JAKARTA - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menegaskan bahwa Jakarta sebagai kota global terus fokus memperkuat jalinan komunikasi dengan berbagai kota besar di dunia selain membangun urusan domestik.
"Penguatan kerja sama internasional dilakukan untuk memperluas konektivitas global dan berbagi inovasi pembangunan kota," ujar Uus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (11/05/2026).
Uus menyebutkan bahwa laju ekonomi Jakarta tetap memberikan rapor positif di tengah tekanan tantangan global yang ada.
Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat mencapai 5,21 persen pada akhir 2025 dan meningkat menjadi 5,56 persen pada awal 2026.
“Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Jakarta mampu menunjukkan daya tahan ekonomi yang kuat. Ini membuktikan bahwa Jakarta tetap tumbuh, berkembang, dan siap bersaing di tingkat global,” jelas Uus.
Selain pada pilar ekonomi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sedang melakukan pembenahan di beberapa titik strategis.
Salah satu fokus utamanya yakni revitalisasi koridor Jalan HR Rasuna Said yang ditargetkan lebih rapi serta representatif sebelum HUT ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni 2026.
Kawasan ini dipandang krusial karena merupakan titik berkumpulnya kantor kedutaan besar, gedung pemerintahan, hingga pusat bisnis nasional.
“Jakarta harus terus ditata dan dibangun agar benar-benar menjadi kota global yang nyata. Penataan kawasan Rasuna Said dan Kuningan merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah Jakarta yang modern, nyaman, dan membanggakan,” ucap Uus.
Uus mengingatkan bahwa keberhasilan transisi Jakarta menjadi kota global sangat bergantung pada peran serta masyarakat luas.
“Dukungan seluruh warga Jakarta menjadi kata kunci agar Jakarta dapat menjadi kota kebanggaan berskala internasional, dengan tetap menjunjung budaya Betawi sebagai budaya inti Kota Jakarta,” pungkas Uus.