sederhana, dengan seafood, atau bahkan dicampur dengan tepung ayam crispy untuk sensasi berbeda. Setiap variasi tetap menjaga keistimewaan daun bawang sebagai bintang utama.
Pajeon Sederhana dengan Tepung Instan
Untuk cara cepat dan praktis, pajeon dengan tepung bumbu instan menjadi solusi. Hanya menggunakan daun bawang, cabai rawit merah, dan telur, pajeon tetap gurih dan renyah. Tepung instan memudahkan proses persiapan tanpa mengurangi cita rasa.
Proses memasaknya cukup sederhana, mulai dari menata daun bawang di teflon hingga menyiram adonan tepung. Tambahan telur membantu mengikat adonan dan memberikan kelembutan di bagian dalam. Dengan teknik ini, pajeon dapat siap dinikmati dalam waktu singkat sebagai camilan atau pelengkap hidangan utama.
Bahan yang dibutuhkan sangat minim dan mudah didapat. Cukup 4 batang daun bawang, 3 buah cabai rawit, 4 sdm tepung ayam crispy, 1 butir telur, dan sedikit minyak goreng. Rasanya tetap lezat dan teksturnya pas untuk pemula maupun yang sibuk.
Pajeon dengan Adonan Basah dan Saus Cocolan Spesial
Variasi adonan basah memberikan pajeon tekstur lembut di dalam dan renyah di luar. Penambahan saus cocolan spesial menambah rasa gurih dan seimbang dengan kelezatan pancake. Saus dibuat dari kecap asin, minyak wijen, biji wijen sangrai, dan sedikit cuka.
Bahan utama seperti bawang prei, udang, dan cabai memberikan aroma khas dan dimensi rasa lebih kaya. Adonan basah terbuat dari tepung terigu, maizena, dan bumbu lainnya sehingga tetap konsisten. Saus cocolan melengkapi pengalaman makan, membuat pajeon terasa lebih nikmat.
Pembuatan pajeon ini membutuhkan sedikit ketelitian. Tata daun bawang, celupkan ke adonan basah, tambahkan udang dan irisan cabai, lalu tuang kocokan telur. Masak dengan api sedang agar matang merata, dan sajikan hangat dengan saus cocolan.
Pajeon Praktis dan Tanpa Telur
Bagi yang ingin hidangan cepat dan ringan, pajeon satu porsi menjadi pilihan tepat. Adonan dasar hanya tepung terigu, air, dan garam. Telur dituang di atas adonan sebagai topping untuk menambah tekstur lembut.
Dengan metode ini, pinggiran pajeon tetap renyah, sementara bagian tengah tetap lembut. Cocok untuk sarapan atau camilan mendadak. Waktu memasak sangat cepat dan bahan yang dibutuhkan minimal sehingga mudah dibuat di rumah.
Selain itu, variasi ini memberikan alternatif pajeon yang lebih ringan. Tetap menjaga rasa daun bawang sebagai bintang utama. Penambahan sedikit minyak goreng saat menggoreng memastikan tekstur renyah tetap terjaga.
Haemul Pajeon: Pancake Seafood Gurih dan Lezat
Haemul pajeon merupakan pajeon yang diperkaya dengan cumi, udang, dan seafood lain. Hidangan ini populer di Korea sebagai camilan maupun menu utama. Bagian luar renyah, sedangkan bagian dalam lembut dan kaya rasa gurih.
Adonan menggunakan tepung bumbu instan, air, dan tambahan topping daun bawang, cumi, dan udang. Kocokan telur dituang di atas adonan agar semua bahan menyatu sempurna. Proses memasak dilakukan secara hati-hati agar kedua sisi matang keemasan dan tekstur tetap renyah.
Haemul pajeon memberikan pengalaman makan berbeda dari pajeon biasa. Aromanya menggoda, teksturnya berlapis, dan rasanya gurih bercampur seafood. Hidangan ini sangat cocok untuk dijadikan menu buka puasa, camilan keluarga, atau sajian spesial di rumah.