Iran dan AS Selesaikan Rancangan Pelonggaran Sanksi Minyak

Iran dan AS Selesaikan Rancangan Pelonggaran Sanksi Minyak
Ilustrasi Bendera iran (FOTO: NET)

TEHERAN - Iran bersama Amerika Serikat telah menyelesaikan rancangan pelonggaran sanksi sementara atas ekspor minyak Iran pada negosiasi di Swiss, menurut pernyataan anggota tim perunding Iran Hossein Ghorbanzadeh.

"Pembahasan teknis tersebut berakhir dengan perampungan draf terkait pelonggaran sementara sanksi yang dikenakan terhadap ekspor minyak Iran," katanya, seperti dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim.

Dia menerangkan bahwa perundingan di Swiss tidak cuma melingkupi pembahasan utama, melainkan juga pertemuan teknis terpisah guna mengulas pelbagai persoalan teknis.

Dia mengimbuhkan bahwa delegasi Iran turut membahas pencairan aset Iran yang dibekukan ketika bertemu dengan delegasi Qatar.

Berdasarkan laporan Tasnim, Ghorbanzadeh pun menyatakan ketetapan lain dalam memorandum yang disepakati di Islamabad tidak bakal berlaku sampai diraih penyelesaian akhir untuk menyudahi perang di Lebanon.

Negosiasi AS-Iran diawali pada Minggu (21/6) di resor Burgenstock, Swiss, dalam bingkai Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang ditujukan untuk membuka jalan bagi penyelesaian permanen perang antara AS, Israel, dan Iran.

Pada 14 Juni, Iran dan AS mempublikasikan bahwa mereka telah mencapai kesepahaman 14 poin lewat mediasi Pakistan guna menyudahi perang serta membereskan perselisihan lewat dialog dan negosiasi.

MoU itu mulai diimplementasikan pada 18 Juni pascaditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.

Aturan di dalamnya mencakup penghentian permusuhan di seluruh front, termasuk di Lebanon, pembukaan kembali Selat Hormuz, dan pencabutan blokade angkatan laut AS atas Iran.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index