KUALA KURUN - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, tengah mematangkan rencana pembangunan Balai Benih Ikan (BBI) di Kecamatan Rungan melalui penyusunan site plan kawasan BBI Gohong Rawai.
Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Gunung Mas, Eigh Manto, menjelaskan bahwa langkah ini sangat strategis untuk mendukung pemerataan pembangunan sektor perikanan di wilayah tersebut.
"Saat ini kami telah memiliki dua BBI, yakni di Kecamatan Kurun dan Kecamatan Tewah. Keberadaan BBI di Kecamatan Rungan akan melengkapi BBI di setiap zona pembangunan di Gumas," sambungnya.
Pemerintah daerah sendiri membagi wilayah pembangunan menjadi tiga zona, di mana Zona 1 mencakup Sepang, Mihing Raya, dan Kurun.
Sementara itu, Zona 2 terdiri dari Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya, sedangkan Zona 3 meliputi Tewah, Kahayan Hulu Utara, Miri Manasa, serta Damang Batu.
Hadirnya BBI di Kecamatan Rungan diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan benih ikan bagi masyarakat serta kelompok pembudidaya, khususnya di wilayah Zona 2.
Lokasi Kelurahan Jakatan Raya dipilih karena keberadaan DAM Gohong Rawai yang dinilai potensial untuk pengembangan kawasan budidaya perikanan.
"Dengan direncanakannya pembangunan BBI di Kecamatan Rungan, maka nantinya wilayah Zona 2 juga akan memiliki pusat pengembangan benih ikan sendiri," imbuhnya.
Rencana ini selaras dengan Program Tambun Bungai Mandiri yang diusung Bupati Jaya Samaya Monong dan Wakil Bupati Efrensia LP Umbing untuk penguatan sektor perikanan serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Eigh Manto menambahkan bahwa selain memacu produksi budidaya masyarakat, BBI ini berpotensi menyumbang PAD lewat penjualan benih ikan yang berkualitas.
Proses penyusunan site plan tersebut dibahas dalam rapat di Kuala Kurun pada Kamis (7/5) yang melibatkan berbagai perangkat daerah terkait dan tim pelaksana dari Universitas Palangka Raya.
Dalam pertemuan itu, dipaparkan kemajuan penyusunan rencana sekaligus pembahasan kebutuhan infrastruktur seperti akses jalan, listrik, internet, irigasi, hingga sistem pembuangan limbah.
Peserta rapat juga memberikan masukan untuk menyempurnakan dokumen perencanaan, serta menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam melengkapi data pendukung.
"Rencana pembangunan BBI di Kecamatan Rungan diharap dapat menjadi salah satu upaya memperkuat sektor perikanan, meningkatkan kemandirian benih ikan daerah, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan antarwilayah," demikian Eigh Manto.