Liverpool

Liverpool Resmi Boyong Bek Jeremy Jacquet Seharga Satu Koma Tiga Triliun

Liverpool Resmi Boyong Bek Jeremy Jacquet Seharga Satu Koma Tiga Triliun
Liverpool Resmi Boyong Bek Jeremy Jacquet Seharga Satu Koma Tiga Triliun

JAKARTA - Liverpool dilaporkan telah mencapai kesepakatan fantastis untuk mendatangkan bek muda potensial asal Prancis, Jeremy Jacquet, pada bursa transfer musim dingin ini.

Langkah berani manajemen The Reds ini dilakukan guna mengamankan talenta lini belakang masa depan dari kejaran klub-klub besar Eropa lainnya pada musim depan nanti.

Pemain berusia 20 tahun yang saat ini memperkuat Stade Rennais tersebut diklaim telah menyetujui persyaratan pribadi untuk segera merapat ke kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris.

Kesepakatan ini menjadi sinyal kuat bahwa Liverpool ingin melakukan regenerasi total di jantung pertahanan mereka yang mulai dimakan oleh faktor usia para pemain pilar utamanya.

Total biaya yang harus dikeluarkan oleh kubu Anfield untuk mendapatkan tanda tangan Jacquet tidaklah main-main yakni mencapai angka fantastis sekitar 60 juta poundsterling.

Jika dikonversikan ke dalam mata uang lokal maka nilai tersebut setara dengan Rp 1,3 triliun yang menjadikannya sebagai salah satu bek muda termahal di dunia.

Proses negosiasi sendiri dikabarkan berjalan cukup alot mengingat pihak Rennes tidak ingin melepas aset berharga mereka dengan harga murah kepada para peminat dari luar negeri.

Meskipun kesepakatan sudah tercapai secara resmi namun bek tangguh tim nasional Prancis U-21 tersebut tidak akan langsung berseragam merah dalam waktu dekat ini.

Jeremy Jacquet dipastikan tetap akan membela panji Stade Rennais hingga akhir musim kompetisi 2025/2026 selesai guna menambah jam terbang dan pengalaman bermainnya di lapangan.

Rencana ini merupakan bagian dari klausul peminjaman kembali yang diminta oleh pihak Rennes agar kekuatan pertahanan mereka tidak langsung goyah di tengah musim yang berjalan.

Regenerasi Lini Belakang Anfield

Kehadiran Jacquet di Merseyside diharapkan mampu menjadi suksesor jangka panjang bagi kapten tim Virgil van Dijk yang kini sudah mulai memasuki usia senja karirnya.

Manajer Liverpool Arne Slot sangat terkesan dengan ketenangan serta kemampuan membaca permainan yang ditunjukkan oleh pemain didikan asli akademi Rennes tersebut sepanjang musim ini berlangsung.

Hingga saat ini Jacquet telah mencatatkan total 18 penampilan di semua kompetisi bersama klub asal Prancis tersebut dengan performa yang sangat konsisten di lini belakang.

Keunggulan fisik dan kemampuan duel udara menjadi alasan utama mengapa pemandu bakat Liverpool sangat merekomendasikan nama Jeremy Jacquet untuk segera diamankan di bursa transfer.

Statistik menunjukkan bahwa pemain muda ini memiliki tingkat keberhasilan tekel yang cukup tinggi dibandingkan bek-bek seusianya yang berlaga di kompetisi tertinggi liga utama Prancis saat ini.

Ketertarikan Liverpool ini sebenarnya bukan hal yang mendadak karena tim pemantau mereka sudah melihat perkembangan sang pemain sejak ia melakukan debut di tim utama Rennes.

Sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Liverpool sang pemain juga sempat dikaitkan dengan raksasa London yakni Chelsea yang juga sangat meminati jasa pemain potensial asal Prancis itu.

Namun manajemen Chelsea dikabarkan memilih untuk mundur dari persaingan setelah melihat nilai tawaran final yang diajukan oleh Liverpool dianggap terlalu tinggi bagi anggaran belanja mereka.

Keputusan Jacquet untuk memilih berlabuh ke Anfield juga didasari oleh proyek jangka panjang yang ditawarkan oleh klub peraih gelar Liga Champions sebanyak enam kali tersebut kepada dirinya.

Kritik Pedas Legenda Prancis

Meskipun kepindahan ini disambut gembira oleh para pendukung setia The Reds namun suara sumbang justru datang dari legenda sepak bola asal Prancis yakni Frank Leboeuf.

Mantan bek tim nasional Prancis tersebut memberikan komentar yang cukup menohok terkait besaran biaya transfer yang dikeluarkan oleh Liverpool untuk memboyong bek muda tersebut ke Inggris.

Leboeuf secara terang-terangan menyebut bahwa nominal tersebut sangat tidak masuk akal untuk pemain yang baru saja merasakan atmosfer kompetisi profesional di liga papan atas Eropa.

Pada sebuah wawancara yang dilakukan pada Senin 2 Februari 2026 sang legenda menyebut bahwa pasar transfer pemain saat ini sudah kehilangan arah dengan harga yang gila.

Ia menilai bahwa harga 60 juta poundsterling seharusnya diberikan kepada pemain yang sudah memiliki pengalaman matang di level internasional atau telah memenangkan gelar bergengsi bagi timnas.

Bahkan dalam komentarnya ia menyebut langkah ini dengan kata-kata "dasar bodoh" sebagai reaksi atas tingginya valuasi pemain muda yang belum teruji secara jangka panjang di kompetisi.

Menurut pandangan Leboeuf mendatangkan pemain dengan harga setinggi itu hanya akan memberikan beban mental yang sangat berat bagi Jeremy Jacquet saat pertama kali melakukan debut nanti.

