JAKARTA - PT Medco Energi Internasional Tbk. menyiapkan target produksi migas tertinggi pada 2026.
Perusahaan menargetkan produksi antara 165.000 hingga 170.000 barel setara minyak per hari (boepd). Upaya ini menjadi bukti fokus Medco dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemangku kepentingan.
Rata-rata produksi migas Medco pada 2025 tercatat mencapai 156.000 boepd. Angka ini meningkat dibanding capaian 152.000 boepd pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh proyek baru di Blok B Natuna dan peningkatan kepemilikan operasi di PSC Corridor menjadi 70 persen.
Akuisisi Fortuna International dari Repsol turut menambah kapasitas produksi Medco. Perusahaan tersebut memiliki kepemilikan tidak langsung sebesar 24 persen di PSC Corridor. Langkah strategis ini memperkuat posisi Medco dalam mengelola aset migas nasional.
Pertumbuhan Produksi Kuartal IV dan Proyek Baru
Pada kuartal IV/2025, produksi migas Medco mencapai puncaknya yakni 178.000 boepd. Rata-rata produksi kuartal tersebut mencapai 176.000 boepd. Lonjakan ini mencerminkan efektivitas operasional dan pemanfaatan aset yang optimal oleh perusahaan.
Pengembangan proyek baru di Blok B Natuna berperan penting dalam peningkatan produksi. Selain itu, integrasi aset PSC Corridor mendukung efisiensi operasional. Strategi ini memastikan pertumbuhan produksi tetap berkesinambungan dan berkelanjutan.
Pertumbuhan kuartal IV juga menegaskan kemampuan Medco dalam memaksimalkan potensi cadangan migas. Setiap langkah investasi dan akuisisi dirancang untuk meningkatkan kapasitas produksi. Hal ini sejalan dengan target jangka panjang perusahaan untuk menjadi pemimpin industri energi nasional.
Kontribusi Medco Power dan Energi Terbarukan
Medco Power mencatat penjualan listrik sebesar 4.371 GWh sepanjang 2025. Penjualan energi terbarukan juga mengalami pertumbuhan 25 persen. Kontribusi ini berasal dari pembangkit baru di Ijen dan Bali Timur.
Untuk 2026, Medco menargetkan penjualan listrik mencapai 4.550 GWh. Proporsi energi terbarukan diproyeksikan sebesar 24 persen dari total penjualan. Upaya ini menunjukkan komitmen Medco dalam mendukung transisi energi nasional.
Investasi di sektor energi terbarukan turut mendorong diversifikasi bisnis. Medco berupaya memanfaatkan sumber daya lokal untuk mendukung pertumbuhan energi hijau. Langkah ini sekaligus menegaskan posisi perusahaan sebagai pemain strategis di sektor energi.
Peningkatan Cadangan Migas dan Umur Cadangan
Cadangan 2P (proven + probable) Medco meningkat menjadi 564 juta barel setara minyak (boe) pada 2025. Angka ini naik dibanding tahun sebelumnya sebesar 493 juta boe. Sementara itu, indeks umur cadangan 2P juga meningkat menjadi 11,4 tahun dari 10,4 tahun pada 2024.
Sumber daya kontinjensi 2C akhir 2025 tercatat 1 miliar boe. Kenaikan dari 896 juta boe pada 2024 menunjukkan optimisme perusahaan dalam eksplorasi. Peningkatan cadangan ini menjadi fondasi kuat untuk mendukung target produksi dan keberlanjutan operasional.
Cadangan yang lebih besar juga memberi fleksibilitas bagi Medco dalam perencanaan produksi. Perusahaan dapat menyesuaikan output sesuai permintaan pasar. Hal ini memastikan pertumbuhan produksi tetap konsisten tanpa mengorbankan stabilitas cadangan.
Strategi Berkelanjutan dan Manajemen Modal
CEO Medco, Roberto Lorato, menegaskan fokus perusahaan pada pertumbuhan berkelanjutan. Pengelolaan modal dilakukan dengan disiplin untuk mendukung ekspansi operasional. Strategi ini mencakup efisiensi biaya, optimalisasi aset, dan investasi pada proyek strategis.
Pengembangan kapasitas produksi migas dan listrik terbarukan menjadi prioritas utama. Hal ini bertujuan untuk memberikan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan. Medco juga menekankan pentingnya integrasi bisnis untuk meningkatkan sinergi antar-unit usaha.
Dengan langkah-langkah ini, perusahaan berkomitmen menjaga keberlanjutan pertumbuhan dan kontribusi terhadap energi nasional. Target produksi tinggi, cadangan migas meningkat, dan penjualan listrik bertumbuh menegaskan posisi Medco sebagai pemain utama sektor energi. Upaya berkelanjutan ini mendukung transformasi energi sekaligus kesejahteraan ekonomi nasional.
Dampak Positif bagi Industri dan Pasar Energi
Peningkatan produksi Medco berdampak pada stabilitas pasokan energi nasional. Ketersediaan migas dan listrik yang lebih tinggi turut mendukung pertumbuhan industri lain. Selain itu, kehadiran energi terbarukan membantu menyeimbangkan portofolio energi nasional.
Ekspansi dan investasi Medco menciptakan lapangan kerja baru. Aktivitas operasional dan proyek baru memicu multiplier effect bagi ekonomi lokal. Peningkatan kapasitas ini sekaligus memperkuat ketahanan energi di berbagai wilayah Indonesia.
Perusahaan juga menegaskan komitmen pada praktik bisnis berkelanjutan. Setiap proyek dan investasi dirancang dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Dengan demikian, Medco tidak hanya fokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada pembangunan energi yang bertanggung jawab.