Harga Memori Global Melonjak Tajam Akibat Tren AI Apple iPhone Turut Terdampak

Jumat, 30 Januari 2026 | 14:59:26 WIB
Harga Memori Global Melonjak Tajam Akibat Tren AI Apple iPhone Turut Terdampak

JAKARTA - Apple melaporkan tantangan serius dalam memenuhi permintaan pasar yang tinggi terhadap perangkat iPhone akibat lonjakan harga komponen memori global saat ini.

Meskipun mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang sangat impresif, kelangkaan pasokan chip memori menjadi hambatan utama bagi perusahaan untuk memaksimalkan angka penjualan produk unggulannya. Fenomena ini dipicu oleh besarnya kebutuhan pusat data kecerdasan buatan atau AI di seluruh dunia yang menyerap sebagian besar kapasitas produksi memori yang tersedia. Akibatnya, rantai pasokan komponen untuk perangkat smartphone kelas atas seperti iPhone turut terdampak secara signifikan oleh kenaikan harga bahan baku tersebut. Perusahaan harus memutar otak untuk menjaga margin keuntungan di tengah situasi pasar yang sangat dinamis dan penuh dengan ketidakpastian ini.

Kendala Produksi Akibat Keterbatasan Akses Manufaktur Node Canggih

Selain masalah harga memori, CEO Apple Tim Cook mengungkapkan bahwa keterbatasan akses terhadap teknologi manufaktur node canggih juga menjadi faktor penghambat. Chip seri A dan seri M yang merupakan otak dari perangkat Apple diproduksi menggunakan fasilitas khusus yang saat ini memiliki fleksibilitas rendah. Permintaan Apple yang terus meningkat melampaui kapasitas produksi yang tersedia pada pabrikan mitra utama mereka di wilayah Taiwan. Hal ini menyebabkan waktu tunggu produksi menjadi lebih lama dari biasanya sehingga distribusi produk ke tangan konsumen mengalami penundaan yang cukup berarti.

Dampak Kenaikan Harga Memori Terhadap Keuntungan Apple Tahun Ini

Tim Cook mengakui bahwa kenaikan harga memori akan memberikan efek yang lebih besar pada laporan keuangan perusahaan untuk periode kuartal Maret mendatang. Walaupun pada akhir tahun lalu dampaknya masih tergolong minimal, tren kenaikan biaya komponen diprediksi akan terus berlanjut seiring dengan perkembangan pesat teknologi AI. Apple saat ini sedang mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk meminimalisir dampak finansial dari kelangkaan memori yang tengah melanda industri teknologi global. Upaya efisiensi internal dan negosiasi ulang dengan pemasok kemungkinan besar menjadi langkah yang diambil oleh manajemen perusahaan.

Investasi Besar Apple Dalam Memperkuat Produksi Chip Di Amerika Serikat

Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, Apple telah mengumumkan rencana investasi bernilai miliaran dolar untuk memindahkan sebagian produksi chip mereka ke wilayah Amerika Serikat. Pada tahun 2025 lalu, Apple tercatat berhasil memperoleh sekitar 20 miliar unit chip yang diproduksi secara lokal di fasilitas manufaktur dalam negeri. Strategi diversifikasi lokasi produksi ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada satu wilayah geografis tertentu dan meningkatkan ketahanan rantai pasokan perusahaan. Langkah berani ini diharapkan dapat memberikan stabilitas pasokan komponen inti bagi produk-produk generasi masa depan di tengah tensi geopolitik global.

Optimisme Pertumbuhan Pendapatan Apple Meski Menghadapi Krisis Komponen

Meskipun diterpa kendala pasokan, Apple tetap memproyeksikan pertumbuhan pendapatan yang kuat hingga mencapai angka 16 persen pada kuartal berjalan kali ini. Permintaan konsumen yang tetap solid terhadap model iPhone terbaru menunjukkan loyalitas pengguna yang sangat tinggi terhadap ekosistem perangkat milik Apple. Pihak manajemen optimis bahwa dengan pengelolaan inventaris yang tepat, perusahaan tetap mampu mencapai target keuangan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh para investor. Fokus pada inovasi perangkat lunak dan layanan digital juga menjadi penopang utama pendapatan perusahaan di tengah tantangan pada sektor perangkat keras.

Dalam keterangannya pada Jumat 30 Januari 2026, Apple menegaskan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan pasar komponen secara ketat untuk mengambil kebijakan yang paling tepat. Tantangan krisis memori yang dipicu oleh ledakan teknologi AI ini memang memberikan tekanan ekstra bagi seluruh produsen perangkat elektronik di dunia. Namun, dengan posisi kas yang kuat dan keunggulan teknologi, Apple yakin dapat melewati fase sulit ini dengan hasil yang tetap memuaskan. Kelincahan dalam beradaptasi dengan perubahan pasar akan menjadi kunci keberhasilan bagi perusahaan dalam mempertahankan dominasinya di industri teknologi global yang kompetitif.

Terkini