Strategi Pemkab Kutai Timur Kejar Target Eliminasi TB 2030

Rabu, 29 April 2026 | 23:31:37 WIB
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengukuhkan pengurus anak cabang Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia dari 18 kecamatan.

SANGATTA – Pemkab Kutai Timur targetkan eliminasi TB pada 2030 dengan memperkuat peran PPTI di 18 kecamatan guna memutus rantai penularan dan melindungi kelompok rentan.

Pemerintah daerah kini mengonsolidasikan kekuatan bersama Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia untuk menjangkau seluruh wilayah kecamatan.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman berpendapat, bahwa kehadiran kader hingga tingkat bawah sangat krusial dalam melakukan pendataan serta pelaporan kasus secara akurat.

"Peran kader PPTI tidak hanya sebatas menemukan dan mencatat kasus TB, tapi juga harus melaporkan secara aktif. Pelaporan menjadi kunci utama dalam menentukan langkah penanganan yang tepat," ujar Ardiansyah Sulaiman di Sangatta, Rabu (29/4/2026).

Langkah ini diambil mengingat angka penderita tuberkulosis di wilayah tersebut saat ini menyentuh angka 1.000 orang.

Penguatan struktur organisasi hingga ke level anak cabang menjadi strategi utama dalam memastikan penanganan medis tepat sasaran.

Fokus utama pemerintah adalah memberikan perlindungan menyeluruh bagi kelompok masyarakat yang memiliki risiko tinggi terkena infeksi.

Keberadaan pengurus di 18 kecamatan diharapkan mampu memaksimalkan pengawasan terhadap proses pengobatan pasien hingga dinyatakan sembuh total.

Siti Robiah Ardiansyah menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan merupakan upaya strategis untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan.

Masyarakat juga didorong untuk konsisten menjalankan pola hidup bersih serta menjaga sanitasi lingkungan demi menekan faktor risiko komplikasi.

Optimisme terhadap kesembuhan pasien menjadi pesan penting yang terus disosialisasikan kepada publik agar tidak ada lagi stigma negatif.

Kesadaran kolektif dalam melaporkan gejala sejak dini menjadi pondasi utama dalam mewujudkan target daerah bebas penyakit menular tersebut.

Terkini