Jadwal dan Tarif DAMRI Bandara YIA 23 Februari 2026

Senin, 23 Februari 2026 | 11:04:09 WIB
Jadwal dan Tarif DAMRI Bandara YIA 23 Februari 2026

JAKARTA - Salah satu keunggulan dari layanan bus DAMRI Bandara YIA adalah rutenya yang dirancang untuk menghubungkan berbagai titik strategis di Yogyakarta. 

Layanan ini akan melayani beberapa tujuan penting seperti Sleman City Hall, Pool DAMRI Yogyakarta, Terminal Condongcatur, Halte Trans Jogja Gamping, dan Stasiun DAMRI Yogyakarta. 

Dengan pilihan rute yang lebih banyak, penumpang bisa dengan mudah melanjutkan perjalanan ke berbagai kawasan permukiman, pusat ekonomi, atau bahkan menggunakan moda transportasi lain seperti Trans Jogja dan Kereta Bandara YIA Xpress.

Dengan desain rute yang efisien, bus DAMRI memberikan kenyamanan bagi penumpang yang ingin berkeliling Yogyakarta tanpa perlu khawatir mengenai aksesibilitas atau biaya tambahan. Layanan ini memberikan pilihan praktis, khususnya bagi mereka yang membutuhkan alternatif transportasi yang aman dan terjangkau.

Jadwal Keberangkatan dan Waktu Operasional

Untuk memaksimalkan kenyamanan penumpang, jadwal operasional DAMRI Bandara YIA disesuaikan dengan pola pergerakan penerbangan di bandara. Bus DAMRI beroperasi mulai pagi hari hingga malam, dengan keberangkatan setiap 60 menit sekali dari Bandara YIA menuju berbagai tujuan yang telah disebutkan. 

Hal ini memungkinkan penumpang untuk memilih waktu keberangkatan yang sesuai dengan jadwal penerbangan mereka, termasuk untuk penerbangan malam atau pagi.

Adapun jadwal keberangkatan untuk setiap rute adalah sebagai berikut:

Bandara YIA – Sleman City Hall: 07.00–19.00 WIB (setiap 60 menit)

Bandara YIA – Pool DAMRI Yogyakarta: 08.00–19.00 WIB (setiap 60 menit)

Bandara YIA – Terminal Condongcatur: 06.00–19.00 WIB (setiap 60 menit)

Bandara YIA – Halte Trans Jogja Gamping: 04.30–15.30 WIB

Bandara YIA – Stasiun DAMRI Yogyakarta: 08.00–21.00 WIB (setiap 60 menit)

Dengan keberangkatan yang terjadwal dengan baik, penumpang dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih mudah. Fleksibilitas waktu operasional ini juga mengakomodasi berbagai segmen pengguna, mulai dari wisatawan yang datang untuk liburan, pekerja harian, hingga penumpang yang tiba atau berangkat dengan penerbangan malam.

Fasilitas dan Konektivitas Moda Transportasi

Selain jadwal yang teratur, bus DAMRI Bandara YIA juga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang. Layanan ini dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung kenyamanan perjalanan, seperti kursi yang nyaman, ruang yang cukup untuk bagasi, dan pengawasan yang memadai selama perjalanan. Hal ini menjadikan DAMRI sebagai pilihan utama bagi masyarakat Yogyakarta yang ingin bepergian dengan moda transportasi umum.

Selain itu, salah satu nilai tambah dari layanan DAMRI adalah kemampuannya dalam memperkuat konektivitas antarmoda transportasi. Setelah turun di titik tujuan yang diinginkan, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lain yang terintegrasi dengan layanan DAMRI, seperti Trans Jogja atau Kereta Bandara YIA Xpress. 

Kedua moda transportasi ini akan memudahkan penumpang untuk melanjutkan perjalanan ke pusat Kota Yogyakarta, kawasan Sleman, atau bahkan wilayah lain di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan lebih efisien dan terjangkau.

Dampak Positif bagi Mobilitas di Yogyakarta

Kehadiran bus DAMRI Bandara YIA semakin memperkuat sistem transportasi publik di Yogyakarta, yang sebelumnya telah dilengkapi dengan berbagai pilihan transportasi umum lainnya seperti Trans Jogja. 

Transportasi yang terintegrasi ini memudahkan masyarakat untuk melakukan mobilitas, baik untuk keperluan pribadi, pekerjaan, maupun wisata. Dengan tarif yang kompetitif dan layanan yang dapat diandalkan, DAMRI Bandara YIA menjadi moda transportasi yang sangat mendukung perkembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Lebih jauh, kehadiran DAMRI Bandara YIA juga memberikan solusi transportasi yang ramah lingkungan. Sebagai salah satu pilihan moda transportasi publik, bus DAMRI berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas dan polusi udara, karena mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. 

Hal ini tentunya sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas udara dan meminimalkan dampak negatif dari kendaraan bermotor.

Terkini