Pemerintah Umumkan Perubahan Status ANTM dan PTBA, Ini Langkah Mind ID

Senin, 23 Februari 2026 | 11:04:19 WIB
Pemerintah Umumkan Perubahan Status ANTM dan PTBA, Ini Langkah Mind ID

JAKARTA - Pemerintah Indonesia baru-baru ini mengumumkan perubahan status dari dua emiten tambang pelat merah besar, yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA), yang kini kembali berstatus sebagai Persero. 

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk melakukan penataan ulang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025.

Meski berstatus Persero, kedua emiten tambang ini tetap berada di bawah kendali holding pertambangan MIND ID, yang menguasai sekitar 65 persen saham pengendali di PT Aneka Tambang dan hampir 66 persen di PT Bukit Asam. 

Langkah ini tak hanya menyangkut perubahan status hukum, tetapi juga terkait dengan tujuan besar Indonesia dalam mempercepat program hilirisasi sektor pertambangan yang sudah menjadi fokus pemerintah.

Perubahan Status sebagai Bagian Penataan Ulang BUMN

Perubahan status PT Aneka Tambang Tbk dan PT Bukit Asam Tbk merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menata ulang struktur BUMN sesuai dengan aturan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025. 

Dalam undang-undang tersebut, salah satu ketentuannya mengharuskan adanya penyesuaian pada status hukum beberapa BUMN, dengan harapan agar perusahaan-perusahaan ini bisa lebih efektif dalam beroperasi dan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian negara.

Dengan status yang kini kembali menjadi Persero, kedua perusahaan tambang ini akan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam melakukan berbagai langkah strategis. Salah satu langkah strategis utama yang akan dijalankan adalah fokus pada percepatan hilirisasi, yang merupakan program prioritas pemerintah. 

Dengan demikian, status Persero diharapkan bisa mendukung tujuan besar pemerintah dalam memperkuat sektor pertambangan Indonesia di tingkat global.

MIND ID Tetap Mengendalikan ANTM dan PTBA

Meskipun status hukum ANTM dan PTBA telah berubah, keduanya tetap berada di bawah kendali penuh MIND ID (Mining Industry Indonesia). Holding yang memegang sekitar 65 persen saham pengendali di PT Aneka Tambang dan hampir 66 persen saham di PT Bukit Asam ini memiliki peran yang sangat besar dalam pengelolaan kedua perusahaan tambang tersebut.

Dony Oskaria, Chief Operating Officer dari Danantara Indonesia, mengungkapkan bahwa perubahan status ini adalah langkah strategis yang penting untuk memperkuat tata kelola investasi negara, khususnya di sektor pertambangan. 

Dengan posisi MIND ID yang tetap mengendalikan perusahaan-perusahaan ini, diharapkan akan ada lebih banyak sinergi dalam program-program pengembangan dan hilirisasi sektor pertambangan nasional.

MIND ID, sebagai holding BUMN di sektor pertambangan, akan memainkan peran kunci dalam memastikan bahwa kedua perusahaan tambang ini bisa beroperasi dengan lebih efisien dan lebih adaptif terhadap perkembangan pasar global yang sangat dinamis.

Percepatan Hilirisasi Menjadi Prioritas Utama

Salah satu tujuan utama perubahan status ANTM dan PTBA adalah untuk mendukung percepatan program hilirisasi sektor pertambangan. Program ini sudah menjadi fokus utama pemerintah sejak beberapa tahun terakhir, dengan tujuan untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam Indonesia, khususnya mineral dan batubara.

Hilirisasi, dalam konteks pertambangan, merujuk pada proses pengolahan dan pemanfaatan bahan tambang dalam negeri, sehingga Indonesia tidak hanya menjadi negara penghasil bahan mentah, tetapi juga menjadi negara dengan industri pengolahan yang maju. 

Program hilirisasi bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk pertambangan Indonesia dan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak di dalam negeri.

Perubahan status ini juga akan mempercepat proyek-proyek hilirisasi yang dijalankan oleh ANTM dan PTBA, dengan harapan kedua perusahaan ini akan lebih siap dalam menjalankan proyek-proyek pengolahan sumber daya alam yang lebih bernilai tinggi.

Pentingnya Komunikasi yang Jelas Agar Tidak Memicu Spekulasi Pasar

Di tengah perubahan status ini, komunikasi yang jelas dan efektif menjadi hal yang sangat penting. Dony Oskaria dari Danantara Indonesia menekankan bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah, holding MIND ID, dan publik sangat krusial untuk memastikan bahwa tidak terjadi spekulasi pasar yang tidak perlu. 

Hal ini penting agar para investor dan masyarakat umum dapat memahami dengan baik dampak dari perubahan status ini terhadap prospek dan kinerja kedua perusahaan tambang tersebut.

MIND ID dan pemerintah perlu memastikan bahwa tujuan dan strategi di balik perubahan status ini dipahami dengan jelas oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk investor, pelaku industri, dan masyarakat umum. Sebuah komunikasi yang transparan akan membantu mengurangi kekhawatiran yang mungkin timbul akibat perubahan tersebut dan memastikan stabilitas pasar serta kelancaran operasional perusahaan.

Langkah-Langkah Mind ID Dalam Mendorong Program Hilirisasi

Seiring dengan perubahan status ini, MIND ID akan semakin fokus dalam mendorong program hilirisasi sektor pertambangan. Di bawah kendali MIND ID, ANTM dan PTBA diharapkan dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh kedua perusahaan ini untuk mempercepat pengolahan dan pemanfaatan sumber daya alam Indonesia.

MIND ID juga akan terus berinovasi dalam menjalankan program-program yang mendukung hilirisasi, termasuk investasi dalam teknologi pengolahan yang ramah lingkungan dan efisien. Selain itu, pengembangan infrastruktur yang mendukung hilirisasi juga akan menjadi prioritas, agar Indonesia bisa menciptakan industri pertambangan yang lebih berkelanjutan dan memiliki daya saing global.

Dengan perubahan status yang baru ini, Indonesia semakin mendekati tujuannya untuk menjadi negara dengan industri pengolahan sumber daya alam yang maju, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan pekerjaan yang lebih banyak dan peningkatan kontribusi sektor pertambangan terhadap perekonomian nasional.

Terkini