China Kirim Tim Ahli Medis ke Kongo demi Atasi Wabah Ebola

Selasa, 02 Juni 2026 | 15:45:34 WIB
Tim medis China (FOTO: NET)

BEIJING - China bakal mengirimkan tim pakar kesehatan menuju Republik Demokratik (RD) Kongo guna mendukung berbagai upaya penanggulangan wabah Ebola di negara Afrika tersebut, sebagaimana disampaikan oleh Komisi Kesehatan Nasional (NHC) China pada hari Senin (1/6).

Menurut penjelasan dari pihak NHC, rombongan tim pakar kesehatan tersebut dijadwalkan bertolak dari Beijing pada hari Selasa dini hari waktu setempat.

Pemerintah China mengambil kebijakan untuk mengirimkan tim pakar kesehatan tingkat tinggi tersebut selepas Organisasi Kesehatan Dunia menetapkan pada tanggal 17 Mei bahwa kondisi epidemi Ebola di RD Kongo berstatus sebagai "darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional" (public health emergency of international concern).

Berbekal modal pengalaman yang sangat kaya dalam bidang penanggulangan epidemi, para tenaga spesialis itu akan bersinergi dengan tim medis China yang saat ini sudah berada di RD Kongo serta memperkuat kerja sama dengan lembaga medis dan penanggulangan epidemi setempat guna menekan penyebaran infeksi Ebola.

Rombongan tim spesialis tersebut juga akan memfasilitasi program pelatihan pencegahan serta penanganan bagi unit fasilitas pelayanan medis setempat, tim medis China, kedutaan besar China, perusahaan asal China, hingga warga negara China yang menetap di sana.

Langkah pengerahan tim ahli ini mempertegas bentuk komitmen nyata dari China terhadap jalinan kerja sama global dalam menumpas epidemi, tutur salah seorang pejabat dari NHC, sembari mengimbuhkan bahwa tim tersebut bakal mengalirkan pengalaman seputar penanganan epidemi yang diselaraskan dengan kondisi lokal sekaligus membantu mendongkrak kapasitas RD Kongo dalam aspek pencegahan, pengendalian, serta penanganan virus Ebola.

Sejak merebaknya wabah dalam waktu dekat ini, tim medis China angkatan ke-24 yang sedang menjalankan tugas di RD Kongo telah mengaktifkan prosedur tanggap darurat serta menerapkan sistem preventif dan pengendalian, yang meliputi penyelenggaraan pelatihan beserta simulasi, pengaturan koordinasi logistik pasokan, hingga pembenahan area lingkungan tempat tinggal tim.

Seluruh anggota tim dipastikan tetap bersiaga mengemban tugas di lini terdepan klinis demi mengawal keselamatan kesehatan bagi warga masyarakat setempat serta para warga negara China yang berada di RD Kongo.

Terkini