Michael Saylor Diprediksi Salip Elon Musk Jadi Orang Terkaya Dunia

Senin, 18 Mei 2026 | 10:29:47 WIB
Elon Musk (FOTO: NET)

JAKARTA - Seorang tokoh senior di industri kripto bernama Samson Mow memprediksi bahwa Chairman Strategy, Michael Saylor, berpotensi menggeser posisi Elon Musk sebagai sosok paling kaya di jagat raya apabila nilai Bitcoin sanggup menyentuh angka USD 4,2 juta atau berkisar Rp 73 miliar per koinnya.

Mow memberikan gambaran tersebut berdasarkan data kepemilikan aset pribadi milik Saylor yang mencapai 17.732 BTC merujuk pada laporan resmi terbarunya kepada publik.

Ia juga mempunyai porsi kepemilikan saham di Strategy sebesar 9,9% sebagaimana yang dicatatkan dalam berkas SEC.

Hingga saat berita ini disusun, pihak Strategy sendiri mempunyai cadangan aset sebanyak 818.869 BTC.

Berdasarkan kalkulasi Mow, keterlibatan tidak langsung yang dimiliki Saylor dari total aset perusahaan tersebut setara dengan 81.068 BTC.

Apabila diakumulasikan dengan aset kripto pribadinya, maka total kepemilikan efektif yang dikuasai Saylor menyentuh angka 98.800 BTC.

Analisis yang dipaparkan Mow menunjukkan bahwa perbandingan valuasi 1:1 memerlukan harga sekitar USD 8,6 juta atau setara Rp 151 miliar per BTC guna mendongkrak total kekayaan Saylor agar bisa melewati harta Musk saat ini yang ditaksir oleh Forbes berada di angka USD 826 miliar atau sekitar Rp 14.543 triliun.

Untuk saat ini, jumlah kekayaan yang dimiliki Saylor sendiri diperkirakan masih berada pada angka USD 5,4 miliar atau setara dengan Rp 95 triliun.

Kendati demikian, ia memberikan catatan apabila saham MSTR diperjualbelikan dengan nilai premium yang lebih tinggi dibanding total kepemilikan BTC miliknya, situasi tersebut bakal melipatgandakan eksposur Saylor sekaligus menurunkan standar batas harga terendah yang diperlukan menjadi hanya sebesar USD 4,2 juta per BTC.

Dikutip dari Benzinga, skenario yang dibangun Mow tersebut tentu menggunakan banyak premis dasar dan tidak semua pihak sepakat dengan hal itu.

Seorang pengamat mata uang kripto bernama Willy Woo menguraikan bahwa estimasi tersebut tidak memasukkan potensi peningkatan harta kekayaan Musk di masa mendatang lewat berbagai proyek raksasanya seperti Dyson Swarm.

Pihak lainnya turut menambahkan potensi keuntungan yang bakal didapatkan Musk dari rencana penawaran saham perdana SpaceX ke publik yang sudah lama dinanti serta aset Bitcoin milik Tesla sendiri.

Perusahaan Tesla sendiri dilaporkan menguasai sebanyak 11.509 BTC berdasarkan data dari sejumlah firma analisis on-chain.

Mow membenarkan adanya variabel yang terlewat dalam hitungannya tersebut, namun ia berdalih bahwa skenario yang dibuatnya juga belum memasukkan rencana aksi borong Bitcoin berikutnya yang akan dilakukan oleh Strategy.

Terkini