JAKARTA - Menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai ketersediaan energi, pihak Pertamina Patra Niaga memberikan kepastian bahwa pasokan dan penyaluran gas LPG di wilayah Bangka tetap berjalan dengan optimal.
Langkah ini diambil guna menjamin kebutuhan rumah tangga serta pelaku usaha mikro di daerah tersebut dapat terpenuhi tanpa adanya kendala distribusi yang berarti. Pemantauan secara intensif terus dilakukan oleh tim di lapangan untuk memastikan stok di pangkalan maupun agen resmi selalu berada dalam level yang aman dan mencukupi.
Pernyataan resmi ini sekaligus menepis isu mengenai adanya gangguan pasokan yang sempat memicu kecemasan di kalangan warga setempat beberapa hari terakhir. Pada Kamis, 29 Januari 2026, ditegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terkait terus ditingkatkan untuk mengawal rantai distribusi mulai dari terminal pengisian hingga ke tangan konsumen akhir. Pertamina berkomitmen penuh dalam menjaga stabilitas energi nasional, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan logistik tersendiri akibat faktor cuaca dan letak geografis.
Pemantauan Ketat Jalur Distribusi Dan Stok Nasional
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan di tengah masyarakat, Pertamina Patra Niaga telah menyiagakan armada distribusi guna melakukan pengiriman tambahan ke wilayah-wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi. Tim satuan tugas khusus juga diterjunkan untuk mengawasi agar tidak terjadi praktik penimbunan atau penjualan di atas harga eceran tertinggi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Pengawasan ketat pada Kamis, 29 Januari 2026 ini dilakukan secara rutin di setiap pangkalan resmi untuk menjamin hak masyarakat mendapatkan energi dengan harga yang adil.
Selain pengawasan di pangkalan, pengecekan terhadap sarana dan prasarana transportasi laut pembawa muatan gas menuju Pulau Bangka juga menjadi prioritas utama pihak manajemen. Keandalan fasilitas bongkar muat di pelabuhan dipastikan berfungsi dengan maksimal guna mempercepat proses perpindahan stok dari kapal tanker menuju tangki penyimpanan darat. Dengan sistem pemantauan digital yang terintegrasi, setiap pergerakan stok dapat dideteksi secara waktu nyata, sehingga potensi kekurangan di satu titik dapat segera diatasi melalui pengalihan pasokan dari area terdekat lainnya.
Imbauan Penggunaan LPG Bersubsidi Yang Tepat Sasaran
Pihak Pertamina juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan gas LPG bersubsidi tabung 3 kg agar tepat sasaran bagi mereka yang berhak menerima. Warga yang masuk dalam kategori mampu serta pelaku usaha besar sangat disarankan untuk menggunakan produk non-subsidi seperti Bright Gas guna menjaga kuota subsidi negara tetap terjaga bagi masyarakat miskin. Kesadaran kolektif pada Kamis, 29 Januari 2026 ini sangat dibutuhkan agar distribusi energi yang adil dapat dirasakan oleh seluruh lapisan penduduk di Bangka tanpa terkecuali.
Program pendataan bagi pembeli gas subsidi juga terus disempurnakan agar proses transaksi di pangkalan menjadi lebih tertib dan akuntabel sesuai dengan regulasi pemerintah. Masyarakat diimbau untuk selalu membeli gas di pangkalan resmi guna mendapatkan jaminan kualitas isi serta harga yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku di daerah masing-masing. Pertamina menjamin bahwa pasokan akan terus tersedia selama masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying yang justru dapat memicu ketidakstabilan stok di tingkat pengecer.
Sinergi Bersama Pemerintah Daerah Dan Penegak Hukum
Keberhasilan dalam menjaga kelancaran distribusi energi ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara Pertamina, pemerintah daerah di Bangka, serta aparat penegak hukum setempat. Kolaborasi ini mencakup pelaksanaan operasi pasar jika diperlukan serta pengawasan bersama terhadap perizinan agen-agen distribusi yang tersebar di berbagai kecamatan. Pada Kamis, 29 Januari 2026, ditekankan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap agen atau pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran prosedur yang dapat merugikan kepentingan publik secara luas.
Dukungan dari pemerintah daerah dalam memberikan informasi mengenai kebutuhan rill masyarakat di setiap wilayah sangat membantu Pertamina dalam merancang strategi distribusi yang lebih efektif. Penataan titik pangkalan yang lebih merata hingga ke pelosok desa menjadi target jangka panjang agar akses masyarakat terhadap gas LPG menjadi lebih mudah dan efisien. Dengan dukungan semua pihak, stabilitas energi di wilayah Bangka diharapkan dapat terus terjaga secara berkelanjutan, bahkan di tengah dinamika tantangan ekonomi global yang terus berkembang saat ini.
Layanan Pengaduan Dan Transparansi Informasi Publik
Sebagai bentuk layanan prima, Pertamina menyediakan kanal komunikasi atau call center resmi yang dapat dihubungi oleh warga jika menemukan kendala terkait ketersediaan gas di lingkungan mereka. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh tim operasional untuk dilakukan pengecekan lapangan dan penanganan secepat mungkin sesuai dengan prosedur operasional standar. Transparansi informasi pada Kamis, 29 Januari 2026 ini menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap kinerja perusahaan dalam melayani kebutuhan energi masyarakat sehari-hari.
Pihak manajemen Pertamina Patra Niaga juga secara rutin membagikan informasi mengenai jadwal pengiriman dan update ketersediaan stok melalui media sosial dan kanal berita resmi di daerah. Keterbukaan ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi warga Bangka sehingga mereka dapat menjalankan aktivitas rumah tangga dan usahanya dengan tenang tanpa khawatir akan kekurangan bahan bakar. Dengan kerja keras dan dedikasi seluruh personil di lapangan, ketersediaan energi bagi masyarakat Bangka dipastikan akan tetap aman dan terjaga dengan baik dalam berbagai situasi apapun di masa depan.