John Herdman Samakan Ramadhan Sananta Dengan Giroud Perannya Vital Untuk Timnas Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 | 09:35:50 WIB
John Herdman Samakan Ramadhan Sananta Dengan Giroud Perannya Vital Untuk Timnas Indonesia

JAKARTA - Menjelang laga final FIFA Series 2026, perhatian tertuju pada komposisi lini depan Timnas Indonesia. 

Di tengah ekspektasi tinggi publik terhadap ketajaman penyerang, pelatih John Herdman justru memberikan sudut pandang berbeda. Ia menilai kontribusi seorang striker tidak selalu terlihat dari jumlah gol. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai pembelaan terhadap Ramadhan Sananta. Sang penyerang dinilai memiliki peran penting meski kontribusinya kerap luput dari perhatian.

Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bulgaria dalam laga puncak di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pertandingan ini menjadi ujian terbesar bagi Skuad Garuda di ajang tersebut. Herdman ingin memastikan seluruh pemain mendapat dukungan penuh. Fokusnya bukan hanya pada pencetak gol, tetapi juga peran kolektif. Dalam konteks ini, Sananta disebut sebagai bagian vital strategi tim.

Peran Penting Meski Tanpa Banyak Gol

John Herdman menegaskan bahwa kontribusi striker tidak hanya diukur dari statistik gol. Ia melihat Sananta sebagai pemain yang bekerja untuk tim. Pergerakan tanpa bola yang ia lakukan dinilai membantu membuka ruang. Hal tersebut menjadi elemen penting dalam sistem permainan Timnas Indonesia. Oleh karena itu, ia meminta publik tidak hanya menilai dari jumlah gol semata.

“Kalau Anda melihat Olivier Giroud, dia tidak mencetak gol di Piala Dunia, tetapi tidak ada yang mengkritik penampilannya karena dia bekerja untuk tim. Sananta adalah tipe pemain seperti itu,” ujar Herdman.

Pernyataan tersebut menunjukkan bagaimana Herdman menilai peran Sananta. Ia melihat sang penyerang sebagai pemain yang membantu tim secara kolektif. Sananta tidak hanya menunggu bola di depan. Ia aktif melakukan pressing dan menarik perhatian bek lawan. Pergerakan ini memberi keuntungan bagi rekan setimnya.

Kontribusi Taktis Dalam Skema Herdman

Menurut Herdman, pergerakan Sananta di lini depan sangat penting. Ia mampu meregangkan pertahanan lawan. Hal tersebut membuat ruang lebih terbuka bagi lini kedua. Peran ini sangat dibutuhkan dalam pertandingan dengan intensitas tinggi. Tim membutuhkan striker yang mampu bekerja tanpa bola.

“Dia pemain muda yang mampu meregangkan lini pertahanan lawan dan menjadi garis pertama dalam tekanan kami,” lanjutnya.

Selain membantu serangan, Sananta juga berperan dalam fase bertahan. Ia menjadi pemain pertama yang melakukan tekanan. Hal ini membantu menjaga keseimbangan tim. Strategi pressing tinggi membutuhkan penyerang yang aktif. Sananta dinilai memenuhi kriteria tersebut.

Membuka Ruang Bagi Rekan Setim

Herdman juga menyoroti dampak langsung pergerakan Sananta terhadap pemain lain. Ia menyebut bahwa ruang yang tercipta memberi keuntungan bagi lini depan. Pemain seperti Ole Romeny, Ragnar, dan Beckham Putra bisa memanfaatkannya. Hal ini terlihat dalam pertandingan sebelumnya. Beberapa gol tercipta dari situasi tersebut.

“Pergerakannya menciptakan ruang untuk pemain lain seperti Ole Romeny, Ragnar, dan Beckham Putra,” jelasnya.

Dalam kemenangan sebelumnya, Beckham Putra tampil menonjol dengan dua gol. Namun Herdman menegaskan bahwa kontribusi Sananta tidak boleh diabaikan. Ia mungkin tidak mencetak gol, tetapi perannya tetap penting. Tanpa pergerakan tersebut, peluang mungkin tidak tercipta. Hal ini menunjukkan pentingnya kerja tim.

Kontribusi Yang Tidak Selalu Terlihat

Herdman memahami bahwa publik sering menilai striker dari jumlah gol. Namun ia ingin mengubah perspektif tersebut. Menurutnya, sepak bola modern membutuhkan peran lebih kompleks. Penyerang harus mampu membantu tim dalam berbagai aspek. Sananta dinilai menjalankan tugas tersebut dengan baik.

Kontribusi non-gol seperti membuka ruang dan pressing sangat penting. Meski tidak tercatat dalam statistik, dampaknya besar. Herdman menyebut peran tersebut sebagai elemen penting strategi tim. Ia ingin pemainnya mendapat apresiasi yang layak. Hal ini juga untuk menjaga kepercayaan diri Sananta.

Selain itu, Sananta juga berperan dalam transisi permainan. Ia membantu tim beralih dari bertahan ke menyerang. Pergerakan cepatnya memudahkan distribusi bola. Hal ini membuat serangan Timnas Indonesia lebih dinamis. Peran tersebut menjadi bagian penting dalam taktik Herdman.

Harapan Dukungan Dari Suporter

Di akhir pernyataannya, Herdman berharap suporter tetap memberikan dukungan. Ia meminta publik memahami peran yang dijalankan Sananta. Dukungan tersebut dinilai penting bagi mental pemain. Terlebih laga final semakin dekat. Tim membutuhkan atmosfer positif.

“Saya berharap para fans tetap tenang dan menghargai kerja keras yang dia berikan untuk negaranya,” tegasnya.

Dukungan suporter dianggap sebagai energi tambahan. Herdman ingin seluruh pemain tampil tanpa tekanan berlebihan. Ia menilai Sananta sudah memberikan kontribusi maksimal. Oleh karena itu, ia meminta publik tetap percaya. Fokus tim saat ini adalah menghadapi laga final.

Dengan pertandingan melawan Bulgaria di depan mata, peran Sananta diprediksi kembali penting. Ia akan menjadi bagian dari strategi utama. Timnas Indonesia mengandalkan kekuatan kolektif. Tidak hanya individu, tetapi kerja sama tim. Sananta menjadi salah satu elemen penting.

Skuad Garuda kini bersiap menghadapi tantangan terakhir. Semua pemain diharapkan dalam kondisi terbaik. Herdman percaya strategi tim akan berjalan efektif. Pergerakan Sananta di lini depan bisa menjadi kunci. Publik pun menantikan performa maksimal Timnas Indonesia di laga final.

Terkini