Menuju Kota Global, Jakarta Fokus Kerja Sama dan Tata Kawasan

Selasa, 12 Mei 2026 | 16:14:44 WIB
Peta jalan menuju kota global Jakarta (FOTO: NET)

JAKARTA - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, memberikan penegasan bahwa Jakarta sebagai kota dunia tetap menitikberatkan penguatan komunikasi dengan kota-kota besar internasional selain mengurusi isu internal.

"Penguatan kerja sama internasional dilakukan untuk memperluas konektivitas global dan berbagi inovasi pembangunan kota," ujar Uus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (11/05/2026).

Uus menyampaikan bahwa progres ekonomi Jakarta tetap memperlihatkan hasil positif meskipun berada dalam tekanan tantangan global saat ini.

Menilik data terkini, pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat di angka 5,21 persen pada akhir 2025 dan naik menjadi 5,56 persen pada permulaan 2026.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Jakarta mampu menunjukkan daya tahan ekonomi yang kuat. Ini membuktikan bahwa Jakarta tetap tumbuh, berkembang, dan siap bersaing di tingkat global,” jelas Uus.

Selain fokus di sektor ekonomi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah melakukan penataan di sejumlah titik penting.

Fokus utama yang sedang dikerjakan adalah perbaikan koridor Jalan HR Rasuna Said yang diproyeksikan tampil lebih rapi dan layak sebelum perayaan HUT ke-499 Jakarta pada 22 Juni 2026.

Wilayah ini dianggap sangat vital karena menjadi pusat berkumpulnya kantor kedutaan asing, instansi pemerintah, hingga sentra bisnis nasional.

“Jakarta harus terus ditata dan dibangun agar benar-benar menjadi kota global yang nyata. Penataan kawasan Rasuna Said dan Kuningan merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah Jakarta yang modern, nyaman, dan membanggakan,” ucap Uus.

Uus mengingatkan bahwa kesuksesan perubahan Jakarta menjadi kota global amat bergantung pada kontribusi dari publik secara luas.

“Dukungan seluruh warga Jakarta menjadi kata kunci agar Jakarta dapat menjadi kota kebanggaan berskala internasional, dengan tetap menjunjung budaya Betawi sebagai budaya inti Kota Jakarta,” pungkas Uus.

Terkini