Pertamina International Shipping Angkut Miliaran Liter Energi di 2025

Senin, 26 Januari 2026 | 08:43:49 WIB
Pertamina International Shipping Angkut Miliaran Liter Energi di 2025

JAKARTA - PT Pertamina International Shipping (PIS) berkomitmen untuk mendukung ketahanan energi nasional dengan memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas liquefied petroleum gas (LPG) di seluruh Indonesia dan ke pasar internasional.

 Sepanjang tahun 2025, PIS berhasil mengangkut lebih dari 170 miliar liter energi, yang terdiri dari 107 miliar liter untuk memenuhi kebutuhan domestik dan 63 miliar liter untuk pasar internasional. 

Dengan capaian ini, PIS memainkan peran kunci dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi yang vital bagi perekonomian Indonesia.

Sebagai salah satu badan usaha yang terintegrasi dalam Pertamina Group, PIS tidak hanya berfokus pada distribusi energi domestik tetapi juga memperluas jangkauannya hingga ke pasar global, memastikan energi Indonesia dapat memenuhi permintaan global yang terus berkembang.

Meningkatkan Kapasitas Armada untuk Distribusi Energi

PIS tidak hanya berfokus pada distribusi energi dalam negeri, tetapi juga terus memperkuat armadanya untuk menjaga kelancaran operasional. 

Dengan total armada yang mencapai 110 kapal milik pada akhir tahun 2025, ditambah 338 kapal pendukung pelabuhan (tugboat), PIS menjamin pasokan energi yang aman dan tepat waktu. 

Armada kapal ini beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, memberikan ketangguhan dalam menghadapi tantangan geografis Indonesia yang luas dan kompleks.

Selain itu, PIS terus memperkuat armada kapal dengan standar inspeksi internasional. Pada tahun 2025, sebanyak 84 kapal milik PIS telah memenuhi standar Ship Inspection Report Programme (SIRE), yang berfokus pada keselamatan dan kelayakan operasional kapal tanker. 

Hal ini memastikan bahwa pengiriman energi baik di pasar domestik maupun internasional tetap mengedepankan keselamatan dan kualitas layanan.

Transformasi Bisnis PIS dalam Menyongsong Tantangan Energi Global

Sebagai bagian dari transformasi bisnis, PIS melaksanakan sejumlah program strategis untuk memperkuat daya saing armadanya, terutama di pasar internasional. 

Salah satunya adalah memperluas rute pelayaran internasional dengan membuka tiga kantor strategis di wilayah Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa. Ekspansi ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak pasar global sekaligus memperkenalkan produk energi Indonesia ke dunia.

PIS juga terus berupaya mendiversifikasi jenis kargo yang diangkut, tidak hanya BBM dan LPG, tetapi juga produk kilang dan minyak mentah. Diversifikasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan distribusi energi, baik untuk keperluan domestik maupun pasar internasional.

Kolaborasi Maritim dengan PAL Indonesia untuk Penguatan Armada

Dalam upaya mengoptimalkan armada dan layanan distribusi energi, PIS menggandeng PT PAL Indonesia dalam kemitraan strategis. 

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua perusahaan ini memperkuat sinergi antara dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor maritim. 

Kerja sama ini mencakup pengembangan kapal, konversi dan modifikasi armada, serta pemeliharaan kapal yang menjadi bagian dari penguatan armada PIS.

Direktur Utama PIS, Surya Tri Harto, menekankan bahwa kemitraan dengan PAL Indonesia menjadi langkah penting untuk menjawab tantangan distribusi energi, baik di dalam negeri maupun di pasar global. 

Dengan kolaborasi ini, PIS berkomitmen untuk terus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama di industri maritim dan energi internasional.

“Transformasi bisnis ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memperkuat ketahanan energi nasional serta memperkuat daya saing Indonesia di pasar energi global,” ujar Surya.

Tantangan dan Peluang dalam Industri Energi Global

Meski telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, industri energi, khususnya distribusi BBM dan LPG, tetap dihadapkan pada tantangan global yang semakin kompleks. 

Salah satu tantangan terbesar adalah fluktuasi harga energi global yang dapat memengaruhi pasokan dan permintaan. Oleh karena itu, PIS terus berusaha mengoptimalkan operasional dengan meningkatkan efisiensi, memperkuat armada, dan memperluas jaringan distribusi.

CEO PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menambahkan bahwa kerja sama dengan PIS merupakan bagian dari upaya untuk mendorong kemandirian industri maritim Indonesia. 

Kolaborasi ini juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, membuka peluang baru dalam sektor maritim, dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

PIS juga terus berinovasi dalam hal teknologi dan sistem operasional untuk menghadapi tantangan industri energi yang semakin dinamis. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru dalam manajemen armada dan distribusi energi, PIS berkomitmen untuk tetap menjadi ujung tombak dalam memastikan ketahanan energi Indonesia.

Melalui sinergi yang kuat dengan berbagai mitra, termasuk PAL Indonesia dan penguatan kapasitas armadanya, PIS bertekad untuk terus mendukung keberlanjutan pasokan energi baik di pasar domestik maupun global. 

Ke depannya, PIS berkomitmen untuk terus bertransformasi, mengoptimalkan sumber daya, serta mengembangkan armada dan jaringan distribusi guna mendukung kebutuhan energi yang semakin meningkat.

Terkini