JAKARTA - Bintang sepak bola dunia Lionel Messi kini resmi menyandang status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia setelah sukses mengoleksi 18 gol dan melampaui rekor legendaris Miroslav Klose.
Penyerang yang kini menginjak usia 38 tahun tersebut mencatatkan sejarah baru kala membawa tim nasional Argentina menumbangkan Austria di babak penyisihan grup.
Di usianya yang sudah tidak muda lagi untuk ukuran pesepak bola profesional, performa fisiknya di atas lapangan hijau masih terlihat begitu luar biasa dan sangat kompetitif.
Rahasia stamina prima sang megabintang ternyata terletak pada kedisiplinannya yang sangat ketat dalam membatasi asupan makanan harian yang berfokus penuh pada kategori organik.
Ia diketahui rutin mengonsumsi air putih dalam jumlah besar untuk menjaga hidrasi tubuh serta menggunakan minyak zaitun jenis extra virgin sebagai bahan utama memasak.
Selain itu, konsumsi karbohidrat kompleks seperti biji-bijian utuh berindeks glikemik rendah dipadukan bersama buah dan sayur segar sebagai penyuplai antioksidan harian.
Pemain sepak bola ini juga sudah menjauhi konsumsi makanan cepat saji serta minuman berkarbonasi selama belasan tahun demi mempertahankan karier di tingkat tertinggi.
Dalam sebuah kesempatan setelah laga usai, sang kapten memberikan tanggapan langsung mengenai raihan performa timnya.
"Kami sangat senang dengan kejayaan ini, terutama kemenangannya. Ini adalah kemenangan yang sangat penting, diraih dengan susah payah dan pantas didapatkan. Ini memberi kami ketenangan pikiran untuk apa yang akan datang. Ini Piala Dunia, semua pertandingan sangat ketat, sangat intens," ujar sang bintang selepas pertandingan berakhir.