Mudik

Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus Mudik Gratis Lebaran

Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus Mudik Gratis Lebaran
Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus Mudik Gratis Lebaran

JAKARTA - Antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terlihat begitu tinggi. Sejak pendaftaran dibuka, kursi yang tersedia hampir seluruhnya terisi. 

Program tahunan ini kembali menjadi solusi transportasi bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman saat Lebaran tanpa harus terbebani biaya perjalanan.

Melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, pemerintah daerah menyiapkan puluhan armada bus untuk melayani pemudik ke berbagai kota di Jawa Timur. Selain membantu masyarakat, program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran arus mudik serta memberikan fasilitas perjalanan yang aman dan nyaman.

Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Budi Basuki, menyampaikan bahwa program mudik gratis tahun ini kembali diselenggarakan dengan cakupan rute yang telah ditentukan. Lima kota tujuan menjadi fokus pemberangkatan dengan total puluhan armada yang telah dipersiapkan.

"Pendaftaran sudah kami buka sejak 10 Februari dan hampir penuh. Dari lima tujuan itu tinggal sekitar 50 kursi yang masih tersedia," kata Budi.

Rute Mudik Dan Ketersediaan Armada

Pada pelaksanaan tahun ini, Dishub Sidoarjo menyiapkan 28 armada bus dengan lima kota tujuan di Jawa Timur. Rute yang dilayani meliputi Sidoarjo-Banyuwangi, Sidoarjo-Jember, Sidoarjo-Ponorogo, Sidoarjo-Magetan, dan Sidoarjo-Trenggalek.

Total kuota yang disediakan mencapai sekitar 1.400 penumpang, dengan asumsi satu bus berkapasitas 50 orang. Jumlah tersebut hampir seluruhnya terisi hanya dalam waktu singkat sejak pendaftaran dibuka pada 10 Februari 2026. Tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa program ini sangat dinantikan setiap tahunnya.

Dengan hampir habisnya kursi yang tersedia, masyarakat yang berminat diimbau segera melakukan pendaftaran sebelum kuota benar-benar terpenuhi. Program ini menjadi alternatif transportasi yang efisien, terutama bagi warga yang ingin menghemat biaya perjalanan mudik.

Syarat Pendaftaran Dan Ketentuan Peserta

Budi menjelaskan bahwa syarat pendaftaran dibuat sederhana agar tidak memberatkan masyarakat. Program ini juga tidak membatasi hanya untuk warga ber-KTP Sidoarjo.

"KTP dan KK mana pun selama warga NKRI tetap kami terima. Jadi tidak harus warga Sidoarjo," jelasnya.

Kebijakan ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat dari berbagai daerah yang berdomisili atau bekerja di Sidoarjo untuk ikut serta. Dengan persyaratan yang mudah, pemerintah daerah berharap semakin banyak warga yang dapat memanfaatkan fasilitas mudik gratis ini.

Rencananya, pemberangkatan akan dilaksanakan pada 18 Maret 2026. Para peserta diminta berkumpul pukul 06.00 WIB di sisi utara Alun-alun Sidoarjo, tepatnya di depan Pendopo Kabupaten Sidoarjo. Di lokasi tersebut akan dilakukan registrasi ulang serta pembagian bus sesuai dengan tujuan masing-masing.

"Selain itu kami juga menyiapkan souvenir untuk setiap pemudik," tambahnya.

Pemberian souvenir menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para peserta, sekaligus menambah semangat kebersamaan menjelang perayaan Idul Fitri.

Koordinasi Arus Balik Antar Daerah

Tidak hanya fokus pada arus mudik, Dishub Sidoarjo juga menyiapkan skema untuk arus balik. Koordinasi telah dilakukan dengan pemerintah kabupaten tujuan agar pemudik yang ingin kembali ke Sidoarjo dapat difasilitasi dengan baik.

"Misalnya warga Banyuwangi yang ingin mudik ke Sidoarjo bisa melalui Dishub Banyuwangi. Bus kami yang berangkat 18 Maret sore atau malam bisa mengangkut pemudik misalnya warga dari kota Banyuwangi yang akan mudik ke Sidoarjo, agar tidak kosong," ujarnya.

Melalui koordinasi tersebut, armada yang digunakan untuk mengantar pemudik dari Sidoarjo ke daerah tujuan dapat dimanfaatkan kembali untuk perjalanan balik. Langkah ini dinilai efektif dalam memaksimalkan penggunaan bus sekaligus memberikan layanan dua arah bagi masyarakat.

Dishub Sidoarjo berharap sinergi antar daerah ini mampu mempermudah mobilitas masyarakat selama periode Lebaran. Selain itu, optimalisasi armada juga membantu mengurangi potensi kepadatan transportasi umum pada masa puncak arus balik.

Program mudik gratis ini tidak hanya menjadi bentuk pelayanan publik, tetapi juga wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran perayaan hari raya. Dengan penyediaan armada yang memadai, persyaratan yang mudah, serta koordinasi lintas daerah, diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tertib.

Antusiasme yang tinggi menunjukkan bahwa fasilitas ini sangat dibutuhkan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pun optimistis pelaksanaan mudik gratis tahun ini dapat berjalan lancar hingga arus balik selesai dilaksanakan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index