apa itu tabungan berjangka

Apa Itu Tabungan Berjangka: Manfaat hingga Produk Terbaik

Apa Itu Tabungan Berjangka: Manfaat hingga Produk Terbaik
apa itu tabungan berjangka

Apa itu tabungan berjangka? Tabungan berjangka adalah salah satu produk keuangan yang membantu seseorang dalam mencapai tujuan finansial dengan cara menabung secara teratur dan disiplin. 

Banyak orang menginginkan pengelolaan keuangan yang lebih teratur agar dapat mencapai tujuan finansialnya, namun sering kali godaan untuk menggunakan uang yang seharusnya ditabung datang begitu saja. 

Contohnya, ketika ada sisa uang di dompet, terkadang godaan untuk membeli hal-hal yang tidak direncanakan, seperti kopi atau makan di kafe, lebih besar daripada menabungnya. 

Hal ini sering kali menghalangi rencana keuangan untuk berhasil. Untuk mengatasi hal ini, tabungan berjangka bisa menjadi solusi yang efektif. 

Dengan tabungan berjangka, kamu akan memiliki komitmen untuk menabung secara rutin sampai mencapai jangka waktu yang telah disepakati. 

Jika dana ditarik sebelum waktunya, kamu akan dikenakan penalti, yang membuat kamu lebih disiplin. 

Lantas, apa itu tabungan berjangka? Inilah jawabannya untuk kamu yang ingin merencanakan keuangan dengan lebih matang.

Apa Itu Tabungan Berjangka?

Apa itu tabungan berjangka? Tabungan berjangka adalah jenis simpanan yang memiliki periode waktu tertentu, mulai dari 6 bulan hingga 20 tahun. 

Di awal, sudah ada kesepakatan mengenai jumlah nominal dan durasi penyimpanan, yang berarti uang dalam tabungan ini tidak bisa diambil sembarangan. 

Setiap bulan, dana untuk tabungan berjangka biasanya akan dipotong secara otomatis (auto debet) dari rekening yang telah terdaftar.

Manfaat Tabungan Berjangka

1. Suku Bunga Menarik

Jika dibandingkan dengan tabungan biasa, tabungan berjangka menawarkan suku bunga yang lebih tinggi dan kompetitif. 

Keuntungan berupa bunga yang diterima setiap bulan dapat berkembang seiring berjalannya waktu. Semakin lama dana disimpan, semakin besar pula bunga yang akan terkumpul.

2. Membantu Menumbuhkan Disiplin Menabung

Tabungan berjangka dapat membantu membangun kebiasaan menabung yang disiplin. Fasilitas autodebet memungkinkan kamu menyetor jumlah yang sama setiap bulan, sehingga mempermudah untuk menabung secara teratur dan konsisten tanpa gangguan.

3. Keamanan Dana

Salah satu keuntungan utama menabung di bank, termasuk tabungan berjangka, adalah keamanan dana. Uang yang disimpan lebih aman dibandingkan menyimpannya di rumah atau membawa setoran tunai dalam jumlah besar ke bank. 

Selain itu, dana yang disimpan di bank dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), yang memastikan keamanan dana jika bank mengalami likuidasi.

4. Setoran Terjangkau

Tabungan berjangka biasanya memungkinkan setoran yang cukup terjangkau, mulai dari Rp100 ribu setiap bulan. Walaupun nominalnya terkesan kecil, namun dengan disiplin menabung, kamu bisa mengumpulkan jumlah yang signifikan di akhir periode.

5. Fasilitas Asuransi

Banyak produk tabungan berjangka yang menawarkan perlindungan asuransi, baik itu asuransi jiwa maupun asuransi kecelakaan bagi nasabahnya. 

Beberapa bank juga memberikan jaminan untuk melanjutkan setoran hingga periode berakhir, bahkan jika nasabah tidak dapat melanjutkan setoran mereka.

Cara Kerja Tabungan Berjangka

Tabungan berjangka memiliki sistem yang berbeda dengan tabungan biasa. Pada tabungan biasa, nasabah menyetor uang ke bank dan menerima bunga yang dihitung berdasarkan saldo yang ada di rekening dalam periode tertentu. 

Uang tersebut dapat diakses kapan saja melalui teller, ATM, atau layanan perbankan online. Sementara itu, pada tabungan berjangka, nasabah menyetorkan uang sesuai jumlah yang disepakati untuk jangka waktu tertentu yang juga telah ditentukan.

Penyertaan dana dilakukan melalui autodebet dari rekening tabungan biasa setiap bulannya.

Daftar Produk Tabungan Berjangka dari Bank Terbaik

Bagi kamu yang ingin menabung dengan cara berjangka, berikut beberapa pilihan produk tabungan berjangka terbaik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu:

1. Tabungan Pendidikan CIMB Niaga

Produk ini menawarkan suku bunga tinggi serta dana yang terjamin hingga Rp160 juta. Dengan setoran minimum Rp100.000, nasabah akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp5.000.

