Kunjungi Ujung Utara NKRI, Prabowo Janji Perbaiki Fasilitas Miangas

Senin, 11 Mei 2026 | 11:44:50 WIB
Presiden Prabowo Subianto (FOTO: NET)

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto membawa sederet janji pembangunan saat mengunjungi Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026).

Di pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina itu, Prabowo menjanjikan pembangunan desa nelayan, renovasi sekolah dan puskesmas, perbaikan fasilitas umum, hingga bantuan kapal ikan dan perangkat komunikasi bagi warga.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga menyempatkan diri singgah secara spontan ke Pos Angkatan Darat Miangas untuk menyapa prajurit yang bertugas menjaga wilayah paling utara Indonesia.

Di hadapan warga di SMK 2 Talaud Miangas, Prabowo memastikan pembangunan desa nelayan akan segera dimulai tahun ini.

“Rencana (Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono), akan kami bangun desa nelayan khusus kapan mulai? Tahun ini? Dari bulan depan sudah mulai ya pembangunan, awas saya akan check lagi nanti,” kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk memperbaiki fasilitas pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk di Miangas yang berada di ujung utara Nusantara.

“Semua sekolah akan kami renovasi juga tahun ini dan dua tiga tahun ke depan semua sekolah di Indonesia akan kami renovasi,” ujar dia.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo turut menyoroti kondisi fasilitas kesehatan di Miangas.

Kepala Negara mengaku mendapat laporan bahwa sejumlah puskesmas di daerah itu belum pernah direnovasi sejak era Presiden Soeharto.

"Saya tadi lihat beberapa tempat puskesmas Pak Menkes tadi bisik-bisik ke saya pak sekian tahun sejak zaman pak Soeharto puskesmas belum pernah diperbaiki, kami perbaiki semua puskesmas di Indonesia, segera,” ucap dia.

Tak ketinggalan, Prabowo juga berjanji akan merawat bandar udara di Miangas yang diresmikan pada masa Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo.

Kunjungan Prabowo di Miangas juga diwarnai momen spontan saat iring-iringan kendaraan Presiden melintas di depan Pos Angkatan Darat Miangas.

Kendaraan taktis Maung MV3 Komando yang ditumpangi Presiden tiba-tiba berhenti ketika ada dua prajurit yang sedang berjaga memberi salam hormat.

Prabowo kemudian turun dari kendaraan dan menghampiri kedua prajurit tersebut, yakni Sersan Dua Alan Mandibo dari Yonsipur 19 dan Praka Armoko dari Komando Resor Militer 131/Santiago.

Alan mengaku bangga bisa berbincang langsung dengan Presiden di lokasi penugasannya.

“Rasanya berbincang langsung dengan Bapak, kami merasa suatu kebanggaan buat kami tersendiri sebagai prajurit. Karena ini pertama kali kami bertemu dengan Bapak secara langsung dengan menyapa dan terus bersalaman serta berbincang-bincang sedikit dan juga menunjukkan barak atau pos kami," ujar Alan.

Dalam percakapan tersebut, Prabowo juga menanyakan kebutuhan dasar para prajurit, termasuk soal ketersediaan air bersih.

“Yang ditanyakan oleh Bapak Presiden yaitu mengenai sumber air kami, yaitu untuk kebutuhan sehari-hari kami buat masak dan juga untuk mandi dan mencuci. Kami menjawab, kami punya sumur dan sumurnya bersih,” lanjut Alan.

Selain itu, Presiden juga menanyakan lama masa penugasan hingga kondisi keluarga para prajurit yang menjaga wilayah perbatasan Indonesia tersebut.

Bagi Alan dan Armoko, perhatian Prabowo memberikan kesan tersendiri karena menunjukkan kepedulian terhadap prajurit di lapangan.

“Kalau menurut saya, Bapak orangnya tegas, terus perhatian sama anggota. Dan juga menurut saya, Bapak, orangnya sangat peduli sehingga tadi pertama datang langsung singgah dan menuju pos kami,” ujar Armoko dan Alan bergantian.

Keduanya pun mengaku tidak menyangka bisa bertatap muka langsung dengan Presiden di Miangas.

“Kami tidak menyangka, sama sekali tidak menyangka dapat bertatap muka langsung dengan Bapak Presiden,” imbuh dia.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, kunjungan Presiden ke Miangas juga membawa berbagai bantuan untuk masyarakat.

Mulai dari kapal ikan, telepon seluler, perlengkapan sekolah hingga paket kebutuhan pokok.

"Kehadiran Presiden juga membawa oleh-oleh kepada warga Miangas, berbagai dukungan nyata berupa satu kapal ikan nelayan 15 GT (gross ton)," ujar Teddy.

Menurut Teddy, bantuan tersebut menjadi langkah awal untuk mendorong ekonomi biru di wilayah Miangas.

Pemerintah juga akan membangun Desa/Kampung Nelayan Merah Putih dan menambah kapal ikan bagi masyarakat.

Selain itu, Prabowo juga memberikan 250 unit telepon seluler beserta 250 penguat sinyal Starlink untuk kepala keluarga di Miangas.

Pada sektor pendidikan, pemerintah memberikan 300 paket perlengkapan sekolah dan mainan anak-anak.

Tak hanya itu, pemerintah juga memastikan perbaikan fasilitas publik seperti puskesmas, sekolah, jaringan transportasi, komunikasi hingga fasilitas umum lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden turut membagikan 1.000 paket barang kebutuhan pokok kepada masyarakat Miangas.

"Dari Pulau Miangas, negara hadir hingga ke pelosok, tidak ada yang tertinggal," kata Teddy.

Suasana kunjungan Prabowo di Miangas juga berlangsung hangat.

Presiden tak hanya berdialog dengan warga, tetapi juga mengajak masyarakat bernyanyi bersama membawakan lagu-lagu daerah seperti “O Ina Ni Keke”, “Sio Mama”, “Si Patokaan”, hingga “Tabola Bale”.

Di pulau kecil yang berbatasan langsung dengan Filipina itu, kunjungan Presiden menjadi simbol kehadiran negara bagi masyarakat di ujung utara Indonesia.

Terkini