Eri Cahyadi Siapkan Strategi Teknis Atasi Banjir Surabaya Selatan

Eri Cahyadi Siapkan Strategi Teknis Atasi Banjir Surabaya Selatan
Upaya atasi banjir di Surabaya dilakukan lewat berbagai strategi dan penambahan rumah pompa.

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi fokus pada pembangunan infrastruktur rumah pompa dan storage air untuk menuntaskan masalah banjir di Surabaya Selatan pada 2026.

Kawasan metropolitan di pesisir utara Jawa Timur ini tengah memacu perbaikan lingkungan guna meminimalisir dampak ekonomi akibat genangan air.

Eri Cahyadi menjelaskan bahwa penanganan genangan menjadi agenda krusial dalam program kerja pemerintah kota pada periode 12 bulan ke depan.

“Kita akan bangun rumah pompa baru di Panjang Jiwo itu depan SPBU, depan Gereja Bethany. Karena setiap tahun Nginden itu banjir. Jadi nanti akan bangun di sana, tahun ini,” ujar Eri, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Selasa (5/5/2026).

Langkah pembangunan infrastruktur ini akan difokuskan pada area krusial seperti Medokan Semampir dan wilayah sekitar Gereja Bethany Nginden.

Wali Kota menginstruksikan penggunaan teknologi Corrugated Concrete Sheet Pile sebagai solusi alternatif yang lebih efisien dibandingkan box culvert yang memerlukan biaya tinggi.

Eri Cahyadi memaparkan bahwa penggunaan material beton tersebut menjadi strategi finansial agar perbaikan saluran di Menanggal dan Gayung Kebonsari tetap berjalan tepat waktu.

Pemerintah juga berencana membangun fasilitas penampung air di kawasan Tenggilis Mejoyo untuk mengatasi keterbatasan lahan dalam pelebaran saluran drainase.

Sistem distribusi air melalui storage ini dirancang agar aliran menuju sungai besar seperti Kali Jagir dan Kali Surabaya dapat terbagi secara proporsional.

Seluruh rangkaian proyek fisik ini diproyeksikan mencapai tahap penyelesaian total pada bulan 11 tahun 2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index