Harga BBM Terbaru Pertamina Shell Vivo BP Berlaku 26 Januari 2026 Nasional

Senin, 26 Januari 2026 | 10:47:27 WIB
Harga BBM Terbaru Pertamina Shell Vivo BP Berlaku 26 Januari 2026 Nasional

JAKARTA - Memasuki pekan terakhir Januari 2026, perhatian masyarakat kembali tertuju pada perkembangan harga bahan bakar minyak di SPBU. 

Mulai Senin, 26 Januari 2026, harga BBM di seluruh jaringan SPBU nasional terpantau stabil dan tidak mengalami perubahan dibandingkan awal bulan. Kondisi ini berlaku untuk BBM yang dijual oleh Pertamina maupun operator swasta seperti Shell, BP, dan Vivo.

Stabilnya harga BBM tersebut menandakan bahwa penyesuaian terakhir yang dilakukan per 1 Januari 2026 masih dipertahankan. Meski tidak ada perubahan lanjutan, fakta bahwa harga BBM nonsubsidi sebelumnya telah turun tetap menjadi kabar yang cukup positif bagi masyarakat. 

Penyesuaian harga ini merupakan respons operator terhadap dinamika harga minyak mentah global serta kebijakan energi nasional.

Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, keputusan mempertahankan harga BBM dinilai penting untuk menjaga stabilitas biaya transportasi dan distribusi barang. Dengan harga yang relatif terkendali, pelaku usaha dan masyarakat dapat merencanakan pengeluaran energi dengan lebih pasti hingga akhir Januari 2026.

Penyesuaian Harga BBM Awal Januari Jadi Acuan

Seluruh operator SPBU di Indonesia terakhir kali menyesuaikan harga BBM pada 1 Januari 2026. Sejak saat itu, tidak ada perubahan tambahan hingga periode 26–31 Januari 2026. Pertamina sebagai operator utama BBM nasional menurunkan harga beberapa produk nonsubsidi, langkah yang kemudian diikuti oleh Shell, BP, dan Vivo.

Penyesuaian harga ini mengacu pada formula resmi yang mempertimbangkan harga minyak dunia, kurs rupiah, serta biaya distribusi. Dengan pendekatan tersebut, harga BBM menjadi lebih adaptif terhadap kondisi pasar global tanpa mengabaikan kepentingan konsumen dalam negeri.

Keputusan seluruh operator untuk menahan harga pada akhir Januari juga menunjukkan adanya keseimbangan antara kepentingan bisnis dan stabilitas ekonomi. Masyarakat pun mendapatkan kepastian bahwa tidak ada lonjakan harga mendadak dalam waktu dekat.

Rincian Harga BBM Pertamina Berlaku Nasional

Untuk jaringan SPBU Pertamina, harga BBM subsidi tetap dipertahankan. Solar subsidi (CN 48) dijual Rp6.800 per liter, sementara Pertalite (RON 90) berada di angka Rp10.000 per liter. Kedua jenis BBM ini masih menjadi pilihan utama masyarakat karena harganya yang paling terjangkau.

Sementara itu, BBM nonsubsidi Pertamina juga tidak mengalami perubahan dari awal Januari. Pertamax (RON 92) dipasarkan Rp12.350 per liter, Pertamax Green (RON 95) Rp13.150 per liter, dan Pertamax Turbo (RON 98) Rp13.400 per liter. Untuk segmen diesel nonsubsidi, Dexlite (CN 51) dijual Rp13.500 per liter dan Pertamina Dex (CN 53) Rp13.600 per liter.

Harga tersebut berlaku di wilayah dengan PBBKB standar, seperti DKI Jakarta dan sekitarnya. Di daerah lain, harga dapat sedikit berbeda menyesuaikan pajak daerah dan biaya distribusi, namun secara umum berada pada kisaran yang sama.

Daftar Harga BBM Shell Periode Akhir Januari

Shell sebagai salah satu operator swasta juga mempertahankan harga BBM yang telah diturunkan sejak awal Januari 2026. Di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur, Shell Super (RON 92) dijual Rp12.700 per liter, turun dibandingkan Desember 2025.

Produk dengan oktan lebih tinggi, Shell V-Power (RON 95), dipasarkan Rp13.190 per liter. Sementara Shell V-Power Nitro+ (RON 98) berada di angka Rp13.480 per liter. Untuk segmen diesel, V-Power Diesel dijual Rp13.860 per liter.

Stabilnya harga BBM Shell hingga akhir Januari memberikan alternatif bagi konsumen yang menginginkan pilihan BBM nonsubsidi dengan kualitas berbeda, tanpa harus khawatir terhadap perubahan harga mendadak.

Harga BBM BP dan Vivo Tetap Kompetitif

SPBU BP-AKR juga mempertahankan harga BBM hasil penyesuaian awal Januari. Untuk wilayah Jabodetabek, BP 92 dijual Rp12.500 per liter, lebih rendah dibandingkan harga Desember sebelumnya. BP Ultimate (RON 95) dipasarkan Rp13.190 per liter, sementara BP Ultimate Diesel dijual Rp13.860 per liter.

Sementara itu, SPBU Vivo turut menahan harga BBM mereka. Revvo 92 dijual Rp12.700 per liter, turun dari Rp13.000 pada Desember 2025. Untuk diesel, Diesel Primus kini berada di angka Rp13.610 per liter, jauh lebih rendah dibandingkan harga sebelumnya yang sempat menyentuh Rp15.520 per liter.

Persaingan harga antara operator ini memberi keuntungan bagi konsumen, karena tersedia banyak pilihan BBM dengan harga yang relatif bersaing di pasar.

Dampak Stabilitas Harga BBM bagi Masyarakat

Stabilnya harga BBM hingga akhir Januari 2026 membawa dampak positif bagi perekonomian. Biaya transportasi dapat ditekan, sehingga membantu menjaga harga barang kebutuhan pokok tetap terkendali. Kondisi ini juga mendukung sektor logistik dan industri yang sangat bergantung pada energi.

Bagi masyarakat umum, kepastian harga BBM memberikan ruang untuk mengatur anggaran bulanan dengan lebih baik. Tidak adanya kenaikan harga mendadak juga membantu menekan laju inflasi, khususnya pada sektor transportasi dan jasa.

Dengan mempertimbangkan tren global dan kebijakan energi nasional, harga BBM dalam negeri diperkirakan akan terus disesuaikan secara berkala. Namun untuk periode 26–31 Januari 2026, masyarakat dapat bernapas lega karena harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP masih tetap stabil.

Terkini