Indonesia-Singapura Rancang Arah Strategis Baru Jelang 2027

Rabu, 13 Mei 2026 | 11:59:04 WIB
Menlu Sugiono berjabat tangan dengan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Kemlu RI (FOTO: NET)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyebutkan bahwa Indonesia dan Singapura tengah merancang peta jalan strategis baru untuk memperkuat kemitraan kedua negara dalam menyambut 60 tahun hubungan diplomatik pada 2027 mendatang.

“Ini bukan hanya peringatan diplomatik. Ini adalah kesempatan untuk membangkitkan kembali kemitraan kami untuk dekade mendatang dan untuk merancang arah strategis baru bagi kedua negara kami,” kata Sugiono dalam pernyataan pers bersama Indonesia dan Singapura di Jakarta, Selasa.

Ia menilai bahwa selama enam puluh tahun terakhir, Indonesia dan Singapura telah berhasil membina hubungan yang kokoh atas dasar kepercayaan strategis, keuntungan bersama, serta visi yang selaras.

Menyambut momen peringatan tersebut, kedua negara telah berdiskusi mengenai upaya peningkatan kerja sama bilateral, khususnya dalam sektor pembangunan ekonomi.

Indonesia dan Singapura juga meninjau capaian di berbagai bidang, termasuk proyek listrik lintas batas dan investasi energi yang diproyeksikan menjadi inisiatif energi berkelanjutan paling besar di wilayah ini.

Pada sektor ketahanan pangan, telah disepakati adanya perluasan kolaborasi serta pemanfaatan teknologi agribisnis guna menjamin ketersediaan pangan di masa depan.

Mengenai kerja sama industri, kedua negara berkomitmen melanjutkan kesuksesan di Batam-Bintan-Karimun serta Kendal sembari menjajaki pembangunan kawasan industri hijau baru demi menciptakan lapangan kerja dan kemakmuran.

“Inisiatif ini, tentu sama, merupakan proyek ekonomi, tetapi juga merupakan peluang bagi kedua negara kami untuk menyediakan lebih banyak lapangan kerja bagi rakyat kami, menciptakan peluang, dan meningkatkan taraf hidup,” ujar Sugiono.

Menlu RI turut menegaskan kembali konsistensi kedua negara terhadap persatuan dan peran utama ASEAN di tengah dinamika geopolitik global saat ini.

Ia menyatakan bahwa Indonesia dan Singapura sependapat mengenai berbagai isu regional dan internasional, khususnya situasi di Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas energi serta jalur pasokan di Asia Tenggara.

“Kami terus menekankan pentingnya de-eskalasi dialog dan penghormatan penuh terhadap hukum internasional,” kata Sugiono.

Terkini