JAKARTA - Transportasi massal antarkota di Solo Raya dan Yogyakarta kembali menjadi sorotan setelah layanan KRL Solo–Jogja beroperasi normal pada Minggu, 25 Januari 2026.
Bukan hanya karena kembali berfungsi, tetapi juga karena pola perjalanan yang melayani masyarakat sejak pagi hingga malam hari. Jalur ini menjadi salah satu rute paling vital karena menghubungkan kawasan pendidikan, pusat ekonomi, pemerintahan, hingga destinasi wisata.
Dengan waktu tempuh relatif singkat dan tarif flat Rp8.000, KRL Solo–Jogja semakin memperkuat perannya sebagai moda transportasi yang efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan. Dalam kondisi lalu lintas antarkota yang kerap padat, KRL menjadi alternatif penting untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
KRL Solo–Jogja Beroperasi Normal Sejak Pagi
Layanan Kereta Rel Listrik (KRL) Solo–Jogja kembali beroperasi normal pada Minggu, 25 Januari 2026 dengan pola perjalanan yang melayani mobilitas masyarakat sejak pagi hingga malam hari. Moda transportasi massal ini menjadi andalan perjalanan lintas Solo Raya dan Daerah Istimewa Yogyakarta berkat waktu tempuh yang relatif singkat dan tarif yang terjangkau.
Rangkaian perjalanan KRL Solo–Jogja dimulai dari Stasiun Palur sebagai titik awal keberangkatan. Kereta kemudian melintasi sejumlah stasiun strategis di wilayah Kota Solo dan Kabupaten Klaten sebelum berakhir di Stasiun Tugu Yogyakarta sebagai tujuan akhir.
Koridor Solo–Jogja, Jalur Terbanyak Penumpang
Koridor Solo–Jogja merupakan salah satu jalur transportasi publik tersibuk karena menghubungkan pusat pendidikan, ekonomi, pemerintahan, serta kawasan pariwisata di dua wilayah tersebut. Tingginya frekuensi perjalanan membuat KRL menjadi pilihan utama masyarakat untuk aktivitas harian maupun perjalanan insidental.
Dengan keberadaan KRL yang terus stabil, masyarakat dapat lebih mudah merencanakan mobilitas harian, terutama bagi pelajar dan pekerja yang mengandalkan transportasi massal untuk kegiatan rutin.
Tarif Flat Rp8.000, Efisien dan Ramah Lingkungan
Dengan tarif flat Rp8.000 untuk satu kali perjalanan, KRL Solo–Jogja dinilai sebagai moda transportasi publik yang efisien, ramah lingkungan, dan ekonomis. Keberadaannya turut berkontribusi menekan penggunaan kendaraan pribadi di jalur antarkota yang kerap padat, terutama pada akhir pekan.
KRL juga menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Yogyakarta dari Solo, atau sebaliknya, tanpa perlu mengkhawatirkan biaya tinggi dan kemacetan di jalan raya.
Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja 25 Januari 2026
Berikut jadwal lengkap perjalanan KRL Solo–Jogja pada Minggu, 25 Januari 2026, berdasarkan stasiun keberangkatan:
Stasiun Palur
05.00 | 06.05 | 07.15 | 08.56 | 10.40 | 12.50 | 13.43 | 15.35 | 16.35 | 18.05 | 19.45 | 20.42 WIB
Stasiun Jebres
05.06 | 06.11 | 07.21 | 09.02 | 10.46 | 12.56 | 13.49 | 15.41 | 16.41 | 18.11 | 19.51 | 20.48 WIB
Stasiun Solo Balapan
05.13 | 06.18 | 07.27 | 09.08 | 10.52 | 13.03 | 13.55 | 15.48 | 16.47 | 18.19 | 20.01 | 20.54 WIB
Stasiun Purwosari
05.18 | 06.23 | 07.32 | 10.57 | 11.24 | 14.00 | 15.53 | 16.52 | 18.24 | 20.06 | 20.59 WIB
Stasiun Ceper
05.39 | 06.44 | 07.53 | 09.46 | 11.17 | 13.29 | 14.20 | 16.14 | 17.12 | 18.44 | 20.27 | 21.19 WIB
Stasiun Klaten
05.48 | 06.53 | 08.02 | 09.55 | 11.26 | 13.38 | 14.29 | 16.23 | 17.21 | 18.53 | 20.36 | 21.28 WIB
Tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta
06.23 | 07.29 | 08.39 | 10.27 | 11.59 | 14.12 | 15.06 | 16.56 | 17.55 | 19.25 | 21.09 | 22.01 WIB
KRL Memberi Fleksibilitas Mobilitas Antarkota
Dengan jadwal yang tersebar merata sepanjang hari, KRL Solo–Jogja memberikan fleksibilitas tinggi bagi pekerja, pelajar, hingga wisatawan yang beraktivitas di wilayah Solo Raya dan Yogyakarta, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas antarkota berbasis transportasi publik.