Kripto

Harga Kripto Hari Ini 29 Januari 2026 Bitcoin Stabil Solana Dogecoin Melemah

Harga Kripto Hari Ini 29 Januari 2026 Bitcoin Stabil Solana Dogecoin Melemah
Harga Kripto Hari Ini 29 Januari 2026 Bitcoin Stabil Solana Dogecoin Melemah

JAKARTA - Pergerakan pasar aset kripto pada Kamis, 29 Januari 2026, menunjukkan dinamika yang cukup menarik untuk dicermati. 

Di tengah sentimen global yang belum sepenuhnya pulih, investor tampak lebih selektif dalam menempatkan dana pada aset digital. Kondisi tersebut membuat sejumlah kripto utama bergerak relatif stabil, sementara sebagian altcoin justru tertekan oleh aksi ambil untung jangka pendek. Variasi pergerakan ini menandakan pasar masih berada dalam fase konsolidasi yang penuh kehati-hatian.

Dalam 24 jam terakhir, arah pasar kripto cenderung tidak seragam. Beberapa aset berkapitalisasi besar berhasil bertahan di zona hijau meski penguatannya terbatas. Di sisi lain, kripto papan menengah dan kecil menghadapi tekanan jual yang cukup terasa. 

Situasi ini mencerminkan sikap investor yang cenderung defensif, memilih aset yang dianggap lebih aman sambil menunggu kepastian arah pasar berikutnya.

Bitcoin Dan Ethereum Bertahan Stabil

Mengutip laman Coinmarketcap.com, Kamis (29/1/2026), Bitcoin (BTC) masih mampu menjaga posisinya sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar. Dalam periode 24 jam terakhir, harga Bitcoin tercatat menguat tipis 0,24 persen ke level USD 89.275,66. Penguatan ini memang tidak terlalu besar, namun menunjukkan ketahanan Bitcoin di tengah fluktuasi pasar yang cukup tinggi.

Stabilitas Bitcoin turut diikuti oleh Ethereum (ETH) yang juga mencatatkan kenaikan tipis. ETH menguat 0,22 persen dalam sehari terakhir dan diperdagangkan di kisaran USD 3.014,87. Pergerakan yang relatif datar ini menandakan minimnya katalis besar yang mampu mendorong lonjakan harga dalam waktu dekat. Meski demikian, posisi Ethereum masih dianggap cukup solid oleh pelaku pasar.

Sementara itu, Tether (USDT) sebagai stablecoin utama mengalami pelemahan sangat tipis sebesar 0,01 persen ke level USD 0,9985. Perubahan ini masih tergolong wajar mengingat karakter USDT yang dirancang untuk menjaga nilai mendekati satu dolar AS. Fluktuasi kecil pada stablecoin umumnya tidak menjadi perhatian utama investor.

BNB Dan XRP Bergerak Berbeda Arah

Berbeda dengan pergerakan stablecoin, Binance Coin (BNB) justru tampil lebih kuat dibandingkan aset utama lainnya. Dalam 24 jam terakhir, BNB tercatat naik 0,64 persen ke harga USD 903,30. Kinerja positif ini menunjukkan minat investor yang masih cukup tinggi terhadap ekosistem Binance, meski pasar secara umum bergerak fluktuatif.

Di posisi berikutnya, XRP terpantau bergerak stagnan dengan perubahan 0,00 persen dan berada di level USD 1,91. Minimnya katalis baru membuat pergerakan XRP cenderung mendatar. Meski demikian, volume perdagangan XRP masih terjaga, menandakan minat pasar belum sepenuhnya surut terhadap aset ini.

Perbedaan arah pergerakan antara BNB dan XRP menggambarkan bagaimana sentimen spesifik terhadap masing-masing proyek sangat memengaruhi harga. Investor tampaknya lebih responsif terhadap aset yang memiliki dukungan ekosistem dan aktivitas jaringan yang kuat.

Solana Hingga Dogecoin Tertekan

Untuk kelompok aset berikutnya, USD Coin (USDC) tercatat menguat tipis 0,01 persen dalam 24 jam terakhir ke level USD 0,9997. Sebagai stablecoin, pergerakan USDC masih berada dalam rentang yang wajar dan mencerminkan fungsinya sebagai aset lindung nilai sementara di pasar kripto.

Solana (SOL) justru mengalami tekanan dengan pelemahan 1,43 persen ke harga USD 125,46. Koreksi ini terjadi setelah reli sebelumnya yang cukup agresif, sehingga memicu aksi ambil untung dari investor jangka pendek. Kondisi tersebut membuat harga Solana harus terkoreksi untuk sementara waktu.

Selanjutnya, TRON (TRX) mencatatkan kenaikan 0,13 persen ke level USD 0,2944 dalam 24 jam terakhir. Berbeda dengan TRX, Dogecoin (DOGE) melemah 0,68 persen ke posisi USD 0,1253. Sementara itu, Cardano (ADA) juga berada di zona merah dengan penurunan 0,19 persen ke level USD 0,3598.

Bitcoin Cash Hingga Chainlink Masih Tertekan

Tekanan jual lebih dalam terlihat pada Bitcoin Cash (BCH). Dalam 24 jam terakhir, BCH mencatatkan pelemahan terdalam dengan penurunan 1,74 persen ke harga USD 590,59. Tekanan ini muncul seiring melemahnya minat investor terhadap aset turunan Bitcoin di tengah ketidakpastian pasar.

Berbeda dengan BCH, HYPE justru mencuri perhatian dengan lonjakan signifikan sebesar 10,08 persen ke level USD 33,30. Kenaikan tajam ini menunjukkan adanya sentimen positif atau faktor teknikal yang mendorong minat beli pada aset tersebut.

Monero (XMR) tercatat melemah 0,45 persen ke posisi USD 469,65. Selanjutnya, LEO juga mengalami koreksi dengan penurunan 0,37 persen ke harga USD 9,20. Di sisi lain, Chainlink (LINK) turun 1,22 persen dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di level USD 11,88.

Rencana ETF Kripto Jepang Jadi Sorotan

Di luar pergerakan harga harian, perhatian pasar juga tertuju pada perkembangan regulasi kripto global. Jepang dikabarkan siap memberikan lampu hijau untuk exchange traded fund (ETF) kripto pertamanya paling cepat pada 2028. Informasi ini berdasarkan laporan Nikkei Asia yang dikutip dari the block, Senin (26/1/2026).

The Financial Services Agency (FSA) akan memasukkan kripto ke dalam aset dasar ETF seiring dengan peningkatan langkah-langkah perlindungan investor. Nomura Holdings dan SBI Holdings disebut akan meluncurkan ETF kripto pertama di Jepang yang akan dicatatkan di Bursa Efek Tokyo. Langkah ini mengikuti kesuksesan ETF kripto di Amerika Serikat yang telah menarik minat investor institusional secara luas.

Langkah Asia Ikuti Tren Global

Keputusan Jepang tersebut sejalan dengan langkah negara-negara Asia lainnya. Hong Kong telah meluncurkan serangkaian ETF kripto sejak 2024, sementara Korea Selatan tengah menyusun kerangka regulasi aset digital melalui Undang-Undang Dasar Aset Digital. Ketiga pusat keuangan utama Asia ini juga memiliki tujuan mengintegrasikan stablecoin yang diatur ke dalam sistem keuangan arus utama.

Dengan dinamika harga yang fluktuatif dan perkembangan regulasi yang terus berjalan, investor diharapkan tetap cermat dalam mengambil keputusan. Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index