JAKARTA - PT Jakarta OSES Energi (JOE) menyalurkan bantuan hewan kurban kepada warga Kepulauan Seribu menjelang perayaan Idul Adha pada 27 Mei 2026.
“Bagi kami di PT Jakarta OSES Energi, hadir untuk masyarakat Kepulauan Seribu adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa PT JOE tidak hanya hadir sebagai mitra energi, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Kepulauan Seribu,” ujar Direktur PT JOE Astar Simorangkir dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Berdasarkan penuturannya, pihak perusahaan berkomitmen memastikan kemajuan bisnis berjalan selaras dengan hadirnya manfaat sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui program tersebut, PT JOE mendistribusikan dua ekor sapi untuk masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Satu ekor sapi diberikan kepada masyarakat Pulau Sabira sebagai kawasan Ring 1, sementara satu ekor lainnya dialokasikan ke Pulau Tidung yang merepresentasikan Ring 2 dan menjangkau warga Kepulauan Seribu secara lebih luas.
Di sisi lain, Bupati Kepulauan Seribu M Fadjar Churniawan mengapresiasi aksi PT JOE yang dinilai konsisten dalam menyalurkan program sosial di wilayah kepulauan.
"Kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) menjadi salah satu upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat serta mendorong terciptanya dampak sosial yang berkelanjutan," ujar Astar.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Nurul Bahri Pulau Sabira Bakri mengungkapkan bahwa bantuan tersebut memiliki arti yang sangat krusial bagi masyarakat pulau yang menghadapi keterbatasan akses logistik dibandingkan warga di daratan.
“Bantuan hewan kurban ini sangat berarti bagi kami. Ini bukan sekadar seekor sapi, tetapi tanda bahwa masyarakat pulau tetap diperhatikan,” ucap Bakri.
Senada dengan hal itu, Ketua DKM Masjid Agung Nurul Huda Pulau Tidung H Abd Rasyad juga menyampaikan pandangannya.
Ia menilai partisipasi PT JOE dalam momen Idul Adha ini menunjukkan kontribusi perusahaan yang tidak terbatas pada kegiatan operasional semata, melainkan turut menyentuh aspek sosial dan keagamaan masyarakat.