JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi hari ini akhirnya mengawali perdagangan dengan penguatan pasca-anjlok cukup dalam sepanjang transaksi kemarin.
Indeks pasar modal dalam negeri ini terpantau melaju di zona hijau pada kisaran level 5.300-an.
Berdasarkan publikasi data RTI, Selasa (9/6/2026), hingga pukul 09.04 WIB IHSG menanjak 30,02 poin atau sekitar 0,56%, menuju ke posisi 5.372,16.
IHSG mengawali perdagangan pada posisi 5.344,68 lalu berfluktuasi dalam batas bawah 5.344,68 sampai batas atas 5.428,72.
Jumlah perputaran dana indeks pada sesi pagi ini menyentuh Rp 1,75 triliun melalui transaksi 3,74 miliar unit saham dengan total frekuensi sebanyak 120.943 kali.
Di fase awal bursa ini, tercatat ada 292 emiten mengalami kenaikan, 189 emiten mengalami penurunan, serta 206 emiten berjalan stagnan.
Di sisi lain, saham-saham perbankan raksasa tanah air yang pada hari kemarin terpantau kompak terkoreksi, sebagian kini mulai berbalik menguat.
Sebagai contoh, PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA hingga pukul 09.09 WIB merangkak naik 1,24% menuju posisi Rp 4.910.
Terdapat pula PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI yang terdongkrak 1,99% menuju posisi Rp 3.070.
Sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI terpantau masih terkoreksi sebesar 0,54% ke posisi Rp 3.690, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI melemah 0,39% menuju posisi Rp 2.580.
Kendati pada sesi pagi ini membukukan penguatan, performa IHSG tercatat sudah tergerus 23,90% dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
IHSG juga menujukkan penurunan hingga 35,07% dalam rentang waktu tiga bulan belakangan.
Serta, posisi IHSG merosot sebesar 35,98% jika dihitung dalam kurun enam bulan terakhir.
Sebagai informasi pelengkap, pada penutupan bursa hari Senin (8/6) kemarin IHSG finis melemah di level 5.300.
Hal ini mengindikasikan bahwa tren penurunan indeks pasar saham dalam negeri ini sudah tersendat pada akhir sesi kemarin dan saat ini mulai beralih ke zona hijau.
Masih mengacu pada rilis data RTI Business, IHSG terhitung menyusut 4,52% atau terpangkas 252 poin ke posisi 5.342 pada akhir transaksi kemarin.
IHSG pada hari tersebut sempat menyentuh batas tertinggi di level 5.523 dan batas terendah di level 5.317.
Sampai selesainya sesi perdagangan, terhitung total nilai transaksi menyentuh angka Rp 21,22 triliun dengan melibatkan perputaran 32,15 miliar unit saham yang ditransaksikan sebanyak 2.205.993 kali.