JAKARTA - Perhatian publik di Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 tidak hanya tertuju pada deretan kendaraan terbaru yang dipamerkan.
Di balik gemerlap otomotif, terdapat komitmen kuat untuk membangun fondasi industri melalui edukasi. Pendekatan ini menjadi penegasan bahwa pameran otomotif juga dapat menjadi ruang belajar yang inklusif.
Melalui berbagai program tematik, IIMS 2026 memadukan unsur hiburan, sosial, serta pendidikan dalam satu rangkaian acara terpadu. Kegiatan ini dirancang agar pengunjung dari berbagai kalangan, terutama generasi muda, dapat mengenal dunia otomotif secara lebih mendalam. Tidak sekadar melihat produk, tetapi memahami ekosistemnya.
Komitmen Edukasi Jadi Fondasi Industri
Project Manager IIMS 2026, Rudi MF, menilai edukasi menjadi fondasi penting dalam membangun industri otomotif yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pertumbuhan industri tidak bisa dilepaskan dari kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni dan adaptif terhadap perubahan.
“Edukasi menjadi pondasi penting bagi pertumbuhan industri otomotif. Sebab, industri otomotif yang kuat harus dibangun bersama dengan sumber daya manusia yang memahami teknologi, regulasi dan perkembangan industri,” ucap Rudi di IIMS 2026.
Pernyataan tersebut mencerminkan arah besar penyelenggaraan IIMS tahun ini. Edukasi diposisikan sebagai pilar utama yang berjalan beriringan dengan promosi dan transaksi kendaraan. Dengan begitu, IIMS tidak hanya berdampak pada penjualan, tetapi juga peningkatan literasi otomotif nasional.
IIMS School Day Out Kenalkan Otomotif Sejak Dini
Sebagai implementasi komitmen tersebut, IIMS 2026 kembali menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility melalui program IIMS School Day Out. Dyandra Promosindo mengundang siswa-siswi SDN Pisangan Timur 01 untuk berkunjung ke area pameran di JIExpo Kemayoran.
Sebelum keberangkatan, para siswa dilepas oleh Kepala Sekolah SDN Pisangan Timur 01, Anna Samosir. Setibanya di lokasi, para murid mengikuti exhibition tour yang mencakup Hall B3–C3, Hall B1–B2, Selasar GPN, Open Space Area, Hall A, Hall D, hingga Gambir Expo untuk beristirahat dan penyerahan bantuan sosial.
Rudi mengaku bahagia dapat mengenalkan dunia otomotif sejak dini kepada para siswa. Ia juga berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui kegiatan bernyanyi bersama untuk menciptakan suasana akrab dan edukatif. Selain itu, IIMS turut mengundang penyintas difabel untuk merasakan pengalaman berkunjung ke pameran.
“Kami di IIMS 2026 ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik semua. Kami berharap, mudah-mudahan adik-adik semua tercapai semua cita-citanya, bisa belajar dengan baik dan terus maju didampingi oleh bapak ibu guru di sekolah,” lanjut Rudi.
School Edutainment Angkat Budaya dan Kreativitas
Penguatan aspek pendidikan juga hadir melalui IIMS School Edutainment di MyPertamina Stage dengan Ratoe Jaroe Competition. Sepuluh finalis siswi SMA dan SMK se-Jabodetabek berkompetisi menampilkan tarian Saman, bekerja sama dengan Duta Saman Institute untuk melestarikan warisan budaya yang telah diakui UNESCO.
Program ini menunjukkan bahwa otomotif dan budaya dapat berjalan beriringan dalam satu panggung. Generasi muda tidak hanya diajak memahami teknologi kendaraan, tetapi juga mengekspresikan kreativitas seni dan menjaga identitas budaya bangsa.
Melalui kolaborasi tersebut, IIMS memperluas makna pameran otomotif menjadi ajang edutainment. Kehadiran kompetisi tari Saman menambah daya tarik sekaligus memperkaya pengalaman pengunjung yang datang dari berbagai latar belakang.
Parade Komunitas dan Dukungan UMKM
Di area Open Space, pengunjung dapat menyaksikan parade Iconic Car Mazda dan Honda Culture Indonesia Parade. Selain itu, IIMS juga memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di sektor otomotif maupun kuliner.
Beberapa di antaranya adalah TimePitStop Watch Fair, Pergikebulan, Katros Garage, Rusty Project, hingga berbagai kuliner khas daerah. Keterlibatan UMKM ini menjadi bagian penting dalam memperkuat rantai ekonomi kreatif yang terhubung dengan industri otomotif.
Dengan membuka ruang partisipasi bagi komunitas dan pelaku usaha kecil, IIMS mendorong pertumbuhan ekosistem yang lebih inklusif. Pameran tidak lagi hanya milik produsen besar, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi lintas sektor.
Automotive Hero Day dan Apresiasi Pahlawan Kota
Menjelang malam, IIMS Infinite Show menghadirkan Venom Monster Show, Burnout & Venom Monster, serta pertunjukan bertema Automotive Hero Day. Aksi heroik tim Pemadam Kebakaran DKI Jakarta menjadi sorotan utama dalam rangkaian acara tersebut.
Kolaborasi unik dengan Oplet Si Doel yang tampil di tengah armada pemadam kebakaran menambah daya tarik pertunjukan. Konsep ini menghadirkan pesan bahwa profesi penyelamat juga bagian dari ekosistem otomotif yang berperan penting dalam situasi darurat.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya karena IIMS secara konsisten dari tahun ke tahun acara ini berdampak pada pengembangan industri otomotif. Dan pada tema ‘Automotive Hero Day’ hari ini menghadirkan serta mengedukasi bagaimana tim Pemadam Kebakaran DKI Jakarta melaksanakan aksi heroik dalam situasi darurat,” Kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, di lokasi pada Selasa Malam (10-2-2026).
Sebagai bentuk apresiasi tambahan, IIMS memberikan fasilitas masuk gratis bagi guru, TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan petugas pemadam kebakaran yang berulang tahun pada hari kunjungan dengan menunjukkan kartu identitas. Kebijakan ini menjadi simbol penghargaan terhadap profesi yang berkontribusi besar bagi masyarakat.
Dengan rangkaian program edukatif, sosial, budaya, dan hiburan, IIMS 2026 menegaskan perannya sebagai lebih dari sekadar pameran kendaraan. Ajang ini berkembang menjadi ruang pembelajaran kolektif yang mendorong tumbuhnya industri otomotif nasional yang berkelanjutan dan inklusif.