JAKARTA - Pasar aset kripto menunjukkan tekanan pada perdagangan Senin (26/1/2026), dengan mayoritas kripto berkapitalisasi besar tercatat melemah.
Bitcoin dan Ethereum memimpin koreksi, sementara beberapa stablecoin relatif stabil mengikuti pergerakan dolar AS. Sentimen global yang belum pasti menjadi faktor utama yang memengaruhi volatilitas pasar.
Bitcoin dan Ethereum Memimpin Koreksi
Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin (BTC) tercatat melemah 3,20 persen ke level USD 86.371,22. Kapitalisasi pasar Bitcoin bertahan di kisaran USD 1,73 triliun. Ethereum (ETH) mengalami koreksi lebih dalam, turun 5,42 persen ke posisi USD 2.796,42, dengan kapitalisasi pasar USD 338,14 miliar. Penurunan ini menunjukkan tekanan berkelanjutan pada sektor altcoin meski ada stabilitas di beberapa aset digital.
Stablecoin Menjadi Tempat Aman Sementara
Berbeda dengan kripto lainnya, Tether (USDT) bergerak relatif stabil di level USD 0,9989 atau naik tipis 0,05 persen. USDC juga mencatat kenaikan tipis 0,01 persen ke level USD 0,9997. Stabilitas ini mencerminkan fungsi stablecoin sebagai aset lindung nilai di tengah volatilitas, sehingga investor dapat menggunakan mereka sebagai alternatif untuk memitigasi risiko pergerakan harga tajam.
Altcoin Besar Mengalami Tekanan
Beberapa altcoin besar mengalami koreksi signifikan. Binance Coin (BNB) turun 2,91 persen ke USD 861,23, XRP melemah 4,93 persen ke USD 1,82, sementara Solana (SOL) anjlok 7,06 persen ke USD 118,26.
Cardano (ADA) juga mengalami penurunan 5,89 persen ke USD 0,3377, sedangkan Dogecoin (DOGE) turun 4,39 persen ke USD 0,1188. Penurunan ini menegaskan tekanan global yang memengaruhi aset kripto berkapitalisasi besar.
Kinerja Bitcoin Cash hingga Chainlink
Beberapa aset digital lain juga tertekan. Bitcoin Cash (BCH) turun 4,30 persen ke USD 568,25, Chainlink (LINK) melemah 6,32 persen ke USD 11,44. Monero (XMR) mencatat penurunan terdalam, 12 persen ke USD 444,84. Di sisi positif, LEO naik tipis 0,05 persen ke level USD 9,00, menunjukkan bahwa tidak semua kripto besar terdampak koreksi secara bersamaan.
Pergerakan Pasar dan Faktor Global
Volatilitas pasar kripto dipengaruhi oleh sentimen global, termasuk kebijakan moneter dan regulasi aset digital. Investor terus memantau perkembangan pasar untuk menentukan strategi buy-sell yang optimal. Pergerakan harga diperkirakan akan tetap fluktuatif, sehingga strategi mitigasi risiko menjadi penting. Stablecoin tetap menjadi pilihan untuk melindungi modal dari fluktuasi tinggi.
UBS dan Adopsi Kripto oleh Bank Institusi
Seiring volatilitas pasar, institusi keuangan mulai meningkatkan eksposur terhadap kripto. UBS berencana menawarkan opsi investasi kripto kepada klien perbankan swasta, memungkinkan perdagangan Bitcoin dan Ethereum.
Layanan ini bisa diperluas ke pasar Asia-Pasifik dan AS, mencerminkan meningkatnya permintaan aset digital dari klien kaya. Langkah UBS menegaskan tren adopsi kripto oleh institusi global, sejalan dengan minat bank besar seperti JPMorgan dan Morgan Stanley.
Kesimpulan dan Perspektif Pasar
Hari ini, pasar kripto berada dalam fase koreksi, dengan Bitcoin dan Ethereum memimpin pelemahan, sementara stablecoin tetap stabil. Altcoin besar mengalami tekanan signifikan, mencerminkan sentimen global yang belum stabil.
Di sisi lain, langkah institusi seperti UBS menunjukkan adopsi jangka panjang terhadap aset digital. Investor disarankan tetap berhati-hati, memanfaatkan stablecoin, dan memantau perkembangan global untuk strategi investasi yang lebih aman.