Sinner Fokus Pulihkan Fisik Sebelum Tampil di French Open

Selasa, 19 Mei 2026 | 13:21:22 WIB
Petenis Italia Jannik Sinner (FOTO: NET)

JAKARTA - Jannik Sinner memilih untuk mengutamakan pemulihan kondisi fisiknya serta menikmati atmosfer kemenangan di Roma terlebih dahulu sebelum mengalihkan fokusnya secara total ke turnamen French Open.

Atlet tenis nomor satu dunia itu baru saja mengukir sejarah anyar setelah sukses meraih trofi juara Italian Open 2026.

Prestasi tersebut sekaligus menempatkannya sebagai petenis putra Italia pertama yang mampu menjuarai turnamen Masters 1000 di Roma sejak keberhasilan Adriano Panatta pada tahun 1976 lampau.

"Prioritasnya adalah memulihkan diri sebaik mungkin dalam dua hingga tiga hari ke depan," kata Sinner dikutip dari ATP, Selasa (19/05/2026).

Sinner membeberkan bahwa ia belum akan menjalani porsi latihan yang berat dalam waktu dekat.

Dirinya ingin memanfaatkan waktu yang ada untuk berkumpul bersama keluarganya terlebih dahulu sebelum bertolak ke Paris guna bersiap menghadapi Roland Garros.

Petenis ini diperkirakan baru akan mengawali kembali program persiapannya pada akhir pekan ini menjelang penampilannya di Roland Garros, yang menjadi turnamen Grand Slam kedua di musim ini.

"Tidak akan ada banyak latihan, tenis, nol. Secara fisik, saya dan tim saya perlu memeriksanya," ujar petenis berusia 24 tahun itu.

"Saya juga ingin bersama keluarga saya saat ini. Melepaskan diri dari tenis, lalu mulai Kamis dan seterusnya, saya pikir saya akan berada di Paris, mempersiapkan diri, dan kami akan lihat bagaimana hasilnya. Untuk saat ini, istirahat sangat penting."

Selain mengakhiri penantian panjang publik tuan rumah, podium pertama di Roma ini turut menggenapi koleksi sembilan titel ATP Masters 1000 milik Sinner, sekaligus melengkapi torehan predikat Career Golden Masters.

Hingga kini, tercatat hanya dirinya dan Novak Djokovic yang mampu menyabet predikat sangat prestisius tersebut.

Sepanjang kalender kompetisi musim ini, Sinner sebelumnya juga sudah berhasil mengamankan podium juara di Indian Wells, Miami, Monte-Carlo, serta Madrid.

Sinner menyebutkan bahwa kejuaraan di Roma kali ini menyimpan makna emosional yang amat mendalam lantaran didapatkan langsung di depan para pendukungnya sendiri.

"Tidak ada tempat yang lebih baik untuk melengkapi koleksi ini," kata Sinner.

"Bagi orang Italia, ini salah satu tempat paling spesial untuk bermain tenis. Bisa menang di sini sangat berarti bagi saya."

Meski tampil sebagai unggulan utama, Sinner tidak menampik bahwa dirinya sempat didera tekanan yang sangat besar pada partai final.

Ia bahkan sempat kecolongan gim servis pada fase awal laga sebelum akhirnya mampu bangkit dan memegang kendali jalannya permainan.

"Ada banyak ketegangan dan momen sulit, terutama secara mental. Saya senang bisa tetap tenang dan meraih pencapaian ini," ujar Sinner.

Terkini