Ibu Kandung Pembuang Bayi di Bawah Pohon Mangga Bangkalan Diringkus Polisi

Ibu Kandung Pembuang Bayi di Bawah Pohon Mangga Bangkalan Diringkus Polisi
Ilustrasi Bayi (FOTO: NET)

BANGKALAN - Pelaku yang membuang bayi di Kampung Tanggungan, Desa Bragang, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, kini telah berhasil diamankan.

Pelaku diketahui merupakan ibu kandung dari bayi tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Eriek Triyasworo, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial SR (27) adalah warga Kecamatan Klampis.

"Pelaku kami amankan kurang dari 12 jam pasca penemuan bayi tersebut," ujar Eriek, Selasa (7/7/2026).

Eriek menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa SR sebenarnya telah memiliki suami.

Namun, suaminya sudah merantau bekerja di Malaysia selama tiga tahun.

"Jadi memang bayi tersebut hasil hubungan gelap antara pelaku dan pria lain," ungkap Eriek.

Setelah tiga tahun bekerja di luar negeri, suami SR kembali pulang dan mendapati istrinya sedang dalam kondisi hamil.

Eriek menuturkan bahwa kondisi tersebut memicu percekcokan di antara keduanya hingga sang suami memutuskan kembali ke rumahnya di desa lain di Kecamatan Klampis.

Sekitar dua minggu kemudian, SR melahirkan buah hatinya di teras rumah.

Berdasarkan pengakuan SR kepada polisi, ia melakukan proses persalinan tersebut sendirian.

"Pelaku melahirkan bayinya di teras rumah dan saat itu memang tidak ada orang lain," kata Eriek.

Karena panik aibnya akan terbongkar, pelaku segera membersihkan darah bekas persalinan.

Setelahnya, bayi berjenis kelamin laki-laki itu dibungkus menggunakan selimut dan baju pelaku.

"Bayi tersebut lalu pelaku taruh di bawah pohon mangga dan pelaku tinggal pulang ke rumahnya," ujar Eriek.

Sebelumnya, warga Kampung Tanggungan, Desa Bragang, Kecamatan Klampis menemukan bayi laki-laki di bawah pohon mangga pada Kamis, 2 Juli 2026.

Bayi itu ditemukan terbungkus kain kuning dengan kondisi masih disertai ari-ari.

Setelah menemukan bayi tersebut, warga segera membawanya ke bidan desa untuk mendapatkan penanganan medis.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index