BELITUNG TIMUR - Masyarakat Pulau Buku Limau Kecamatan Manggar memberikan respons positif atas kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim).
Kehadiran langsung dari para pembuat kebijakan ini dianggap sebagai momen yang sangat berharga bagi warga setempat dalam mengutarakan keperluan pembangunan di daerah kepulauan mereka.
Muhlisin selaku Kepala Desa Buku Limau mengungkapkan bahwa warga merasa sangat gembira lantaran pihak pemerintah tidak sekadar berkunjung untuk menggelar prosesi pelantikan pejabat semata, melainkan turut membawa beragam program serta bantuan yang diperlukan oleh masyarakat.
"Dampaknya banyak. Selain pelantikan yang jarang terjadi di desa seperti ini, ada juga bantuan untuk masyarakat, sekolah, nelayan dan pembahasan program pembangunan yang memang dibutuhkan warga," kata Muhlisin, Sabtu, 30 Mei 2026.
Berdasarkan penuturannya, agenda kunjungan ini membuka kesempatan bagi warga untuk menyuarakan secara langsung aneka kebutuhan infrastruktur dan pembangunan yang selama ini menjadi fokus perhatian penghuni pulau.
Dia menerangkan bahwa beberapa program yang menjadi topik diskusi dalam kunjungan itu meliputi rencana perpanjangan fasilitas dermaga, bantuan untuk para nelayan, bantuan di bidang pendidikan, jaminan sosial, hingga agenda pemberdayaan warga lainnya.
"Warga tentu senang karena pemerintah datang langsung melihat kondisi kami di sini. Yang dibahas bukan hanya pelantikan, tetapi juga kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten menjelaskan bahwa kegiatan ini memang sengaja dilaksanakan demi mendekatkan pelayanan dari pihak birokrasi kepada penduduk di wilayah kepulauan, sekaligus memantau secara langsung progres pembangunan serta pelayanan publik di daerah terluar.
"Kami juga mengecek beberapa program yang sudah berjalan. Ada bantuan sosial, program makanan bergizi, termasuk rencana perpanjangan dermaga yang akan kami usulkan kepada Pak Gubernur," kata Kamarudin.
Bagi penduduk Pulau Buku Limau yang dihuni oleh kurang lebih 876 jiwa, kehadiran jajaran pemimpin daerah ini menjadi sebuah pembuktian penting bahwa roda pembangunan tidak cuma berpusat di wilayah daratan utama saja, melainkan ikut menyentuh area kepulauan yang termasuk ke dalam bagian dari Kabupaten Belitung Timur.