2. PermataMasa DEPAN Reguler

Produk tabungan berjangka dari Bank Permata ini fleksibel, tanpa setoran awal, dan menawarkan suku bunga 2,5%. Jangka waktu dan setoran dapat disesuaikan dengan kemampuan serta kebutuhan nasabah.

3. Maybank Tabungan MyPlan USD

Tabungan ini memberikan bunga 1,5% untuk jangka waktu lebih dari satu tahun tanpa biaya administrasi bulanan. Cocok bagi nasabah yang menginginkan tabungan berjangka dalam bentuk USD.

4. Mandiri Tabungan Rencana

Tabungan berjangka dari Bank Mandiri ini memungkinkan penyetoran otomatis melalui autodebet bulanan. Setoran awal minimum Rp100.000, dengan fasilitas asuransi hingga Rp5 juta dan bunga yang kompetitif.

5. Jenius Dream Saver

Produk dari Bank BTPN untuk pengguna aplikasi Jenius ini menawarkan bunga 4% per tahun tanpa biaya administrasi, ideal untuk mewujudkan tujuan keuangan jangka panjang.

6. BritAma Rencana BRI

Tabungan berjangka dari Bank BRI ini tidak membebankan biaya administrasi bulanan, dengan bunga 1% per tahun dan tenor hingga 20 tahun.

7. BNI Tapenas

Dari Bank BNI, produk ini menawarkan asuransi hingga Rp6 miliar dan bunga 3,25% per tahun. Namun, terdapat biaya administrasi bulanan sebesar Rp18.000.

8. Tahapan BCA Berjangka

Dengan setoran bulanan mulai dari Rp500.000, tabungan ini memiliki bunga antara 2,5% hingga 3,5% per tahun, tergantung pada jangka waktu. Selain itu, nasabah juga mendapatkan fasilitas asuransi jiwa tanpa medical check-up.

Keuntungan Memiliki Tabungan Berjangka

Membuka tabungan berjangka memberikan sejumlah keuntungan sebagai berikut:

  • Membantu meningkatkan kedisiplinan dalam menabung.
  • Menawarkan suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa.
  • Beberapa produk menyediakan fitur asuransi, memberikan perlindungan tambahan bagi nasabah.
  • Dana yang disimpan dijamin oleh LPS, memastikan uang tetap aman meskipun bank mengalami kesulitan.
  • Setoran awal yang terjangkau, memudahkan nasabah untuk memulai menabung tanpa beban besar.

Kekurangan Memiliki Tabungan Berjangka

Walaupun tabungan berjangka menawarkan banyak manfaat, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memilih produk ini. Apa saja?

  • Dana tidak bisa ditarik kapan saja saat dibutuhkan.
  • Jika saldo dicairkan sebelum waktu yang ditentukan, akan ada denda.
  • Beberapa jenis tabungan ini menerapkan biaya administrasi.

Ketentuan Penjaminan Tabungan Berjangka oleh LPS

Tabungan berjangka yang ditawarkan oleh bank-bank besar biasanya telah mendapat jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang aman, bahkan untuk penyimpanan dalam jangka panjang. 

Jika suatu saat terjadi masalah pada bank, dana nasabah tetap terlindungi berkat adanya jaminan dari LPS.

Ketentuan Pajak Tabungan Berjangka

Seperti halnya deposito dan jenis tabungan lain di bank, nasabah dikenakan pajak penghasilan bruto sebesar 20% dari total penghasilan bruto, dan pajak ini bersifat final.

Namun, tidak semua bunga tabungan dan diskonto dikenai pajak. Ada beberapa pengecualian, seperti:

  • Nasabah perorangan dengan penghasilan di bawah PTKP.
  • Bunga dari tabungan atau deposito dengan saldo tidak lebih dari Rp7,5 juta.

Perbedaan Deposito dengan Tabungan Berjangka

Meskipun deposito dan tabungan berjangka tampak mirip, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Dalam tabungan berjangka, nasabah diwajibkan untuk menyetor dana awal serta melakukan setoran rutin setiap bulan selama periode tertentu.

Sementara itu, deposito mengharuskan nasabah menyimpan dana dalam jumlah besar di awal tanpa perlu melakukan setoran tambahan setiap bulan. 

Oleh karena itu, penting untuk memilih metode menabung yang paling sesuai dengan kondisi finansial dan kebutuhanmu.

Dari segi imbal hasil, tabungan berjangka dan deposito juga memiliki perbedaan. Bunga tabungan berjangka cenderung lebih rendah dibandingkan deposito, tetapi pajak yang dikenakan juga lebih kecil.

Selain itu, tujuan penggunaan keduanya juga berbeda. Tabungan berjangka lebih ditujukan sebagai sarana menabung, sementara deposito lebih berorientasi pada investasi. 

Keputusan untuk memilih salah satunya bergantung pada kebutuhan serta perencanaan keuangan masing-masing individu.

Sebagai penutup, memahami apa itu tabungan berjangka akan membantumu memilih strategi menabung yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index