HARGA SEMBAKO

Update Harga Sembako Jawa Timur 2026: Cabai Rawit Mulai Melambung

Update Harga Sembako Jawa Timur 2026: Cabai Rawit Mulai Melambung
Update Harga Sembako Jawa Timur 2026: Cabai Rawit Mulai Melambung

JAKARTA - Dinamika harga kebutuhan pokok di wilayah Jawa Timur kembali menunjukkan tren fluktuatif pada penghujung Januari 2026. Berdasarkan pantauan terbaru, pergerakan harga pasar hari ini diwarnai dengan kontradiksi pada komoditas bumbu dapur; di saat harga bawang merah dan beberapa jenis cabai mengalami penurunan, harga cabai rawit justru merangkak naik cukup signifikan. Fenomena ini menjadi perhatian penting bagi rumah tangga dalam mengelola manajemen pengeluaran harian.

Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.

Memahami Esensi Sembilan Bahan Pokok (Sembako)

Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

Meski secara teknis cabai tidak masuk dalam daftar "Sembilan" komoditas tersebut, namun bagi masyarakat Indonesia, cabai merupakan kebutuhan dapur yang tidak kalah penting karena pengaruhnya yang besar terhadap inflasi dan konsumsi harian.

Rincian Harga Rata-Rata Komoditas di Jawa Timur

Berdasarkan data yang dihimpun dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur pada Kamis, 29 Januari 2026, berikut adalah daftar harga rata-rata yang berlaku di pasar:

Beras Premium: Rp 14.848/kg

Beras Medium: Rp 12.912/kg

Gula kristal putih: Rp 16.444/kg

Minyak goreng curah: Rp 18.541/kg

Minyak goreng kemasan premium: Rp 20.521/liter

Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 17.442/liter

Minyak goreng Minyakita: Rp 16.531/liter

Daging sapi paha belakang: Rp 119.445/kg

Daging ayam ras: Rp 35.688/kg

Daging ayam kampung: Rp 68.450/kg

Telur ayam ras: Rp 27.258/kg

Telur ayam kampung: Rp 45.795/kg

Susu kental manis (Bendera): Rp 12.618 (370 gr/kl)

Susu kental manis (Indomilk): Rp 12.509 (370 gr/kl)

Susu bubuk (Bendera): Rp 41.852 (400 gr/dos)

Susu bubuk (Indomilk): Rp 40.745 (400 gr/dos)

Garam bata: Rp 1.821

Garam halus: Rp 9.322/kg

Cabai merah keriting: Rp 27.517/kg

Cabai merah besar: Rp 25.639/kg

Cabai rawit merah: Rp 54.806/kg

Bawang merah: Rp 32.951/kg

Bawang putih: Rp 32.712/kg

Gas elpiji: Rp 19.809

Analisis Perubahan Harga Signifikan Hari Ini

Data Siskaperbapo menunjukkan pergerakan yang beragam. Bawang merah tercatat turun sebesar Rp 637 atau setara 1,90 persen dari harga sebelumnya. Tren penurunan ini juga diikuti oleh cabai merah keriting yang menyusut Rp 193 (0,70 persen) dan cabai merah besar yang turun 1,35 persen.

Namun, kabar kurang sedap datang dari komoditas cabai rawit merah. Harga cabai rawit naik tajam sebesar Rp 4.629 atau sekitar 9,23 persen. Selain itu, bawang putih juga mengalami kenaikan tipis sebesar Rp 122 atau 0,37 persen. Sementara itu, bahan pokok lainnya dilaporkan relatif stabil tanpa ada perubahan harga yang berarti.

Faktor Multisektoral yang Mempengaruhi Harga Sembako

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga sembako di pasar Jawa Timur:

Permintaan dan Penawaran: Jika permintaan meningkat, tapi penawaran tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, harga bisa turun.

Kondisi Cuaca: Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat cuaca buruk menyebabkan kenaikan harga.

Kebijakan Pemerintah: Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak.

Biaya Produksi dan Distribusi: Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang mempengaruhi harga sembako. Masalah rantai distribusi seperti kemacetan atau masalah logistik lainnya juga bisa mengurangi pasokan.

Faktor Moneter dan Ekonomi: Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama jika bahan pokok diimpor, dapat mempengaruhi harga. Depresiasi mata uang lokal akan membuat harga barang impor lebih mahal. Selain itu, inflasi tinggi cenderung menyebabkan kenaikan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.

Berbagai faktor ini mempengaruhi harga sembako sering kali berubah-ubah, sehingga memerlukan pengawasan serta kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas pasar. Perlu diingat bahwa harga yang tercantum di atas merupakan harga rata-rata di wilayah Jawa Timur, sehingga harga riil di setiap pasar mungkin akan sedikit berbeda tergantung pada lokasi dan biaya distribusi lokal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index