KABUPATEN BEKASI - Polres Metro Bekasi melakukan penebaran 10.000 benih ikan lele di kolam budidaya milik internal kepolisian sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menyokong keberlanjutan program pemenuhan gizi bagi masyarakat.
Aktivitas tersebut dilaksanakan di kawasan Mapolsek Tarumajaya, Kampung Sungai Atap nomor 8, Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi dengan dihadiri oleh beberapa pejabat utama di lingkungan Polres Metro Bekasi.
"Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap ekosistem rantai pasok SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Polri," kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni di Cikarang, Minggu.
Kapolres memaparkan bahwa program budidaya ikan lele tersebut mempunyai nilai yang strategis dalam menyokong rantai pasok kebutuhan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dalam memasok bahan baku bagi unit dapur serta layanan operasional SPPG Polri.
Di samping menjadi sumber protein hewani yang gampang untuk dibudidayakan serta mempunyai masa panen yang tergolong cepat, keberadaan kolam ikan lele tersebut diharapkan dapat menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan secara berkelanjutan.
Bukan hanya itu, program tersebut juga diharapkan bisa memberdayakan warga sekitar lewat keterlibatan aktif dari kelompok tani, Karang Taruna, Bhayangkari hingga para pelaku UMKM pangan di wilayah setempat.
"Dengan begitu akan membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Bekasi," katanya.
Sumarni menyatakan bahwa Polres Metro Bekasi dalam kurun waktu sebulan terakhir telah aktif memasok bahan baku makanan untuk keperluan dapur SPPG milik kepolisian yang berlokasi di Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat.
Bahan baku pangan tersebut diperoleh dari lahan budidaya dengan luas 20.000 meter persegi di Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong yang meliputi tambak udang, kolam ikan bandeng, mujair dan nila serta kandang peternakan ayam petelur dan kambing.
"Dari kawasan tersebut, 15.000 ekor ikan bandeng dan 21.000 ekor ikan mujair serta nila telah dibudidayakan untuk mendukung kebutuhan pangan SPPG," katanya.
Bukan itu saja, dua kandang ayam petelur yang masing-masing berkapasitas 1.000 ekor dapat memproduksi ratusan butir telur tiap hari yang dikirimkan secara rutin ke SPPG Jayamukti per dua hari sekali.