Pelni

Pelni Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik Lebaran Hingga H Plus Tujuh

Pelni Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik Lebaran Hingga H Plus Tujuh
Pelni Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik Lebaran Hingga H Plus Tujuh

JAKARTA - Lonjakan arus balik Lebaran melalui jalur laut mulai terlihat signifikan. 

PT Pelayaran Nasional Indonesia mencatat peningkatan jumlah penumpang. Mobilitas masyarakat masih tinggi setelah libur panjang. Kapal laut menjadi pilihan transportasi alternatif.

Perusahaan pelayaran milik negara tersebut melaporkan jumlah penumpang arus balik. Total mencapai 153.433 orang selama periode 23-29 Maret 2026. Angka ini menunjukkan minat masyarakat cukup besar. Pergerakan penumpang diperkirakan masih bertambah.

Puncak sementara tercatat pada 28 Maret 2026. Pada tanggal tersebut jumlah penumpang mencapai 25.635 orang. Lonjakan terjadi menjelang berakhirnya masa libur. Aktivitas perjalanan kembali meningkat.

Data tersebut menunjukkan arus balik berjalan bertahap. Pergerakan tidak terjadi secara serentak. Penumpang memilih jadwal berbeda. Hal ini membantu distribusi kepadatan.

Arus Balik Diperkirakan Masih Meningkat

Direktur Utama Pelni, Tri Andayani menyampaikan optimisme. Jumlah penumpang diprediksi terus meningkat. Periode arus balik masih berlangsung. Puncak diperkirakan belum sepenuhnya terjadi.

"Kami optimistis jumlah penumpang akan terus meningkat hingga periode arus balik berakhir pada 6 April 2026,” ujar Direktur Utama Pelni Tri Andayani alias Anda di Jakarta, Minggu. Pernyataan ini menunjukkan kesiapan perusahaan. Pelayanan tetap dioptimalkan.

Selama periode arus balik 23 Maret hingga 6 April 2026, penjualan tiket terus bertambah. Hingga 29 Maret 2026 tercatat 268.746 tiket telah terjual. Angka ini mencerminkan tingginya kebutuhan transportasi laut. Penumpang masih terus berdatangan.

Penjualan tiket tersebut memperlihatkan tren positif. Kapal laut menjadi pilihan utama. Rute antarpulau masih diminati. Mobilitas masyarakat tetap tinggi.

Penjualan Tiket Angkutan Lebaran

Secara keseluruhan, penjualan tiket angkutan Lebaran juga meningkat. Periode 6 Maret hingga 6 April mencatat angka signifikan. Total tiket terjual mencapai 585.744. Angka ini mendekati target.

Jumlah tersebut setara 91,4 persen dari proyeksi. Target awal sebesar 641.025 tiket. Capaian ini menunjukkan kinerja positif. Permintaan perjalanan laut tetap tinggi.

Peningkatan penjualan juga dipengaruhi faktor musiman. Lebaran menjadi momentum mobilitas besar. Jalur laut menjadi alternatif penting. Pelni memaksimalkan armada.

Dengan angka tersebut, perusahaan optimistis. Target penumpang hampir tercapai. Tren peningkatan masih berlangsung. Arus balik menjadi fokus utama.

Kesiapan Hadapi Puncak Arus Balik

Pelni memastikan kesiapan menghadapi puncak arus balik. Lonjakan diprediksi terjadi pada 2 April 2026. Persiapan operasional telah dilakukan. Armada dan kru disiagakan.

“Pelni siap melayani lonjakan penumpang hingga akhir periode pada 6 April 2026. Jika ada penumpang yang membutuhkan bantuan selama pelayaran, kru kapal kami siap melayani sepenuh hati,” ujarnya. Pelayanan menjadi prioritas. Penumpang diharapkan nyaman.

Perusahaan juga menyiapkan prosedur keselamatan. Standar keamanan tetap diterapkan. Setiap perjalanan diawasi. Operasional berjalan sesuai prosedur.

Meskipun penumpang meningkat, keamanan tetap diutamakan. Pelni menerapkan prinsip safety first. Target zero accident dijalankan. Pelayanan maksimal tetap diberikan.

Imbauan Bagi Calon Penumpang

Pelni mengingatkan calon penumpang segera membeli tiket resmi. Langkah ini untuk menghindari kehabisan kuota. Selain itu mencegah tiket tidak resmi. Pembelian dilakukan melalui kanal resmi.

“Bagi pemudik yang belum memiliki tiket untuk segera memesan melalui channel resmi Pelni agar terhindar dari risiko kehabisan kuota dan tiket yang tidak resmi. Kami juga mengingatkan penumpang untuk selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal serta menjaga kebersihan selama perjalanan,” ujarnya. Imbauan ini penting. Penumpang diminta disiplin.

Kepatuhan terhadap keselamatan menjadi fokus. Penumpang diminta mengikuti aturan. Kebersihan kapal juga dijaga. Kenyamanan perjalanan diharapkan terwujud.

Pelni berkomitmen menjaga kualitas layanan. Transportasi laut harus aman. Pelayanan juga diutamakan. Penumpang diharapkan merasa nyaman.

Diskon Tiket Dorong Lonjakan Penumpang

Salah satu faktor peningkatan penumpang adalah program diskon. Pelni memberikan potongan harga 30 persen. Program ini menarik minat masyarakat. Permintaan tiket meningkat.

Hingga 28 Maret 2026, realisasi pengguna diskon cukup besar. Jumlah mencapai 431.705 penumpang. Angka ini sekitar 96,9 persen dari proyeksi. Program dinilai berhasil.

Proyeksi awal sebesar 445.534 penumpang. Hampir seluruh kuota terserap. Diskon mendorong perjalanan lebih terjangkau. Masyarakat memanfaatkan kesempatan.

Program diskon berlangsung sejak 11 Februari 2026. Berlaku hingga kuota habis. Batas akhir keberangkatan 5 April 2026. Kebijakan ini mendukung mobilitas.

Dengan kesiapan operasional maksimal, Pelni optimistis. Arus balik berjalan lancar. Lonjakan penumpang dapat diatasi. Layanan transportasi laut tetap andal. 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index