Pramono Resmikan Ring Tinju Flyover Pasar Rebo untuk Tekan Tawuran

Selasa, 19 Mei 2026 | 11:00:41 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menjajal Arena Ring Tinju di kolong flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur (FOTO: NET)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan arena ring tinju yang bertempat di kolong flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim) pada Senin, 18 Mei 2026.

Pramono mengutarakan bahwa fasilitas sarana olahraga tersebut bertindak sebagai bagian dari langkah nyata Pemprov DKI dalam menyediakan wadah yang positif bagi kalangan anak muda supaya terhindar dari aksi tawuran.

Pramono menuturkan, langkah pemanfaatan area kolong flyover sebagai sebuah ruang olahraga memperlihatkan bahwa ruang kota sejatinya dapat dikelola secara lebih produktif bilamana pihak pemerintah, warga masyarakat, beserta komunitas mau bergerak secara beriringan.

“Pemanfaatan kawasan kolong Flyover Pasar Rebo merupakan upaya mengoptimalkan ruang kota agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus menghadirkan ruang aktivitas yang sehat dan mencegah kegiatan yang berpotensi mengganggu ketenteraman lingkungan,” kata Pramono.

Ia memberikan penjelasan bahwa arena ring tinju tersebut didirikan melalui hasil swadaya dari masyarakat setempat dan tercatat sudah mulai dioperasikan semenjak bulan Januari 2026 yang lalu.

Fasilitas ring tinju itu sendiri berdiri kokoh di atas area lahan dengan luas mencapai 247 meter persegi, dengan ukuran arena sebesar 9,5 meter × 9,5 meter, serta untuk rangkaian kegiatan latihannya berada di bawah binaan langsung dari komunitas tinju profesional.

Pramono memberikan penilaian, eksistensi dari arena ring tinju di kawasan setempat terbukti sanggup menyalurkan besarnya energi anak muda menuju ke arah aktivitas yang jauh lebih positif.

Menurut sudut pandangnya, sesudah fasilitas olahraga tersebut rutin dimanfaatkan, aksi tawuran di area kawasan Pasar Rebo beserta wilayah di sekitarnya telah menunjukkan tren penurunan yang sangat signifikan.

“Kelompok geng yang ada di Jakarta Timur, ada geng Amerika, geng Inggris, geng Barat, dan sebagainya. Setelah mempunyai tempat ini, Alhamdulillah tawurannya menurun secara drastis,” ucap Pramono.

Melihat adanya imbas positif yang dihasilkan tersebut, Pramono pun turut menyampaikan rencana mengenai pengerjaan fasilitas sejenis di area wilayah lainnya, termasuk di antaranya rencana pembangunan arena ring tinju serta sarana skatepark di kawasan Kampung Melayu.

Rencana tersebut mulai digaungkan oleh Pramono seusai menyaksikan langsung potret keberhasilan dari pemanfaatan ruang olahraga berwujud ring tinju di kawasan Ciracas, Jakarta Timur dalam memberikan kontribusi untuk menekan potensi aksi tawuran di kalangan remaja.

Lebih dalam lagi, Pramono memberikan penegasan bahwasanya fasilitas ring tinju tersebut nantinya bakal dikelola secara bersama-sama oleh pihak pemerintah serta komunitas lokal setempat.

Pola mekanisme pengelolaan secara bersama ini menaruh harapan agar dapat memelihara kondisi fasilitas supaya tetap berada dalam koridor tertib, bersifat terbuka, serta terawasi dengan baik, sekaligus untuk membentengi dari adanya praktik pungutan liar.

“Melalui semangat Jaga Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendukung pengembangan generasi muda melalui fasilitas olahraga, layanan pendidikan, ruang kreatif, serta pembinaan sportivitas guna menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan bebas tawuran,” tandasnya.

Terkini