Ia khawatir ekspektasi tinggi dari publik Anfield akan membuat sang pemain kesulitan untuk menunjukkan performa terbaiknya karena selalu dibayang-bayangi oleh label harga yang sangat fantastis itu.

Meski demikian pihak Liverpool tetap optimis bahwa Jacquet memiliki mentalitas yang cukup kuat untuk menghadapi tekanan besar yang akan ia hadapi saat merumput di kasta tertinggi Inggris.

Detail Kontrak Dan Tes Medis

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Jeremy Jacquet akan menandatangani kontrak jangka panjang bersama Liverpool dengan durasi hingga tahun 2031 mendatang jika semua proses medis berjalan lancar.

Pihak klub juga sudah menjadwalkan tes medis yang akan dilakukan secara bertahap sebelum sang pemain benar-benar diperkenalkan secara resmi sebagai bagian dari skuad utama di Anfield.

Gaji yang akan diterima oleh Jacquet kabarnya juga mengalami kenaikan yang sangat signifikan dibandingkan dengan apa yang ia terima saat masih berkostum Stade Rennais di Prancis.

Dengan skema pembayaran yang telah disepakati Liverpool akan membayar dana segar sebesar 55 juta poundsterling di awal serta tambahan bonus senilai 5 juta poundsterling di masa depan.

Bonus tersebut akan cair secara otomatis apabila sang pemain mampu mencapai target penampilan tertentu atau berhasil membawa klub meraih trofi di kompetisi domestik maupun tingkat Eropa.

Model kesepakatan seperti ini memang sering diterapkan oleh manajemen Liverpool di bawah kepemimpinan baru untuk menjaga stabilitas keuangan klub agar tetap sehat dalam jangka waktu panjang.

Pengumuman resmi mengenai kesepakatan ini telah dirilis oleh kedua belah pihak melalui saluran komunikasi resmi mereka pada hari Selasa 3 Februari 2026 waktu setempat kemarin malam.

Para pendukung kini hanya perlu menunggu hingga jendela transfer musim panas dibuka untuk melihat aksi nyata dari bek yang disebut sebagai salah satu bek terbaik masa depan.

Keyakinan Arne Slot terhadap potensi Jacquet diharapkan mampu membawa angin segar bagi skema pertahanan Liverpool yang sering menjadi sorotan karena rentan terkena badai cedera musim ini.

Persiapan Menuju Liga Inggris

Jeremy Jacquet sendiri mengaku sangat bangga bisa bergabung dengan klub sebesar Liverpool yang menurutnya merupakan impian bagi setiap pemain muda profesional yang ingin berkarir sukses di Eropa.

Ia berkomitmen untuk memberikan segalanya bagi Stade Rennais di sisa musim ini sebagai bentuk penghormatan terakhirnya sebelum memutuskan untuk memulai petualangan baru di tanah Britania Raya nanti.

Latihan fisik tambahan kabarnya sudah mulai dilakukan oleh sang pemain secara mandiri agar bisa langsung beradaptasi dengan intensitas permainan Liga Inggris yang terkenal sangat cepat dan keras.

Fokus utama Jacquet saat ini adalah membantu Rennes finis di posisi terbaik pada klasemen Ligue 1 agar klub tersebut bisa berkompetisi di kompetisi Eropa pada musim depan nanti.

Komitmen profesionalisme ini sangat dihargai oleh pihak Liverpool yang memang menginginkan pemain dengan integritas tinggi baik di dalam maupun di luar lapangan hijau dalam kehidupan sehari-harinya.

Rekan-rekan setimnya di Rennes juga memberikan dukungan penuh kepada Jacquet untuk bisa sukses di kompetisi yang lebih menantang setelah menunjukkan dedikasi yang luar biasa selama membela klub.

Harapan Baru Di Anfield

Kedatangan bek bertinggi badan ideal ini juga disambut positif oleh beberapa pemain senior di skuad Liverpool yang merasa persaingan di posisi bek tengah akan menjadi semakin kompetitif nantinya.

Persaingan sehat ini diyakini akan meningkatkan level performa seluruh anggota tim dalam upaya mereka mengejar gelar juara Liga Inggris yang semakin sulit untuk diraih setiap tahunnya saat ini.

Regenerasi yang dilakukan oleh manajemen klub merupakan bukti nyata bahwa mereka tidak ingin tertinggal dari para pesaing utama seperti Manchester City yang juga terus memperkuat kedalaman skuad.

Sejarah panjang Liverpool dalam mengorbitkan bek-bek tangguh dunia menjadi salah satu daya tarik utama bagi Jacquet untuk tidak ragu menerima pinangan dari klub yang bermarkas di Anfield.

Kini publik sepak bola hanya bisa menunggu pembuktian dari sang pemain di lapangan hijau apakah ia benar-benar layak ditebus dengan harga selangit atau justru sebaliknya nanti di masa depan.

Perjalanan karir Jeremy Jacquet di Liga Inggris dipastikan akan menjadi salah satu sorotan utama media olahraga dunia saat musim baru resmi bergulir pada pertengahan tahun 2026 mendatang nanti.

Dengan tuntasnya proses transfer ini Liverpool kini bisa lebih tenang dalam merancang strategi belanja pemain lainnya guna memperkuat sektor tengah dan depan yang juga butuh penyegaran skuad tim.

Visi besar manajemen untuk membangun tim yang kompetitif dalam satu dekade ke depan perlahan mulai terlihat bentuknya dengan kehadiran pemain-pemain muda bertalenta tinggi di setiap lini permainan mereka.

Semua pihak berharap agar proses adaptasi Jacquet nantinya bisa berjalan dengan mulus tanpa kendala cedera agar ia bisa langsung memberikan kontribusi nyata bagi prestasi klub di masa depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index