Energi

Persiapan Karier Gen Z di Industri Energi Bersama DSLNG 2026

Persiapan Karier Gen Z di Industri Energi Bersama DSLNG 2026
Persiapan Karier Gen Z di Industri Energi Bersama DSLNG 2026

JAKARTA - Industri energi nasional tengah bersiap menghadapi transisi besar yang menuntut ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap inovasi. Menyadari peran krusial generasi muda sebagai pemegang tongkat estafet, PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) secara aktif mengambil peran dalam membekali Generasi Z melalui forum strategis Energy Connect 5.0. Kegiatan ini menjadi jembatan bagi para mahasiswa untuk memahami kompleksitas sekaligus peluang karier di sektor gas alam cair (LNG) dan energi masa depan.

Acara yang diselenggarakan di Kantor Dyandra Promosindo, Jakarta Pusat, pada Sabtu tersebut, mengusung tajuk “Beyond the Barrels: Innovation and the Future of Energy Sector”. Lebih dari 60 mahasiswa berprestasi yang terpilih dari berbagai universitas ternama di wilayah Jabodetabek berkumpul untuk menyerap ilmu langsung dari para praktisi dan pemimpin industri.

Sinergi Pemerintah dan Industri dalam Penguatan SDM

Membuka jalannya diskusi, Direktur Eksekutif Indonesian Petroleum Association (IPA), Marjolijn Wajong, memberikan penekanan khusus pada fungsi IPA sebagai katalisator. Ia menegaskan peran IPA sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri energi dalam mendorong penguatan sumber daya manusia nasional di sektor strategis ini.

Dalam perspektif IPA, industri energi memiliki karakteristik yang sangat unik karena menuntut keseimbangan antara aspek teknis dan bisnis. Marjolijn menyoroti bahwa di sektor ini, setiap sumber daya harus diolah secara optimal dengan nilai komersial yang tepat. Hal ini menjadi sangat relevan mengingat meningkatnya kebutuhan energi dan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional yang membutuhkan tenaga ahli lokal yang kompeten.

Tips Tembus Industri Energi: Melampaui Standar IPK

Salah satu sesi yang paling dinanti oleh para mahasiswa adalah paparan dari Human Resources & General Affairs Senior Manager DSLNG, Dea Rehenda Ginting. Dalam sesi tersebut, DSLNG tidak hanya memberikan gambaran operasional perusahaan, tetapi juga memberikan bimbingan praktis mengenai strategi rekrutmen. Salah satu fokus utamanya adalah bagaimana menyusun curriculum vitae (CV) yang efektif dan menarik bagi perusahaan energi berstandar internasional.

Dea memberikan pesan tegas bahwa pencapaian akademik di kampus hanyalah langkah awal dari perjalanan panjang di dunia kerja. “IPK hanya pembuka. Yang menentukan adalah kejelasan kompetensi, dampak kontribusi, dan kesiapan profesional,” ujarnya. Pesan ini menekankan bahwa perusahaan energi kini lebih mengutamakan kandidat yang mampu menunjukkan hasil nyata, memiliki kemampuan pemecahan masalah yang baik, serta sikap profesional sejak dini.

Investasi Jangka Panjang DSLNG pada Talenta Nasional

Langkah DSLNG hadir dalam forum Energy Connect 5.0 menunjukkan komitmen perusahaan yang melampaui urusan produksi semata. Kehadiran DSLNG dalam forum ini menegaskan perannya bukan hanya sebagai produsen LNG dari Banggai untuk Global, tetapi juga sebagai mitra strategis pengembangan sumber daya manusia energi nasional.

Dengan berbagi wawasan industri dan tips profesional, DSLNG sedang melakukan investasi jangka panjang. Perusahaan ingin memastikan bahwa ketika mahasiswa-mahasiswa ini lulus, mereka tidak lagi merasa asing dengan ritme kerja di industri hulu hingga hilir migas. Melalui inisiatif ini, DSLNG berinvestasi langsung pada generasi muda agar siap terjun dan berkontribusi sejak hari pertama bekerja di sektor energi.

Membangun Masa Depan Energi Melalui Inovasi Gen Z

Tema "Beyond the Barrels" yang diusung dalam pertemuan tersebut mencerminkan bahwa masa depan energi tidak lagi hanya soal berapa banyak barel minyak atau ton gas yang dihasilkan, melainkan tentang bagaimana inovasi dapat menciptakan efisiensi dan keberlanjutan. DSLNG memposisikan diri sebagai mentor bagi mahasiswa agar mereka memiliki pola pikir inovatif tersebut sebelum resmi masuk ke dunia kerja.

Melalui Talkshow Energy Connect 5.0, diharapkan lahir talenta-talenta muda yang memiliki kesiapan mental dan teknis untuk menghadapi tantangan ketahanan energi nasional. DSLNG membuktikan bahwa dukungan terhadap sektor energi dimulai dari ruang-ruang diskusi mahasiswa, memastikan bahwa transisi energi Indonesia di masa depan berada di tangan generasi yang tepat dan telah dipersiapkan dengan matang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index