Memilih Susu Sehat

Tips Lengkap Memilih Susu Sehat, Dari Kandungan Protein Hingga Kalori Harian

Tips Lengkap Memilih Susu Sehat, Dari Kandungan Protein Hingga Kalori Harian
Tips Lengkap Memilih Susu Sehat, Dari Kandungan Protein Hingga Kalori Harian

JAKARTA - Memilih susu kini tidak lagi sesederhana memilih rasa atau merek. 

Banyak orang mulai mempertimbangkan kandungan gizi, kebutuhan tubuh, hingga toleransi pencernaan sebelum menentukan pilihan. Dari sinilah pembahasan mengenai jenis susu paling sehat menjadi relevan untuk dipahami bersama.

Hingga saat ini, jenis susu yang paling populer adalah susu sapi. Namun selain susu sapi, ada beberapa jenis susu lainnya yang juga sehat. Apa saja itu? Selain susu sapi, ada sejumlah susu nabati, seperti susu kedelai, almond, dan susu dari kacang-kacangan lainnya.

Semua jenis susu ini aman untuk dikonsumsi. Sebagai panduan umum, kamu bisa memilih susu non-fat atau low-fat atau produk turunannya seperti yogurt, jika ingin dapat kandungan susu yang lebih sehat. Pertimbangan ini membantu menyesuaikan asupan lemak dan kalori harian.

Susu Paling Sehat Menurut Ahli Gizi

Pembahasan mengenai susu sehat turut melibatkan pandangan para ahli gizi. Salah satunya adalah Natalie Rizzo yang menilai pilihan susu berdasarkan kandungan nutrisi utamanya. Penilaiannya mencakup susu hewani dan nabati.

Menurut ahli gizi asal New York, Natalie Rizzo, ada dua jenis susu yang paling sehat, baik itu dalam bentuk full-fat maupun low-fat, yakni susu sapi dan susu kedelai. Penilaian tersebut didasarkan pada keseimbangan protein, vitamin, serta mineral. Keduanya dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi harian.

Namun ia menyertakan tiga pilihan susu lainnya yang juga sehat, kecuali susu oat. Alasannya karena susu oat mengandung lebih tinggi kalori dan karbohidrat dibanding susu nabati lainnya. Hal ini membuat susu oat kurang direkomendasikan sebagai pilihan utama.

"Secara keseluruhan, susu oat lebih tinggi kalorinya daripada banyak susu lainnya dan hanya menawarkan sedikit serat dan kalsium. Jika Anda menyukai susu oat karena rasanya, silakan saja, tetapi susu ini jelas bukan susu yang paling sehat," tulis Rizzo di laman Today.

Susu Sapi Tetap Menjadi Pilihan Utama

Di antara berbagai pilihan susu lainnya, susu sapi tetaplah yang paling sehat. Susu sapi mengandung kalsium dan vitamin D, dua nutrisi penting bagi kesehatan tulang. Kombinasi ini berperan besar dalam menjaga kepadatan tulang.

Mikronutrisi lainnya yang penting, ada vitamin B, vitamin A, dan kalium. Semua kandungan susu ini berkontribusi besar pada metabolisme, energi, penglihatan, dan tekanan darah. Oleh karena itu, susu sapi masih menjadi rujukan utama banyak orang.

Sayangnya, susu sapi mengandung gula sederhana yang disebut laktosa. Tak semua orang bisa toleran dengan kandungan ini. Bagi yang intoleran laktosa, minum susu bisa menyebabkan kembung, diare, atau perut bergas.

Susu Nabati dengan Protein Tinggi

Di urutan kedua, ada susu kedelai. Di antara semua susu nabati, susu kedelai yang paling sehat. Penilaian ini didasarkan pada kesetaraan kandungan proteinnya.

Salah satu pertimbangannya, karena kandungan protein dalam susu kedelai setara dengan susu sapi, yakni 8 gram protein per 8 ons. Kandungan ini menjadikannya alternatif yang sangat baik. Terutama bagi mereka yang menghindari produk hewani.

"Banyak merek memperkaya susu kedelai dengan kalsium dan vitamin D, tetapi pastikan untuk mengocoknya dengan baik sebelum diminum, karena nutrisi ini dapat mengendap di dasar wadah," Rizzo memberikan tips.

Jenis susu kacang polong memiliki kandungan nutrisi yang mirip dengan susu kedelai. Kandungan proteinnya juga mencapai 8 gram per 8 ons susu. Banyak merek memperkaya susu ini dengan berbagai vitamin dan mineral.

Tekstur susu ini sangat creamy, cocok bagi yang suka minum susu agak kental. Jika tidak terlalu suka rasa polong, kamu bisa memilih versi susu kacang polong plain. Pilihan ini membuatnya lebih fleksibel untuk dikonsumsi.

Pilihan Susu Rendah Kalori dan Lemak Sehat

Selanjutnya, ada susu almond. Jenis susu ini menggabungkan almond dan air sehingga teksturnya lebih encer. Karakteristik ini membedakannya dari susu lain.

Bagi yang ingin membatasi kalori, susu almond cocok untuk dikonsumsi. Susu ini hanya memiliki sekitar 40 kalori per cangkir. Namun kandungan proteinnya cenderung lebih rendah.

Meski demikian, banyak merek memperkaya susu almond dengan vitamin D dan kalsium. Penambahan ini membuatnya tetap bernilai gizi. Terutama bagi mereka yang fokus pada pengendalian berat badan.

Terakhir, ada susu rami yang terbuat dari biji rami. Susu ini kaya akan asam lemak omega-3 yang disebut alfa-linolenat. Kandungan ini memiliki manfaat kesehatan jantung.

Kandungan susu tersebut bermanfaat mengurangi risiko penyakit jantung dan peradangan. Namun di antara susu alternatif lainnya, susu rami memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi. Hal ini perlu diperhatikan dalam konsumsi harian.

Soal rasa, kamu juga perlu membiasakan diri dengan susu ini. Susu rami memiliki rasa seperti rumput atau tanah. Meski demikian, manfaat kesehatannya tetap menarik untuk dipertimbangkan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index