Kakorlantas Awasi Kesiapan Armada Angkutan Jelang Lebaran 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:57:25 WIB
Kakorlantas Awasi Kesiapan Armada Angkutan Jelang Lebaran 2026

JAKARTA - Menjelang momentum mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 2026, kesiapan transportasi publik kembali menjadi sorotan utama aparat kepolisian. 

Lonjakan mobilitas masyarakat yang terjadi setiap Lebaran menuntut pengawasan ketat, terutama pada armada angkutan umum yang menjadi andalan jutaan pemudik. Untuk memastikan keselamatan perjalanan, Korps Lalu Lintas Polri mulai memperkuat koordinasi lintas sektor sejak dini.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menginstruksikan seluruh Direktur Lalu Lintas dan Kepala Satuan Lalu Lintas di daerah agar aktif berkoordinasi dengan pengusaha angkutan umum serta para pengemudi. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi arus mudik dan balik Idulfitri 2026.

Koordinasi Jadi Kunci Pengamanan Mudik

Irjen Agus menegaskan bahwa koordinasi intensif antara kepolisian dan para pelaku usaha transportasi memiliki peran krusial dalam menekan risiko kecelakaan lalu lintas. 

Menurutnya, angkutan umum merupakan tulang punggung mobilitas masyarakat saat Lebaran, sehingga kondisinya harus benar-benar dipastikan aman sebelum beroperasi.

Ia menekankan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan di lapangan, tetapi juga melalui komunikasi aktif dengan perusahaan angkutan dan pengemudi. Dengan demikian, setiap potensi masalah teknis maupun nonteknis dapat diantisipasi lebih awal.

"Koordinasi ini penting agar para pengusaha angkutan benar-benar mempersiapkan armadanya dalam kondisi laik jalan dan aman. Kendaraan harus dipastikan memenuhi standar keselamatan sebelum dioperasikan," kata Agus dalam keterangan tertulis, Jumat (16/1).

Menurut Agus, kesiapan armada tidak boleh dianggap sebagai formalitas semata. Seluruh komponen kendaraan harus diperiksa secara menyeluruh agar mampu menunjang perjalanan jarak jauh yang ditempuh para pemudik.

Kesiapan Armada Angkutan Umum Jadi Prioritas

Agus menyebut bahwa kondisi teknis kendaraan menjadi salah satu faktor utama dalam keselamatan lalu lintas. Oleh karena itu, ia meminta agar jajaran di daerah memastikan setiap armada angkutan umum berada dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan selama masa mudik dan balik.

Pemeriksaan mencakup berbagai aspek, mulai dari sistem pengereman, lampu, ban, hingga kelengkapan administrasi kendaraan. Menurutnya, kelalaian sekecil apa pun berpotensi menimbulkan risiko besar, terlebih saat volume kendaraan meningkat drastis.

Ia juga menekankan pentingnya peran pengusaha angkutan umum dalam mendukung kebijakan keselamatan ini. Para pemilik armada diminta tidak memaksakan kendaraan yang tidak memenuhi standar untuk tetap beroperasi demi mengejar keuntungan.

Agus berharap kesadaran kolektif dari seluruh pihak dapat tercipta, sehingga keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan selama Lebaran 2026.

Disiplin Sopir Angkutan Umum Ditekankan

Selain kesiapan kendaraan, faktor pengemudi juga menjadi perhatian serius Kakorlantas Polri. Agus mengingatkan agar para sopir angkutan umum mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga etika berkendara di jalan raya.

Ia menegaskan bahwa perilaku ugal-ugalan dan kebiasaan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi harus dihindari. Menurutnya, keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya berada di tangan para pengemudi.

"Bagi para sopir, kami tekankan agar tidak ngebut, tidak ugal-ugalan, dan selalu mengutamakan keselamatan penumpang serta pengguna jalan lainnya. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama," ujarnya.

Agus menilai bahwa disiplin berlalu lintas merupakan fondasi utama dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman. Ia berharap para pengemudi dapat memahami tanggung jawab besar yang mereka emban, terutama saat membawa penumpang dalam jumlah banyak.

Upaya Tekan Risiko Kecelakaan Lebaran

Melalui langkah koordinasi dan pengawasan yang diperkuat, Agus berharap potensi kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat ditekan secara signifikan. Menurutnya, keselamatan perjalanan menjadi tujuan utama dari seluruh kebijakan yang diterapkan.

Ia menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan komitmen Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas yang optimal, khususnya pada momentum besar nasional seperti Idulfitri.

"Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas yang optimal selama momentum besar nasional seperti Idulfitri," ujarnya.

Agus berharap dengan persiapan yang matang, masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 dengan aman, nyaman, serta selamat sampai tujuan. 

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan di jalan, sehingga suasana Lebaran dapat berlangsung dengan penuh kebahagiaan tanpa dibayangi insiden lalu lintas.

Terkini