. Truk Batu Putih Terguling di Bokong Semar, Jalur Jogja Macet

Senin, 25 Mei 2026 | 14:52:16 WIB
Lokasi truk terguling di tikungan Bokong Semar, Piyungan, Bantul (FOTO: NET)

BANTUL - Satu unit truk tronton yang memuat batu putih giling dikabarkan terbalik di area tikungan Bokong Semar, Padukuhan Tambalan, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (23/5/2026).

Konsekuensi dari insiden kecelakaan tunggal ini, selain menghalangi kelancaran arus pergerakan lalu lintas kendaraan, juga sempat mengakibatkan polusi debu yang amat tebal di sekitar area tersebut.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menyampaikan bahwa kecelakaan mobil Mitsubishi Tronton dengan nomor polisi B-9657-BEU pengangkut batu putih giling yang disopiri oleh RS (62), warga Mlipak, Wonosobo, Jawa Tengah, bersama seorang penumpang berinisial DI (50), warga Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah tersebut berlangsung pada Sabtu pagi pukul 07.30 WIB.

Kejadian diawali ketika truk berjalan di ruas Jalan Wonosari-Yogyakarta, melaju dari arah atas atau Gunungkidul mengarah ke bawah atau Yogyakarta.

Ketika sampai di tempat kejadian perkara (TKP) pada keadaan jalan yang berbelok tajam serta menurun—persisnya di tikungan Bokong Semar—sang sopir mengambil lajur kanan. "Saat akan kembali ke lajur kiri, truk terguling," ujar Rita Hidayanto dalam keterangannya yang dikutip KOMPAS.com, Senin (25/5/2026).

Rita Hidayanto menjelaskan, dampak dari peristiwa kecelakaan tunggal tersebut, sang pengemudi yaitu RS menderita luka lecet pada area kaki sebelah kanan serta luka memar pada punggung.

Korban saat ini mesti mendapatkan penanganan medis di RSI PDHI Kalasan.

Sedangkan untuk penumpangnya yaitu DI, menderita luka yang tergolong parah berupa patah tulang pada paha kaki sebelah kiri dan ikut dirawat di faskes yang sama. "Oleh warga korban luka dibawa menggunakan ambulans ke RSI PDHI Kalasan untuk mendapatkan perawatan," jelasnya.

Efek dari kecelakaan ini, arus lalu lintas di rute utama Yogyakarta-Wonosari sempat mengalami hambatan parah lantaran kendaraan dari kedua arah terpaksa mesti berjalan secara bergantian.

Tindakan evakuasi badan truk yang mempunyai ukuran besar tersebut berjalan dramatis serta menghabiskan waktu lama hingga Minggu (24/5/2026) dini hari.

Kendala tidak selesai sampai di sana saja.

Setelah badan truk berhasil dipindahkan, sisa tumpahan muatan batu putih giling mengakibatkan keadaan jalanan menjadi berdebu amat pekat.

Perkara ini memaksa para pengendara yang lewat mesti ekstra waspada.

Apalagi, pada hari Sabtu dan Minggu, rute tersebut menjadi akses utama yang dipadati oleh iringan wisatawan yang mau menuju ke lokasi wisata di Kabupaten Gunungkidul.

Keadaan kepulan debu tebal yang menutup tikungan Bokong Semar pada hari Minggu tersebut bahkan sempat ramai di beberapa platform media sosial.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, tindakan pembersihan material debu akhirnya digarap secara bergotong royong oleh jajaran petugas Damkarmat BPBD Bantul yang ditopang armada truk tangki air kepunyaan relawan pada Minggu siang. "Kemarin Sabtu saya lewat Sorogedug-Gading, karena jalan Jogja-Wonosari macet parah. Kebetulan ada kegiatan di Jogja," ujar Maria, salah seorang warga Playen yang sempat terjebak kepadatan arus lalu lintas.

Berdasarkan pengamatan langsung Kompas.com di lokasi pada hari ini, keadaan aspal jalan raya sudah berhasil disterilkan total oleh petugas.

Saat ini hanya tersisa sedikit sisa-sisa debu tipis di tepi jalan dan dipastikan sudah tidak lagi menghalangi pandangan ataupun kenyamanan para pengendara yang lewat.

Terkini