JAKARTA - Wuling memiliki agenda untuk memperluas cakupan produknya dalam pasar otomotif Indonesia dengan menghadirkan kendaraan di kategori premium.
Selama beroperasi di tanah air, Wuling memang lebih dikenal sebagai jenama yang menyediakan harga sangat kompetitif.
Merek ini bahkan secara konsisten membidik pasar terbesar di Indonesia, yaitu kategori kendaraan dengan harga di bawah Rp 300 juta.
"Saya pikir, satu citra, perlahan-lahan berubah. Wuling bukan lagi merek termurah," ujar Vice President Saic GM Wuling (SGMW) Han Dehong di Liuzhou, China.
"Setelah perang harga, mobil Wuling tetap sama. Harganya lebih dari 300 juta sekarang. Saya pikir itu adalah citra Wuling yang secara perlahan berubah," kata dia.
Pihak SGMW telah memberikan bocoran mengenai rencana peluncuran empat model baru dari berbagai segmen yang siap dibawa ke Indonesia di masa depan.
Model-model tersebut mencakup All-New Car A-segment, Full-size Six-Seater SUV, Luxury Flagship SUV, serta Commercial Vehicle.
Proses perilisan keempat model baru ini dikabarkan tidak akan dilakukan secara serentak, melainkan secara bertahap melalui sejumlah langkah strategi.
Han Dehong sendiri masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kepastian peluncuran model flagship tersebut untuk pasar Indonesia.
Ia hanya menyatakan bahwa rencana itu kini menjadi salah satu opsi yang sedang dikaji secara mendalam sebagai tindak lanjut strategi Wuling di Indonesia.
Walau demikian, ia menegaskan kembali bahwa hingga saat ini belum diambil keputusan resmi terkait rencana ekspansi tersebut.
Han Dehong pun menjelaskan bahwa menembus pasar segmen flagship bukan hal yang mudah karena memerlukan pemahaman mendalam terhadap ekspektasi konsumen yang kelasnya berbeda dari segmen retail biasa.
Oleh karena itu, riset yang komprehensif masih sangat diperlukan sebelum pihak Wuling benar-benar menjalankan langkah strategis ini.
"Jadi kami belum memutuskannya, tapi kami yakin ada kesempatan di segmen itu," pungkasnya.
Hal yang menarik, saat mengunjungi markas besar SGMW di Liuzhou, China, dipajang pula model flagship milik Baojun, yang merupakan merek "saudara" Wuling di bawah naungan SGMW yang difokuskan untuk mengisi segmen lebih mewah.
Kendaraan premium yang dimaksud adalah Baojun Huajing S.
Model Wuling Huajing S ini telah diperkenalkan secara perdana dalam ajang Auto China yang berlangsung di Beijing pada April kemarin.
Kendaraan tangguh ini diproduksi melalui kolaborasi strategis antara pihak SAIC-GM-Wuling bersama dengan Huawei.
Berdasarkan data spesifikasi resmi yang dirilis oleh SGMW, Baojun Huajing S memiliki dimensi bodi dengan panjang 5.235 mm, lebar 1.999 mm, serta tinggi mencapai 1.800 mm dengan jarak sumbu roda sebesar 3.105 mm.
Dimensi masif tersebut memposisikan Huajing S ke dalam kategori SUV berukuran besar, yang hampir menyamai ukuran SUV tiga baris khas pabrikan Amerika.
Kapasitas ruang bagasinya sendiri berkisar antara 423 liter dan dapat dimaksimalkan hingga mencapai 1.268 liter saat kursi bagian belakang dilipat, serta didukung tangki bahan bakar berkapasitas 60 liter.
Mobil mewah ini mengaplikasikan sistem teknologi Plug in Hybrid Electric Vehicles (PHEV).
Ketika daya baterai terisi penuh, tingkat konsumsi bahan bakar untuk versi WLTC yang paling efisien dicatatkan oleh varian Enjoy Edition (tipe terendah) dengan angka 5,98 L/100km.
Terdapat empat tipe varian yang disediakan, yaitu:
- Huajing S 235km 4WD Qiankun Premium Edition sebagai varian tertinggi dengan sistem penggerak 4WD (motor depan + belakang) serta memiliki jarak tempuh mode listrik sejauh 235 km.
- Huajing S 255km Qiankun Premium Edition yang didukung sistem penggerak roda depan (FWD) serta memiliki jarak tempuh mode listrik sejauh 255 km.
- Huajing S 200km Qiankun Enjoy Edition yang diposisikan sebagai varian entry-level dengan sistem penggerak roda depan (FWD) serta memiliki jarak tempuh mode listrik paling pendek yaitu sejauh 200 km.