Menang Sengit 4-2 Atas Haiti, Maroko Amankan Tiket 32 Besar

Kamis, 25 Juni 2026 | 11:18:02 WIB
Pemain Maroko (FOTO: NET)

ATLANTA - Maroko berhasil menyudahi perlawanan ketat dari Haiti untuk melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah memetik kemenangan 4-2 pada pertandingan pamungkas Grup C di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis pagi WIB.

Haiti sempat unggul dua kali terlebih dahulu melalui gol bunuh diri penjaga gawang Yassine Bounou serta sepakan indah Wilson Isidor, namun Achraf Hakimi dan Ismael Saibari mampu membawa Maroko menyamakan skor sebelum jeda.

Skuat Maroko kemudian berbalik memimpin melalui torehan Soufiane Rahimi sebelum akhirnya Gessime Yassine memastikan keunggulan menjadi 4-2 yang sekaligus meloloskan Brasil ke fase 32 besar, merujuk pada data resmi FIFA.

Tim Singa Atlas mengakhiri fase grup di posisi kedua Grup C lewat raihan tujuh poin, setara dengan Brasil, namun sang pemilik lima gelar juara dunia unggul dalam produktivitas gol keseluruhan dengan surplus enam berbanding surplus tiga, usai menumbangkan Skotlandia 3-0 di partai lainnya.

Haiti terpaksa menyudahi perjalanan mereka dalam momen kembalinya ke Piala Dunia setelah lebih dari separuh abad dengan hanya mencicipi tiga pertandingan di fase grup.

Mereka terdampar di posisi juru kunci Grup C tanpa mengoleksi satu poin pun.

Sementara itu, Skotlandia yang finis di peringkat ketiga kudu menanti hasil akhir dari grup lain, dengan asa bisa menjadi salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik lewat modal tiga poin serta defisit lima gol.

Paruh pertama laga menyuguhkan duel yang sengit antar kedua kesebelasan dan di luar dugaan Haiti mampu mencuri gol pembuka saat pertandingan belum berjalan 10 menit.

Berawal dari pergerakan Jean-Kevin Duverne yang menusuk dari sisi kanan, ia melepaskan umpan mendatar yang disambut oleh sontekan tumit Lenny Joseph.

Bola bergulir masuk ke gawang setelah berbelok akibat mengenai Bounou, sehingga dicatat sebagai gol bunuh diri dari kiper utama Maroko itu.

Gol tersebut mendongkrak rasa percaya diri skuat Haiti, namun Maroko langsung merespons dan berupaya mengejar meski baru bisa menyamakan skor pada menit ke-39 memanfaatkan kesalahan kiper Johny Placide dalam menghalau umpan silang, di mana Hakimi dengan sigap menyambar bola di depan gawang.

Hanya berselang empat menit, Haiti langsung membalas lewat aksi impresif Isidor yang menguasai bola di luar area penalti lalu melepaskan tembakan melengkung ke pojok atas gawang yang gagal dijangkau Bounou, mengubah kedudukan kembali unggul 2-1 bagi Haiti.

Sayangnya keunggulan Haiti kali ini tidak bertahan lama, karena semenit memasuki masa injury time Maroko langsung membuat keadaan kembali seimbang lewat eksekusi Saibari yang memaksimalkan umpan tarik Hakimi.

Kedua kesebelasan menuju ruang ganti dengan skor sama kuat 2-2.

Memasuki paruh kedua, Maroko bermain dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi dan akhirnya sukses membalikkan keadaan pada menit ke-78 lewat aksi Rahimi yang baru bermain delapan menit menggantikan Saibari.

Rahimi menyambut operan mendatar dari Chadi Riad dengan tendangan keras yang gagal dibendung oleh Placide.

Satu menit sebelum waktu normal berakhir, penyerang pengganti Yassine memastikan kemenangan Maroko lewat sontekan ringan ke gawang yang sudah kosong saat ia berdiri bebas tanpa kawalan untuk meneruskan umpan Rahimi.

VAR sempat memakan waktu cukup lama untuk meninjau proses terjadinya gol tersebut sebelum akhirnya wasit mengesahkannya, dan laga pun berakhir setelah peluit panjang berbunyi dengan keunggulan 4-2 untuk kemenangan Maroko.

Terkini