JAKARTA - Kolaborasi lintas industri kembali mencuri perhatian publik global pada awal 2026.
LEGO Group dan Crocs resmi mengumumkan kemitraan global multi-tahun yang langsung ditandai dengan peluncuran produk perdana berupa sepatu unik bernama Lego Brick Clog.
Alih-alih tampil konvensional, produk ini justru menantang persepsi umum tentang alas kaki, memadukan dunia mainan konstruksi dengan ikon alas kaki kasual. Kehadirannya memicu rasa penasaran sekaligus perbincangan luas di kalangan penggemar kedua merek.
Pengumuman kerja sama ini disampaikan pada 23 Januari 2026 dan menjadi sinyal awal rangkaian produk kreatif yang akan diluncurkan sepanjang tahun.
Lego Brick Clog hadir sebagai simbol ekspresi diri yang berani, sekaligus eksperimen desain yang tidak biasa. Dari tampilan visual hingga konsep pemakaian, sepatu ini jelas tidak ditujukan bagi mereka yang ingin tampil aman. Justru, kolaborasi ini menyasar individu yang siap tampil berbeda dan menonjol.
Desain Brick Clog Yang Tidak Lazim
Lego Brick Clog dirancang menyerupai sepatu karakter LEGO dengan proporsi yang sengaja dibuat tidak umum. Bagian depan sepatu tampak lebih panjang dibandingkan sepatu normal, menciptakan siluet menyerupai balok mainan. Setiap pasang sepatu berukuran besar ini dilengkapi empat kancing khas yang dicap dengan logo LEGO, sekaligus menjadi ciri utama yang mudah dikenali.
Tidak hanya bagian atas, sol luar sepatu pun dibuat menyerupai tekstur batu bata LEGO. Desain ini menegaskan identitas kolaborasi yang kuat, seolah setiap langkah pemakainya adalah bagian dari dunia konstruksi. Namun, tampilan yang mencolok ini juga menuntut kehati-hatian ekstra saat digunakan.
Dalam video promosi yang dirilis, model yang mengenakan sepatu tersebut terlihat sedikit kesulitan berjalan secara normal. Gerakan kaki tampak kaku, sehingga pemakai perlu lebih waspada agar tidak tersandung. Aspek ini justru menambah karakter sepatu sebagai produk fashion yang eksperimental, bukan sekadar alas kaki fungsional.
Makna Di Balik Kolaborasi Lego Dan Crocs
Bagi LEGO Group dan Crocs, kolaborasi ini bukan sekadar peluncuran produk, melainkan perayaan kreativitas tanpa batas. “LEGO Group dan Crocs telah bersatu untuk merayakan kreativitas orang-orang yang berani dan tanpa rasa malu,” kata Satwik Saraswati, Kepala Lisensi & Desain Lini Produk Tambahan & Kemitraan, LEGO Group, dalam rilis resmi yang dikutip Rabu (28/1/2026).
Ia menambahkan bahwa misi bersama kedua merek adalah mendorong ekspresi diri dan memakainya dengan bangga. Menurutnya, Lego Brick Clog hanyalah awal dari perjalanan panjang dengan kemungkinan yang nyaris tak terbatas. Kolaborasi ini diharapkan menginspirasi konsumen untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui produk yang tidak biasa.
Di sisi lain, Crocs melihat LEGO sebagai mitra yang sejalan dengan DNA merek mereka. Carly Gomez, Chief Marketing Officer Crocs, menyebut imajinasi tanpa batas LEGO menjadikan kemitraan ini terasa alami. Kedua merek sama-sama dikenal karena keberanian tampil berbeda dan merayakan keunikan individu.
Harga Dan Jadwal Ketersediaan Global
Lego Brick Clog dijadwalkan tersedia secara global mulai 16 Februari 2026. Konsumen dapat membelinya melalui toko resmi Crocs maupun situs daring LEGO. Harga yang dipatok untuk sepatu ini adalah USD 149,99 atau sekitar Rp2,5 juta, menjadikannya produk premium yang juga menyasar kolektor.
