BNI

Program KUR BNI 2026 Bantu UMKM Tingkatkan Modal Usaha Secara Berkelanjutan

Program KUR BNI 2026 Bantu UMKM Tingkatkan Modal Usaha Secara Berkelanjutan
Program KUR BNI 2026 Bantu UMKM Tingkatkan Modal Usaha Secara Berkelanjutan

JAKARTA - Program pembiayaan bagi pelaku usaha kecil kembali menjadi perhatian menjelang tahun 2026. 

Bank Negara Indonesia menghadirkan Kredit Usaha Rakyat atau KUR sebagai solusi permodalan yang mudah diakses. Skema ini dirancang untuk membantu UMKM mengembangkan usaha secara berkelanjutan dengan dukungan pembiayaan yang terjangkau.

KUR BNI 2026 ditujukan bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal tanpa proses yang berbelit. Program ini menawarkan bunga rendah dengan sistem pembayaran yang disesuaikan kemampuan debitur. Dengan proses yang relatif cepat, KUR menjadi pilihan utama bagi UMKM yang ingin naik kelas.

Kehadiran KUR BNI juga diharapkan mampu memperkuat struktur ekonomi nasional. Pembiayaan ini menyasar berbagai sektor usaha produktif yang memiliki potensi berkembang. Dengan demikian, pelaku UMKM dapat lebih fokus pada peningkatan kualitas dan kapasitas usaha.

Ketentuan Umum Pengajuan KUR BNI

Pengajuan KUR BNI 2026 memiliki beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi calon debitur. Ketentuan ini bertujuan memastikan pembiayaan diberikan kepada pelaku usaha yang benar-benar produktif. Setiap pemohon wajib memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha.

Calon pemohon KUR BNI merupakan Warga Negara Indonesia yang telah berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah. Usaha yang dijalankan harus aktif dan telah beroperasi sekurang-kurangnya selama enam bulan. Ketentuan ini berlaku untuk memastikan usaha memiliki kesinambungan.

Selain itu, pemohon tidak sedang menerima Kredit Produktif atau Kredit Program lainnya di luar KUR. Meski demikian, pemilik Kredit Kepemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor tetap diperbolehkan mengajukan KUR. Syarat tambahan lainnya adalah kepemilikan kartu kredit dengan riwayat pembayaran yang lancar.

Tahapan Pengajuan KUR BNI Secara Daring

Pengajuan KUR BNI 2026 dapat dilakukan melalui layanan daring yang telah disediakan. Langkah awal dimulai dengan mengakses laman eform BNI untuk proses pendaftaran. Sistem ini dirancang agar mudah digunakan oleh pelaku UMKM.

Pemohon diwajibkan membaca seluruh syarat dan ketentuan yang tercantum sebelum melanjutkan proses. Setelah itu, pemohon perlu mencentang kolom persetujuan sebagai tanda memahami ketentuan. Tahapan ini menjadi dasar sebelum pengisian data dilakukan.

Selanjutnya, pemohon mengisi data pribadi serta informasi usaha secara lengkap dan akurat. Setelah pengajuan dikirim, pemohon diminta menunggu informasi lanjutan dari pihak bank. Tim BNI kemudian akan melakukan survei lokasi usaha dan wawancara singkat.

Proses Verifikasi dan Penilaian Kredit

Tahap verifikasi menjadi bagian penting dalam pengajuan KUR BNI 2026. Petugas bank akan meninjau langsung kondisi usaha yang dijalankan pemohon. Proses ini bertujuan memastikan kelayakan usaha sesuai ketentuan pembiayaan.

Wawancara dilakukan untuk menggali informasi tambahan mengenai operasional usaha. Penilaian meliputi arus kas, prospek usaha, dan kemampuan pembayaran cicilan. Hasil penilaian ini menjadi dasar keputusan pemberian kredit.

Pemohon akan menerima hasil pengajuan dalam rentang tiga hingga tujuh hari kerja. Jika pengajuan disetujui, pihak bank akan menghubungi pemohon untuk tahap berikutnya. Proses dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak kredit secara resmi.

Jenis Produk KUR yang Ditawarkan

BNI menyediakan beberapa pilihan produk KUR yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha. Plafon KUR mikro ditetapkan mulai dari Rp10 juta hingga Rp50 juta. Besaran ini memberi fleksibilitas bagi pelaku UMKM dalam mengatur modal usaha.

Jenis kredit yang tersedia terdiri dari Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi. Kredit Modal Kerja digunakan untuk kebutuhan operasional usaha sehari-hari. Sementara itu, Kredit Investasi ditujukan untuk pembelian aset pendukung usaha.

Tujuan pembiayaan mencakup berbagai sektor usaha produktif. Sektor tersebut antara lain pertanian, perikanan, industri, pengolahan, perdagangan, dan jasa. Penyaluran kredit mengikuti ketentuan pemerintah terkait program KUR Mikro.

Suku Bunga dan Biaya yang Perlu Diketahui

KUR BNI 2026 menawarkan suku bunga yang kompetitif bagi pelaku UMKM. Baik Kredit Modal Kerja maupun Kredit Investasi dikenakan bunga maksimal enam persen efektif anuitas per tahun. Skema ini memberikan keringanan dalam pembayaran cicilan.

Jangka waktu kredit disesuaikan dengan jenis pembiayaan yang dipilih. Kredit Modal Kerja memiliki tenor maksimal tiga tahun. Sementara Kredit Investasi dapat memiliki jangka waktu hingga lima tahun.

Selain bunga, terdapat biaya administrasi yang perlu diperhatikan pemohon. BNI menetapkan biaya administrasi sebesar Rp150.000 untuk setiap pengajuan. Apabila terjadi keterlambatan pembayaran, dikenakan denda lima persen per tahun dari jumlah tunggakan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index