Selain sepatu, setiap paket Lego Brick Clog juga dilengkapi LEGO Minifigure eksklusif. Minifigure tersebut memiliki empat pasang sepatu Crocs mini, memungkinkan penggemar membawa elemen kolaborasi ini ke mana pun imajinasi mereka berkembang. Aksesori tambahan ini memperkuat nilai koleksi produk.
Harga yang relatif tinggi sejalan dengan konsep sepatu sebagai barang koleksi, bukan sekadar alas kaki harian. Dengan jumlah produksi terbatas dan desain yang ikonik, Lego Brick Clog diproyeksikan menjadi incaran penggemar LEGO dan Crocs di seluruh dunia.
Rencana Produk Lanjutan Dari Kemitraan
Setelah peluncuran Brick Clog, LEGO Group dan Crocs telah menyiapkan rangkaian produk lanjutan. Salah satunya adalah koleksi Jibbitz™ berlisensi terbesar dari Crocs yang mengusung karakter dan elemen LEGO. Koleksi ini ditujukan untuk orang dewasa maupun anak-anak.
Selain produk fisik, kedua merek juga menyiapkan berbagai aktivasi di toko LEGO dan Crocs di lokasi tertentu. Penggemar akan diajak berinteraksi langsung melalui pengalaman di toko yang dirancang khusus. Pendekatan ini diharapkan memperkuat keterlibatan konsumen dengan kedua merek.
Musim semi mendatang, kolaborasi ini akan berlanjut dengan peluncuran kedua dalam kerangka kemitraan multi-tahun. LEGO Group dan Crocs menjanjikan lebih banyak cara untuk mengenakan dan bermain, memperluas batas antara mainan, fashion, dan gaya hidup.
Kolaborasi Lego Dengan Waralaba Lain
Di luar kemitraan dengan Crocs, LEGO Group juga mengumumkan kolaborasi besar lainnya pada Januari 2026. Pada 12 Januari 2026, LEGO secara resmi memperkenalkan koleksi LEGO Pokémon pertama mereka, bekerja sama dengan The Pokémon Company International. Pengumuman ini menandai momen bersejarah bagi penggemar kedua waralaba.
Pemesanan awal set LEGO Pokémon dibuka sejak 12 Januari 2026, sementara penjualan umum dimulai pada 27 Februari 2026 melalui LEGO.com, Toko LEGO, dan pengecer terpilih. Antusiasme penggemar terlihat tinggi, mengingat lisensi set konstruksi Pokémon sebelumnya dipegang oleh Mega Construx.
Banyak penggemar menyambut kolaborasi ini dengan penuh kegembiraan. Mereka menilai LEGO mampu menghadirkan kualitas dan detail yang lebih baik, sekaligus memberikan pengalaman membangun yang lebih memuaskan dibandingkan produk sebelumnya.
Deretan Set Lego Pokemon Perdana
Tiga set LEGO Pokémon pertama yang diumumkan menawarkan variasi menarik. Set LEGO Pokémon Eevee (72151) terdiri dari 587 keping dan dibanderol USD 59,99. Set ini memungkinkan pembuatan Eevee dengan fitur ekspresif dan anggota tubuh yang dapat digerakkan.
Set berikutnya adalah LEGO Pokémon Pikachu dan Poké Ball (72152) dengan 2.050 keping dan harga USD 199,99. Set ini menampilkan Pikachu yang melompat keluar dari Poké Ball dengan efek petir serta detail tersembunyi seperti angka “25” sebagai nomor Pokédex Pikachu.
Set terbesar adalah LEGO Pokémon Venusaur, Charizard, dan Blastoise (72153) dengan total 6.838 keping dan harga USD 649,99. Set ini menjadi penutup rangkaian perdana yang ambisius, sekaligus menegaskan arah LEGO dalam merangkul kolaborasi lintas budaya populer.